[ASK] Spesifikasi dan cara seting DS untuk Wordpress Big Trafic

Discussion in 'Dedicated Server dan Colocation' started by anxopers, 21 Aug 2015.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. anxopers

    anxopers Beginner 1.0

    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Pertama-tama saya panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat yang diberikan selama ini kepada saya. Saya berhasil mendarat di forum tercinta ini, dan perkenalkan saya sebagai hamba Allah yang masih noob mengenai server dkk, ingin bertanya kepada para mastah mengenai spesifikasi dan cara seting DS, berikut ini informasi mengenai website saya:

    1. Saya mempunyai website dengan CMS Wordpress, konten website sangat sederhana hanya bermodalkan artikel dan beberapa gambar tanpa video. Plugin yang saya gunakan pun standard (no robot/auto).
    2. Trafik mencapai 400K/day (pageviews), 80K/day unique visit.
    3. Rencana menggunakan DS untuk pribadi 1 pengguna, bukan untuk jualan hosting/server. Karena sebelumnya hanya VPS dapat rekomendasi pindah DS.
    4. Saya sudah muter2 di forum perihal masalah saya, tetapi masin ada uneg2 yg belum terjawab. Mungkin kiranya melalu postingan ini uneg2 saya dapat terjawab.

    Yang saya tanyakan :
    1. Spesifikasi DS yang pas buat website dengan kriteria diatas apa ya?
    2. Panel untuk manage server, apakah menggunakan Cpanel yang berbayar dapat mempengaruhi perfomance server? Karena sebelumnya menggunakan panel gratisan kurang greget :21:
    3. Setahu saya cpanel menggunakan apache, mysql yang mana sekarang para webmaster sudah beralih menggunakan nginx, mariadb karena performance. bagaimana mensiasatinya?
    4. Bagaimana cara memaksimalkan kinerja server untuk menghandle website dengan kriteria seperti diatas? Apa saja hal2 yang perlu setting?
    5. Mohon maaf karena tulisan saya blepotan dan tidak sesuai EYD?

    Akhir kata saya ucapkan terima kasih atas bantuan saudara2 semuanya.
     
  2. junior riau

    junior riau Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,227
    Likes Received:
    514
    Trophy Points:
    113
    ambil
    intel xeon e3-1230
    ram 8gb
    hdd nya 2x120ssd
    sudah cukup

    panel bisa pakai centoswebpanel + nginx proxy
    atau vestacp yang bisa nginx proxy juga
    atau kloxo-mr

    non panel bisa pakai nginx/openlitespeed/hiawatha/cherooki/
     
  3. jetdino

    jetdino Apprentice 2.0

    Messages:
    401
    Likes Received:
    32
    Trophy Points:
    28
    Terima kasih atas sambutannya :D

    1. Setiap kebutuhan server berbeda-beda, ini harus di analisa apa yang sangat dibutuhkan. jika wordpress dengan banyak artikel umumnya berat di mysql query jika di artikel disisipi dengan gambar lumayan banyak berarti berat di mysql + websevernya.
    2. Control panel berbayar dan tidak berbayar tidak pengaruh banyak dengan performa server, tapi jika dibandingkan dengan control panel dan tanpa control panel cukup berpengaruh.
    3. Jika menggunakan cPanel/WHM performa webserver bisa di naikkan dengan menggunakan nginx/litespeed/varnish. 80k/day unik alias 1 visitor per detik gregetnya ga usah pakai control panel biar plong :p
    4. Cara memaksimalkan ialah dengan tidak menggunakan control panel, jadi proses aplikasi di tune sesuai dengan kebutuhan toh kalau di wordpress administrasinya kan cukup di wp-adminnya :D
    5. Di maafin, lagi pula ini bukan kelas bahasa Indonesia hehehehe.
     
  4. mustafaramadhan

    mustafaramadhan Hosting Guru

    Messages:
    3,237
    Likes Received:
    857
    Trophy Points:
    113
    Pengalaman optimize untuk high-traffic di Kloxo-MR:

    1. Gunakan nginx-proxy (alias nginx + httpd/apache)
    2. Nginx tidak perlu di-utak-utik lagi karena micro-cache sudah aktif (cocok untuk high-traffic)
    4. Pilih 'medium' atau 'high' pada optimize agar httpd instance lebih banyak
    3. Install mod-pagespeed (dari google) di httpd/apache
    4. Naikkan nila fastcgi-children untuk php-fpm (default 6; tergantung memory bisa dinaikkan ke 12, 24, 48)
    5. Install cache manager plugin pada wordpress (pakai wordfence karena ada sub-module untuk cache)
     
  5. anxopers

    anxopers Beginner 1.0

    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Terima kasih kpd para mastah2 sekalian telah prihatin untuk meluangkan waktunya demi saya.

    Sekarang ada beberapa hal lagi yg bikin saya galau, ada yg namanya Varnish, memcache, memcached, varnish extension, xcache, pokoknya serba cache. Semuanya itu saya install jadi satu secara membabi buta tanpa benar2 tahu apakah dibutuhkan atau tidak. Cobaan apakah ini wahai para mastah2 yg dimuliakan Allah SWT? Dan juga php.ini apakah perlu dioptimasi lagi untuk DS saya?
     
  6. pedagang

    pedagang Expert 1.0

    Messages:
    673
    Likes Received:
    109
    Trophy Points:
    43
    1. web cache (proxy) : varnish, ATV, squid dll
    2. php cache : apc, xcache, opcache dll
    3. mysql (database cache) : memcache, memcached

    masing-masing jalur hanya bisa pilih satu supaya tidak bentrok
    disarankan kalo vps kecil hanya pilih yang php cache supaya maksimal dan hemat

    ---
    selain php.ini yang anda sebutkan itu
    biasanya "my.cnf" untuk optimasi mysql (database)
    web server nya juga, kalau apache (centos) maka httpd.conf
    dan seterusnya
    ---
    kalo mas-nya buru-buru, kan banyak yg jual jasa setup dan optimasi, lalu mas-nya bisa minta dikasih tahu apa saja yg telah dilakukan si penjual jasa tsb, bisa cari di ads_id, banyak
     
  7. anxopers

    anxopers Beginner 1.0

    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Mastah saya sudah setup server baru, dan sudah running wordpress dengan trafik yang lumayan rada banyak sekitar 80k visit/day. Website berjalan dengan mulus kira2 tanpa lag gitu mastah, di wp sudah dipasang plugin wp super cache, dan wordfense (untuk kemanan sepertinya). Tetapi ketika saya cek di panel server (webuzo), saya melihat pemakaian resource cpu rata2 diatas 40%, sedangkan RAM paling mentok 2GB.

    Spesifikasi server :
    32 GB Intel E5-2620
    12 Visible Cores
    32 GB
    2 x 120 GB SSD
    15 TB
    100 Mbit

    Sedangkan webserver sendiri saya menggunakan nginx, databse mysql
    worker_processes 12;
    worker_rlimit_nofile 65536;
    sendfile on;
    tcp_nopush on;
    tcp_nodelay on;
    types_hash_max_size 2048;

    client_max_body_size 200M;
    client_body_buffer_size 16k;
    client_header_buffer_size 1k;
    large_client_header_buffers 4 16k;

    client_body_timeout 10;
    client_header_timeout 10;
    keepalive_timeout 15;
    send_timeout 7;

    Apakah penggunan resource tersebut normal / ada yg bermasalah?
     
  8. mustafaramadhan

    mustafaramadhan Hosting Guru

    Messages:
    3,237
    Likes Received:
    857
    Trophy Points:
    113
    @anxopers,

    Wp Super cache tidak diperlukan apabila cache feature di wordfense diaktifkan. Kurangi 'Update interval in seconds' (2 is default) jadi 15-30 (defaultnya 2) agar tidak bermasalah pada php-fpm.

    Juga enable gzip di nginx dan naikkan nilai php-fpm children.
     
  9. Pencari_Ilmu

    Pencari_Ilmu Expert 2.0

    Messages:
    825
    Likes Received:
    109
    Trophy Points:
    43
    Gede banget trafficnya tuan, kalau boleh tahu niche/tema webnya apa? news, software download, bola atau yang lain tuan?

    pingin juga punya web dengan traffic segitu :)

    untuk optimasi server sudah dijelaskan sama para master di atas
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...