Cara yang "AMAN" pindah account shared/reseller/vps/dedicate

Discussion in 'Masalah Teknik dan Keamanan' started by stcoid1, 28 Dec 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. stcoid1

    stcoid1 Beginner 2.0

    Messages:
    50
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Hallo semua, mungkin teman2 punya cara dan solusi terbaik ada bagaimana cara yang Aman pindah account shared/reseller/vps/dedicate, sebab jika pindah account. Banyak kemungkinan yang terjadi, seperti :

    1. Data kita dibaca oleh Top Level.
    2. Email juga begitu.
    3. Password2 bisa diketahui.
    4. Backup selesai tapi tidak sempurna.
    5. Dan kemungkinan2 lain-lainnya

    Thanks.
     
  2. maseko

    maseko Apprentice 1.0

    Messages:
    299
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    1. Data kita dibaca oleh Top Level. ---> jelas bisa selama masih menjadi shared atau reseller, tetapi tidak berlaku untuk trully virtual server dan dedicated server kecuali yang punya server ntu sendiri yang liat :)

    2. Email juga begitu. --> sama kayak yang diatas :D

    3. Password2 bisa diketahui. --> password hanya diketahui oleh pemilik account shared hosting biasa, yang punya server pun ga akan tahu password shared hosting clientnya

    4. Backup selesai tapi tidak sempurna ---> proses backupnya gmn? kalau pakai cpanel dengan full back up maka kalau udah selesai dengan sempurna proses backupnya akan diberitahu ke email yang dicantumken :)

    Yang sering digunakan untuk proses back dan restore (untuk cpanel server)
    1. Kasus reseller atau shared hosting
    - Lakukan full backup cpanel dengan tujuan remote ftp server (ftp server tempat hosting yang baru)
    - Minta tolong upline (yang empunya server) buat restore full back up tersebut
    2. Kasus pindah VPS / Dedicated (cpanel server)
    - Install cpanel di server baru
    - rsync data2 berikut:

    • /usr/local/apache/conf /usr/local/apache
    • /var/named /var
    • /home/* /home
    • /usr/local/cpanel /usr/local
    • /var/lib/mysql /var/lib
    • /var/cpanel /var
    • /usr/share/ssl /usr/share
    • /var/ssl /var
    • /usr/local/cpanel/3rdparty/mailman /usr/local/cpanel/3rdparty
    • /var/log/bandwidth /var/log
    • /usr/local/frontpage /usr/local
    • /var/spool/cron /var/spool
    • /root/.my.cnf /root
    • /etc/httpd/conf/httpd.conf /etc/httpd/conf
    • secondarymx domainalias valiases vfilters exim* proftpd* pure-ftpd* passwd* group* *domain* *named* wwwacct.conf cpupdate.conf quota.conf shadow* *rndc* ips* ipaddrpool* ssl hosts /etc

    - Ubah variable IP: /var/named/*.db , /usr/local/apache/conf/httpd.conf dengan IP yang baru

    - Update cpanel, fixeverithing, reboot server
     
    BikinDesainSitus likes this.
  3. Balaiweb

    Balaiweb Poster 1.0

    Messages:
    76
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Ketakutan 1-4 itu sebenarnya tidak akan terjadi pak bos :)
    Saya rasa itu hanya ketakutan di awang2 yang belum terbukti.
    Kalau ingin aman betul, silahkan coba untuk manual moving.
    1. Generate full backup per account
    2. Restore per account manual

    Yah lumayan capek, tapi ini bisa menjadi salah satu solusi ketakutan anda ;)
     
  4. bwhosting

    bwhosting Beginner 1.0

    Messages:
    16
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Kiat pindah hosting

    Kalo mau pindah hosting, lakukan hal-hal berikut untuk memastikan bahwa situs web Anda tetap bisa diakses.

    1. Create account di server baru
    2. Modifikasi entri DNS domain Anda di server baru, sehingga menunjuk ke IP server lama. Webhoster baru Anda akan bisa melakukan hal ini.
    3. Ubah nameserver untuk domain Anda dengan nameserver baru (Ini bisa dilakukan di registrar dimana domain Anda terdaftar). Langkah 2 dan 3 ini akan memastikan bahwa selama perubahan nameserver, website Anda tetap bisa diakses.
    4. Setelah dua hari, baru lakukan perpindahan isi website/database/email. Minta webhoster Anda untukmelakukan hal ini (jika website Anda menggunakan cpanel/WHM, proses ini bisa dilakukan dengan cepat dan mudah oleh webhoster Anda).
    5. Setelah proses transfer account selesai, minta webhoster Anda untuk SEGERA mengembalikan setting DNS domain Anda di server baru sehingga menunjuk ke account baru Anda di server baru tsb.
    6. Selesai, setelah pergantian entri DNS diatas, maka otomatis webhosting Anda telah pindah server.

    HTH
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...