2 Server DNS 1 IP Public

Discussion in 'Dedicated Server dan Colocation' started by darkswar, 6 Jan 2016.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. darkswar

    darkswar Beginner 1.0

    Messages:
    4
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Hallo,

    Salam kenal sebelumnya , saya baru disini. Saya ingin bertanya, saya mempunyai 1 IP Public untuk 1 DNS Server (203.148.85.xx) ip tersebut di gunakan oleh client, namun karena beberapa kejadian server terkadang sering hang . Saya ada rencana membuat DNS server backup untuk ip tersebut, pertanyaannya dapatkah menggunakan 2 mesin yang berbeda namun 1 IP Publik ? Metode yang baru terpikirkan oleh saya : 2 server tersebut menggunakan IP Private, dan untuk request port 53 ke ip publik tadi akan di forward ke ip privatenya. Apakah ada saran lain ?

    Terimakasih
     
  2. dhyhost

    dhyhost Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,948
    Likes Received:
    615
    Trophy Points:
    113
    kyknya ngga bisa,
    mending pakai 2 vps dari dc yg berbeda, bisa sebagai backup dns, jika salah dns mati ya dns lainnya masih handle dan dns servernya akan selalu up...
     
  3. galuh82

    galuh82 Hosting Guru Web Hosting (Company)

    Messages:
    2,514
    Likes Received:
    186
    Trophy Points:
    63
    sepakat sama yang diatas :) gunakan dns cluster saja
     
  4. valent

    valent Apprentice 1.0

    Messages:
    216
    Likes Received:
    37
    Trophy Points:
    28
    kalau server sering hang berarti masalah yang harusnya diselesaikan adalah soal penyebab server tersebut menjadi sering hang (sistem atau proses yang dijalankan di server tersebut). bukan mengalihkannya dengan membuat solusi dns server backup di server yang sama.

    kalau buat 2 dns server dengan menggunakan ip private lalu memforwardnya ke 1 ip publik dengan port yang sama jelas tidak bisa.
    tapi kalau diforward ke 1 ip publik dengan port yang berbeda tentu saja bisa, namun masalahnya 99.99 % aplikasi dns client/resolver (biasanya aplikasi ini sudah include di os, menjadi bagian dari system service) menggunakan port udp 53.

    walapun ada aplikasi dns client/resolver 3rd party yang bisa diatur untuk menggunakan port udp selain 53, tapi ini bukan sesuatu yang umum, soalnya pengguna layanan dns harus melakukan install dan setting aplikasi tambahan, dimana ini seharusnya tidak perlu.

    solusi lainnya menggunakan vps lain yang dijadikan sebagai slave dari masternya, jadi kalau masternya ga ngerespon, slave yang akan mengambil alih untuk menangani request dns
     
    pluto01 likes this.
  5. darkswar

    darkswar Beginner 1.0

    Messages:
    4
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Terimakasih sarannya rekan2 sekalian, saat ini menggunakan 2 server master dan slave seperti saran diatas.
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...