Cloudflare

Discussion in 'Software Hosting dan Control Panel' started by bonbon, 23 Jun 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. bonbon

    bonbon Poster 2.0

    Messages:
    200
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Rekan-rekan DWH,

    tadi coba browsing ketemu Cloudflare karena ada tulisan free jadi coba deh.
    Intinya fungsi Cloudflare yang free :

    -Fast site performance
    -Broad security protection
    -Powerful stats about your visitors
    -Peace of mind about running your website so you can get back to what you love

    Baru coba sebentar jadi ga bisa kasih review banyak. Sapa tau udah ada yang make lama jadi bisa sharing.

    Bagi reseller lebih ama pake Cloudflare karena pake robotex server tujuanya jadi ke Cloudflarenya bukan ke server upline .
     
  2. sinji

    sinji Apprentice 1.0

    Messages:
    334
    Likes Received:
    11
    Trophy Points:
    18
    sudah pernah pake mas bro..kalo kecepatan blm tahu..tp yg jelas selama pake ga bikin maslah,,
     
  3. voezie

    voezie Hosting Guru

    Messages:
    1,771
    Likes Received:
    212
    Trophy Points:
    63
    Cloudflare ini mirip-mirip CDN dengan sistem dns cluster, server tujuan di robtex yang terbaca dns servernya cloudflare.
     
  4. bonbon

    bonbon Poster 2.0

    Messages:
    200
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Kemaren pas coba di server IIX hasilnya buka dari komputer sedikit lebih lambat tapi buka dari opera mini lebih kenceng.
     
  5. galuh82

    galuh82 Hosting Guru Web Hosting (Company)

    Messages:
    2,514
    Likes Received:
    186
    Trophy Points:
    63
    mungkin mereka belum ada node di IIX :) kalau opera mini pasti lebih kenceng karena menggunakan proxy luar CMIW
     
  6. rumahweb

    rumahweb Beginner 1.0

    Messages:
    21
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    3
    Saya pernah mencoba CloudFlare lalu membandingkannya dengan CloudNS, dan dalam percobaan singkat tersebut nampaknya CloudFlare lebih bagus (CMIIW).

    Jika server lagi down, di CloudFlare akan muncul keterangan bahwa server down (sepertinya bisa di-custom untuk paket berbayar) dan bisa menampilkan cache juga.

    Menurut saya probadi, kelemahan CloudFlare hanya satu. Yaitu alamat nameservernya terlalu panjang :D
     
  7. BolaNaga

    BolaNaga Apprentice 1.0

    Messages:
    448
    Likes Received:
    45
    Trophy Points:
    28
    Name Server terlalu panjang gak perlu di lakukan, kalau memang di dalam hosting sudah terinstall modul CloudFlare :D
    Kalo di dalam hosting sudah terinstall cloudflare, gak perlu lagi make cara manual merubah Name Server hosting sendiri menjadi name server milik cloudflare :D
     
  8. am3n

    am3n Apprentice 1.0

    Messages:
    384
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    karena cloudflare dan cloudns berbeda tujuannya.

    cloudns hanya dns hosting provider sama spt freedns, dyndns, zoneedit, xname, etc.
    mereka hanya serve dns record saja, ntah itu primary atau pun slave dns (biasanya kudu jadi premium member) jika kita tidak mau install cpanel dnsonly server untuk secodary dns server kita

    dan tentu hal ini berbeda sekali dgn cloudflare sbg penyedia CDN (content delivery network), dimana yang di cache di cloudflare adalah content static situs kita.
     
  9. bonbon

    bonbon Poster 2.0

    Messages:
    200
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Bedanya cloudflare yang diinstall di cpanel atau yang mesti daftar ke web beda dimana ?
     
  10. BolaNaga

    BolaNaga Apprentice 1.0

    Messages:
    448
    Likes Received:
    45
    Trophy Points:
    28
    Bedanya dalam hal kemudahan :D

    Kalo cloudflare sudah menyatu dengan hosting, otomatis menu icon cloudflare sudah muncul di dalam control panel CPanel.
    Hanya dengan cukup 2 kali klik menu , teknologi cloudflare bisa di rasakan, kalau mau mendapatkan report full, memang harus masuk ke situsnya cloudflare.
    Cloudflare sudah menyatu di hosting, semua pengaturan zona DNS cloudflare di buat secara otomatis di hosting, gak perlu lagi mengatur CNAME, A Record, Subdomain melalui situsnya cloudflare. Dan juga gak perlu lagi merubah nameserver.
    Dan kalau di lihat melalui HTTP header... siapa aja yang menggunakan cloudflare dengan cara merubah nameserver cloudflare... sudah pasti akan terlihat menggunakan NGINX :D .... beda kalau cloudflare sudah menyatu dengan hosting... yang terlihat HTTP header tetap gak berubah. Misal saya menggunakan Litespeed, maka yang terlihat yaa tetap litespeed :D , kalo misal saya ganti nameserver dengan milik cloudflare otomatis http header akan terlihat nginx, bukan litespeed lagi... yang artinya turun kelas donk.. dari litespeed ke nginx kekeke
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...