Low End Box buat Hosting (1 client)

Discussion in 'VPS (Virtual Private Server)' started by sanity, 3 Apr 2012.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. sanity

    sanity New Member

    Messages:
    8
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    Baru-baru ini saya prihatin melihat teman saya bingung nyari hosting sementara box saya sendiri lagi nganggur
    tapi box saya ini bener-bener Low End
    Spesifikasi

    Xen-PV
    CPU model : Intel(R) Xeon(R) CPU E31270 @ 3.40GHz
    Number of cores : 2
    CPU frequency : 3392.358 MHz
    Total amount of ram : 115 MB
    Total amount of swap : 127 MB
    System uptime : 5 days, 10:48,
    Download speed : (28.6MB/s)
    I/O speed : 202MB/s


    Yang saya mau tanya apakah box tersebut sudah kuat untuk menjalankan "hosting" untuk 1 client
    saya sangat baru dengan dunia server
    jadi apakah yang pertama kali saya lakukan?

    Catatan
    1.Box saya sudah saya instalkan LNMP dan sedang menjalankan wordpress dengan domain yang telah di koneksikan (baru A )
    2.Bagaimana cara mudah mengubah dns saya menjadi ns.blablabla tapi tidak menjadikan server saya sebagai dns server (catatan saya sudah tidak punya domain lagi,1 tok)
    3.Box saya sudah saya instalkan webmin juga,lalu bagaimana menginstall aplikasi seperti WHCMS dan Cpanel yang gratis dan sesuai dengan kondisi box saya

    terima kasih banyak atas jawabannya :)
     
  2. andripermana

    andripermana Beginner 2.0

    Messages:
    28
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Kalau boleh tahu, LNMP versi mana dan berapa yang Tuan install? Karena dalam beberapa paket LNMP biasanya ada fitur untuk menambah domain baru, tinggal menjalankan beberapa command di SSH, arahkan A Record domain bersangkutan ke IP VPS, done.
    Di Webmin juga ada fitur untuk menambah domain kalau tidak salah. DNS Server bisa tetap ada di Registrar (biasanya sudah termasuk ketika membeli domain). Jadi NS tidak perlu dirubah, yang dirubah A Record-nya saja.

    Boxnya cukup banget, buat beberapa domain dengan jumlah pengunjung puluhan per hari masih cukup, berhubung Tuan pakai LNMP saya bisa bilang cukup. Optimissi sana-sini jelas berpengaruh, googling soal optimisasi MySQL akan sangat membantu. :)

    cPanel yang biasa dipakai di shared hosting sepertinya tidak akan muat di VPS Tuan, minimal 512MB kalau tidak salah. WHMCS? Ini aplikasi Billing, peruntukan VPS ini untuk apa ya, Tuan? Kalau untuk dibuat shared hosting (dijual lagi), sepertinya RAM kurang besar. Mohon koreksi kalau saya salah.
     
  3. ngaco

    ngaco Apprentice 1.0

    Messages:
    218
    Likes Received:
    20
    Trophy Points:
    18
    jawaban : kuat
    tapi emang butuh optimasi besar2an... sapa tau Yes, You Can Run 18 Static Sites on a 64MB Link-1 VPS – Low End Box bisa membantu... :D

    3. sebaiknya uninstall webmin dan tidak perlu menggunakan control panel apapun, lumayan memorinya bisa dipake buat http/mysql...
     
  4. sanity

    sanity New Member

    Messages:
    8
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    Pertama tama terimakasih atas jawabannya
    Oh yah saya lupa,gak usah pakai whcms juga gpp

    problem saya gini mas,teman saya itu taunya hosting ya dari cpanel dia cuman ngerti itu,saya memahami bahwa cpanel gak akan jalan,maka dari itu yang saya tanyakan adakah cpanel alternatif yang bisa digandeng webmin dan ramah?

    LNMP saya dapatkan dari centminmod

    otomatis saya menggunakan mariaDB
    pertanyaan berikutnya yang mengganjal adalah

    1.Apakah dari cpanel alternatif ada yg menyertakan fungsi seperti phpmyadmin?atau saya harus install phpmyadmin??jujur hingga saat ini (wordpress saya jalan) saya menggunakan terminal sebagai pengelolaan database(fungsi2 sederhana,create,repair) tapi dikarenakan ini merujuk kasus teman saya tadi

    saya pernah melihat Adminer yang dapat jalan sangat ringan,tapi sepertinya hanya mendukung mySQL,apakah saya harus berpindah dari maria ke mysql?atau ada alternatif phpmyadmin?

    2.Lagi lagi saya kurang pengalaman di bidang domain
    Kasus saya seperti ini: saya punya satu domain di name.com,tahuisibakso.info
    di tahuisibakso.info ini saya gunakan nameserver bawaan name.com (ns1.name.com ns2.name.com) namun dengan merubah A recordnya menjadi ip VPS saya
    nah yang saya bingung bagaimana untuk setingan di client (teman) saya nantinya?bisakah tahuisibakso.info ini menjadi nameserver?? (ns1.tahuisibakso.info ns2.tahuisibakso.info)

    semuanya dengan asumsi,tanpa menganggu wordpress saya(yang masih jalan di server utama,usr/local/html)

    Yang saya maksud adalah agar teman saya juga ikut menikmati "hostingnya" lewat sebuah control panel

    terimakasih :)
    ps:
    saya sudah mondar-mandir LEB-LET :)
     
  5. ngaco

    ngaco Apprentice 1.0

    Messages:
    218
    Likes Received:
    20
    Trophy Points:
    18
    menurut saya pribadi, ada harga ada rupa... maksudnya, dengan kapasitas seperti itu, ya sudah disyukuri aja ga pake cpanel, daripada nantinya begitu pengakses nambah malah down terus servernya hanya karena keberatan control panel... Atau malah kasus ekstrimnya, situsnya ga bisa dibuka walaupun hanya satu pengakses karena keberatan akses ke control panelnya...

    kalau memang memaksa juga, ya mungkin bisa pake froxlor (support nginx+php-fpm, kalau ISPConfig kayanya keberatan) atau ZpanelX (*katanya* mirip cpanel, cuma ga tau requirementnya)

    1. sepertinya harus install phpmyadmin kalo emang ga ada control panelnya... tapi coba dipertimbangkan sqlbuddy sebagai alternatif dari phpmyadmin.

    2. bisa. Tuan bikin aja config DNSnya yang mengarahkan ns1.tahuisibakso.info ke vps Tuan, dan di control panel domainnya, Tuan arahkan ns nya ke ns1.tahuisibakso.info. Kalau BIND kegedean, bisa pake MaraDNS.

    maaf ya Tuan, Tuan ga bilang kalo udah mondar-mandir LEB-LET... tau gitu kan ga usah saya kasih link :D
     
    sanity likes this.
  6. sanity

    sanity New Member

    Messages:
    8
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    1.Saya pribadi sih ga kepikiran buat bikin hosting pakai box yg seperti ini,lagipula ini pas waktu beli karna aji mumpung aja karena mau belajar :D
    tapi melihat teman saya yang sama2 mahasiswa dan dia lagi diberi tugas dari himpunan,uangnya sudah dipakai buat beli .com jadi masih mikir2 buat hostingan

    kalau kloxo itu gimana yah?apa dia control panel juga??lalu "membagi" resourcenya bagaimana?


    2.Kalau make yang beginian bisa mas?
    dns.he.net
    tapi nanti di name.com nya si tahuisibakso.info nya tetep pake ns.name.com dengan A zone ke IP vps saya?
     
  7. ngaco

    ngaco Apprentice 1.0

    Messages:
    218
    Likes Received:
    20
    Trophy Points:
    18
    ya berarti sekarang waktunya belajar jadi server administrator Tuan... :D

    AFAIK, kalo sebuah cms udah di deploy, user administrator cms tersebut ga perlu lagi utak-atik dalemannya di control panel deh... karena biasanya cms udah full feature upload, tulis artikel, dll... Yang banyak oprek-oprek dalemannya server cuma si server administrator, dalam hal ini Tuan sendiri... temen Tuan mah tinggal pake doang...

    kloxo sama aja dengan cpanel, froxlor, ispconfig, dll... silahkan dilihat di Comparison of web hosting control panels - Wikipedia, the free encyclopedia atau di wiki LEB juga ada koq daftar control panel...
    yang dimaksud "membagi" resource itu apa?

    2. kalo di name.com domain tersebut tetep pake nsX.name.com, trus buat apa Tuan pake DNS lain? *garuk-garuk*
    kayanya kalo mo pake DNS sendiri, atau mo pake free DNS kaya dns.he.net itu ns nya harus diarahkan ke dia (provider free DNS) deh...
     
  8. sanity

    sanity New Member

    Messages:
    8
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    Ternyata teman saya mau dikasih kontrol webnya aja (gak pakai panel) :9:
    eh iya lagi2 saya mau tanya2 tentang dns nih

    misal gini mas,sama seperti pertanyaan saya tadi
    intinya di tahuisibakso.info itu udah kehosting static files nah tapi saya mau buat juga nameserver ns1.tahuisibakso.info ns2.tahuisibakso.info yang mengarah ke IP VPS saya
    itu bagaimana caranya??

    kalau bisa pakai jasa gratisan seperti dns.he itu (gak install mara atau bind)
    atau kasih link tutorialnya,tadi gugling kok bingung ngetikin keywordnya gimana

    maaf nih kalau susah dimengerti/bertele tele
    namanya juga nubie :D
    ------------------------
    tambahan,kalau ada dua situs tahuisibakso.info sama domain temen saya,nanti konfigurasi nginxnya jadi beda ya
    cara simpelnya gimana yah?
     
  9. xphones

    xphones Expert 1.0

    Messages:
    745
    Likes Received:
    41
    Trophy Points:
    28
    Repot dan ribet nih kalau memang tanpa panel hosting. semuanya serba manual. saya sendiri rasanya juga pasti akan SANGAT BINGUNG kalau berada dalam kondisi seperti ini.

    Mungkin sebagai solusi alternatif sebagai pengganti cpanel.
    1. Install Virtualmin karena kelebihannya dia bisa jalan di memory yg terbilang minim dan sudah include LNMP serta webmin. kekurangannya sedikit ribet tapi masih mending dari pada tidak ada panel sama sekali.
    2. Pake kloxo juga bisa, kloxo jauh lebih mudah daripada virtualmin interfacenya juga 80% mirip cpanel, hanya saja untuk proses instalasinya kloxo butuh RAM minim 256. setelah jalan mysql dan apache bisa dioptimise sehingga pemakaian ram bisa ditekan sampai 80-90MB
     
  10. sanity

    sanity New Member

    Messages:
    8
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    Kalau saya punya lebih dari 1 domain,dan tiap domain itu ingin dijadikan site site yang berbeda
    bagaimana konfigurasi nginx nya?
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...