iSCSI atau SAN?

Discussion in 'Komputer dan Peralatannya' started by optimus, 27 May 2012.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. optimus

    optimus Beginner 1.0

    Messages:
    14
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Hallo sesepuh sekalian...

    Kebetulan saya sedang bermain dengan dunia cloud kecil2an (IaaS). Spesifikasi server yg dipakai : 1 server controller + 1 server hypervisor + 1 server Storage (pakai openfiler, iscsi). semua pakai komputer rakitan. spesifikasi storage xeon X3330, 8GB RAM, raid 10 hardware lsi megaraid SATA.

    Nah, kebetulan saya lihat traffic antara hypervisor dan storage (iscsi) paling mentog notog njedog pol2 an cuman dapat 500-600 mbps an (point to point). kira2 apa hal ini normal? karena utilisasi dari single gigabit tsb maksimal hanya 50-60 persen.
    saya belum mencoba mpio/teaming, karena keterbatasan switch.

    Rencana mau saya upgrade kapasitas network antara hypervisor dan storage, dan setelah di timang2, akhirnya timbulah 2 opsi

    1. masing2 hypervisor dan storage menggunakan HBA QLE2460 dengan konektor standard LC konektor (4gbps SAN) build ulang array?
    2. masing2 hypervisor dan storage menggunakan Myricom 10G-PCIE-8A-R+E + XFP Tranceiver dengan konektor standard LC konektor (10gbps iSCSI)
    (semuanya rencana beli di ebay, maklum perorangan bukan corporate hehehe)

    nah dari 2 opsi di atas, kira2 mana opsi yg bagus menurut sesepuh2 sekalian? biaya total termasuk ongkir opsi pertama dan opsi kedua hampir sama, $350 an

    saya lihat untuk dokumentasi dari HBA qlogic cukup lengkap, sedangkan myricom itu yg paling susah. kira2 apa sudah ada yg pernah menggunakan myricom tipe tersebut? terima kasih sebelumnya
     
  2. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    987
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
    Kalau itu berjalan secara default, saya pikir, itu sudah baik mas. AFAIK, paket-paket untuk storage itu beda karakteristik dari paket-paket "biasa". Walaupun seringnya bisa berjalan secara baik di default settings, mas bisa tuning TCPnya untuk dapat hasil lebih baik.


    Saya tidak terlalu familiar dengan brand-brand tersebut, tapi dengan harga yang (hampir) sama dan dari tujuan mas yang ingin membesarkan bandwidth, tentu Myricom dengan 10gbE lebih baik.

    Kalau dari ceritanya, sepertinya mas mau berpindah design network antara hypervisor ke storage yah mas, sebelumnya menggunakan switch sementara ke depannya akan direct connected antaranya keduanya? Betul begitu?
     
  3. optimus

    optimus Beginner 1.0

    Messages:
    14
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    topologi masih tetap, direct connect antara hypervisor dan storage.

    bimbang sama productnya myricom soalnya mereka punya protokol sendiri, myrinet. namun setelah saya baca lagi ternyata bisa di operasikan di protokol ethernet atau myrinet :11:.

    cuman ya itu masih bimbang lg, karena harganya rata2 kok lebih murah di banding ethernet card 10gbe lainnya? pasti ada apa2nya nih product :p
     
  4. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    987
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
    Kalau direct connect, mungkin bisa dipertimbangkan juga mengganakan e-SATA atau SFF-8088. Ini lebih murah baik addon cardnya maupun kabelnya.


    Di eBay, AFAIK, kondisi kemasan juga sangat berpengaruh terhadap harga. Boxnya sudah terbuka saja, walaupun barangnya baru, akan drop sekali harganya. Apalagi kalau barangnya refurbished/rekondisi :)
     
  5. optimus

    optimus Beginner 1.0

    Messages:
    14
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    waduh, baru lagi tuh, blum pernah nyoba :D. berarti kudu beli controller card untuk e-SATA / SFF-8088 :confused:? oh iya skrg server storage pake os solaris 11, sebagai iscsi target.

    klo e-sata/sff-8088 sistem kerja nya gimana ya om? ajarin dong.

    trims
     
  6. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    987
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
    Ini (e-SATA) sudah lama ada :) Harganya ngga' mahal (kalau dibandingkan dengan 10gbE atau Infiniband), dan banyak yang dijual di toko2 spare part komputer. Harga cardnya kisaran Rp250,000 IDR - Rp350,000 IDR. Kabelnya cuma Rp15,000 IDR - Rp30,000 IDR.

    Kalau SFF-8088, ini mungkin agak antik di sini. Ini versi externalnya SFF-8087. Ada yang sebut itu (mini)SAS Expander atau External (mini)SAS. Saya sendiri belum nemu toko di Indonesia yang jual ini. Biasanya beli di luar. Harganya kisaran Rp500,000 IDR - Rp750,000 baik untuk card maupun kabelnya.

    Kalau dibandingkan dengan 10gbE memang lebih lambat. Apalagi lawan Infiniband (SFF-8470) :| Tapi, dari segi harga dan performa kalau untuk coba2 sendiri atau untuk small-medium office, saya pikir, cukup lah .. :)


    Ini kerjanya seperti SATA biasa. Selama di OS itu ada supirnya (baca: driver) ya bisa bekerjalah alat itu. e-SATA dan SFF-8088 itu bekerja seperti SATA/SAS normal. Sedikit bedanya, (fisik) drivenya ada di luar case (atau, ada di case lain. Biasanya di casenya storage server). Nanti dari host kelihatan drivenya seolah ada di host. Misalnya ada 12 drive di case storage (ada di luar case host) dan ada 4 drive di host, maka dari host akan kelihatan ada 16 drive. Tinggal dimainkan dong kalau sudah begitu? :)

    Silakan yang lain kalau mau menambahkan atau mau koreksi.
     
Loading...
Similar Threads
  1. adi cius
    Replies:
    8
    Views:
    158
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...