[ASK] Langkah Tindakan ketika tiba2 server terasa sangat Lambat

Discussion in 'Dedicated Server dan Colocation' started by adi cius, 19 Dec 2014.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. adi cius

    adi cius Apprentice 1.0

    Messages:
    270
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    18
    Nah saya sangat frustasi mencari sebenarnya apa masalah yang terjadi di server saya
    saya merasa server terasa sangat lambat saat diakses, tidak seperti biasanya.

    Saya cek apakah ada yang melakukan abuse di server,
    saya cek top dan iotop, semua berjalan normal. Saya jalankan speedtest
    python speedtest-cli.py --share
    dan semuanya saya rasa masih normal

    Saya lakukan ping di CMD windows, dan waktu ping masih normal dikisara 300ms (Server USA)
    Server berada di USA, Saya install proxmox dan membuat VPS KVM didalamnya dan menginstall Kloxo MR dan centos 6. Yang kemudian saya share ke client saya.

    Nah saya dah coba cek, seperti test ab,dan request perdetik masih normal.
    Cek koneksi server utama aka dedicatednya langsung juga masih normal.
    Saya cek log nginx proxy dan mengatakan 104: Connection reset by peer

    nah, ni aneh. web terkadang bisa diakses terkadang tidak.
    Kira2 apalagi yang perlu saya cek ya.
    Seperti step2 yang harus dicek dimana ya,

    terimakasih sebelumnya
    salam.
     
  2. mustafaramadhan

    mustafaramadhan Hosting Guru

    Messages:
    3,237
    Likes Received:
    857
    Trophy Points:
    113
    1. Coba periksa speed hdd dengan 'dd bs=1M count=512 if=/dev/zero of=test conv=fdatasync; rm -f test'. Normalnya 100MBps lebih jika pakai SATA HDD (non SAS atau SSD)
    2. Karena VPS bukan Openvz, jalan 'sh /script/clearcache3' di VPS agar cached dan buffers RAM di-clear. Perlu di-clear agar swap tidak terpakai yang mana memperlambat akses HDD.
     
  3. adi cius

    adi cius Apprentice 1.0

    Messages:
    270
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    18
    sudah pak. saya tes maksimal speed hardisk sekitar 44MB/s.
    Namun apa se signifikan itu?
    mengingat sebelumnya tidak ada masalah seperti ini ya pak.

    saya dah coba restart baik vps atau dedicated servernya, namun sama saja.
    biasanya tidak ada masalah.
     
  4. dhyhost

    dhyhost Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,927
    Likes Received:
    613
    Trophy Points:
    113
    servernya pakai raid berapa ?
    coba cek pakai command top, dilihat wa nya berapa,
     
  5. adi cius

    adi cius Apprentice 1.0

    Messages:
    270
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    18
    Yup, WA normal kok Tuan dhyhost.
    Ternyata hasil penelusuran seharian suntuk terjawab.

    Saya menggunakan nginx proxy dengan settingan defaultt dan ternyata ada bottleneck di apache.
    Ini lantaran konfigurasi apache tidak kuat menampung beban server yang sudah mulai beranjak meningkat.
    Tidak ada overload sama sekali baik resource, network atau IO seperti yang Tuan dhyhost maksud.

    Problemnya solve setelah saya meningkatkan nilai konfigurasi di apache dan menyesuaikan dengan resource yang dimiliki server saya yang mampu menampung konfigurasi apache yang lebih besar.
    Mungkin kalau istilah saya bottleneck di sistem,
    Setelah memperbesar kemampuan apache menangani resource, sepertinya semua kembali normal.

    Mudah2an menjadi pembelajaran buat semua pembaca ini karena bisa saja terjadi pada webserver anda yang menggunakan sistem proxy atau apache sebagai backend.
    Thanks all. silahkan kalau punya masalah yang mirip, bisa di sahre disni.
    Untuk khasus saya sepertinya sudah SOLVED.
    thanks. regards...
     
  6. pluto01

    pluto01 Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,653
    Likes Received:
    755
    Trophy Points:
    113
    wah thanks for shared pengalamannya Tuan, moga2 berguna bagi yg membutuhkan
    btw, mungkin ada bagusnya jg dishared cara analisanya sampai merujuk ke config apachenya, atau kah hanya trial test saja dan berefek normal
     
  7. junior riau

    junior riau Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,227
    Likes Received:
    514
    Trophy Points:
    113
    share donk apaa saja parameter yang di ubah?
     
  8. mustafaramadhan

    mustafaramadhan Hosting Guru

    Messages:
    3,237
    Likes Received:
    857
    Trophy Points:
    113
    Karena pakai Kloxo-MR, tinggal pilih opsi di 'apache memory optimize' pada 'webserver configure'.
     
  9. adi cius

    adi cius Apprentice 1.0

    Messages:
    270
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    18
    Yup persis kata MR aka Pak mustafa Ramaghan, karena menggunakan kloxo MR jadi tinggal jalankan optimize, namun jika menggunakan yang kontrol panel lain,mungkin akan sedikit berbeda.
    Pada intinya cari pengaturan seperti MinSpareServers dan MaxSpareServers silahkan diperbesar nilainya.
    selain itu perbesar juga nilai MinSpareThreads dan MaxSpareThreads.

    Memang benar ini adalah hasil trial and error, namun meski hanya otodidak, bukan berarti kita menyerah dengan masalah seperti ini.
    Saya sendiri menggabungkan tekni trial error dengan sedikit analisa sehingga saya mengambil kesimpulan bahwa ini ada semacam bottleneck di sistem.

    Dalam hal ini, backend (apache) tidak memiliki kemampaun menangani load server yang meningkat, padahal sumber daya hardware lebih dari cukup untuk mengatasinya.

    Ciri2 yang saya gunakan untuk bahan anailsa ada 3 pada intinya yaitu:
    1. Cek Resource server dengan top dan bisa dengan pendukung lainnya, Hasilnya server normal aka tidak overload
    2. Dugaan lainnya adalah IO ada abuse, ternyata saya cek semua normal. Saya lihat di TOP juga %wa standar hanya 0,3%wa kebawah dan menurut saya biasa saja karena sebelum server menjadi lambat juga seperti itu. Lalu bisa cek dengan iotop, terbukti, IO bahkan berjalan biasa saja alias tidak ada abuse.
    3. Saya coba ruba dari sebelumnya Nginxproxy (Apaceh>>nginx) menjadi nginx murni. Wooww, ternyata hasilnya normal, dari itulah saya ingat sepertinya settingan default kloxo MR digunakan untuk server dengan resource kecil dan perlu di tuning untuk menyesuaikan resource yang besar.

    Saya juga coba berpikir, seandainya nginx sendiri yang berkerja sanggup mengatasinya, lalu kenapa dengan apache kok penurunannya drastis. Karena apache dan nginx berkerja bersama2 tentu ada hal yang tidak beres dengan salah satunya.
    Saya juga ingat, tugas webserver nginx dalam model nginx proxy itu adalah memproses file static. Jika Yang bermasalah IO atau jaringan, atau resource, maka saat membuka file statis (html, image, sip, dll) seharusnya juga lambat, namun ternyata normal, ini salah stau yang memperkuat analisa sederhana saya. ;);)

    Nah, saya coba tanya2 keforum dan ubek, akhirnya ketemu untuk mensetting apachenya, setelah itu restart service, dan alhamdullilah lancar jaya...
    Bisa dibayangkan kalau harus upgrade, selain membuang2 uang karena sesungguhnya hardware masih sanggup, namun juga masalah sebenarnya belum terpecahkan.
     
    pluto01 likes this.
  10. mustafaramadhan

    mustafaramadhan Hosting Guru

    Messages:
    3,237
    Likes Received:
    857
    Trophy Points:
    113
    Setting mpm untuk Apache (default) diset untuk server dengan RAM 512MB. Tentunya nilai perlu di-optimasi untuk kondisi dan RAM yang berbeda. Makanya dibuat feature 'Apache memory optimize'.

    Ada kondisi berbeda antara sedikit website tapi traffic tinggi dan banyak website dengan masing-masing ber-traffic rendah. Begitu juga pilihan php-type antara mod_php (embedded php; prefork/itk) dengan worker/event.
     
    pluto01 likes this.
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...