Mag Kronis Mengancam Jiwa

Discussion in 'Kesehatan' started by seo_rumaherbal, 8 Nov 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. seo_rumaherbal

    seo_rumaherbal Beginner 1.0

    Messages:
    16
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Mag Kronis Mengancam Jiwa

    JADI, ubahlah sejak sekarang pandangan dan pola pikir Anda mengenai kebiasaan makan. Toh, tak sulit untuk mencegah penyakit ini hinggap di tubuh Anda. Dengan menjaga kesehatan lambung, tak hanya penyakit mag yang dapat dihindari, anggap juga sebagai investasi jangka panjang untuk menghindari kanker lambung.

    Sepenting apakah sarapan dan makan tepat waktu bagi Anda? Mungkin ada sebagian yang menganggapnya sangat penting, tetapi banyak pula yang meremehkannya, sehingga cenderung mengabaikannya. Jika Anda termasuk kelompok yang memilih jawaban kedua, ada baiknya menyimak fakta ini.

    Suatu survei yang dilakukan di Jakarta pada 2007 terhadap 1.645 responden memperlihatkan, enam puluh persen di antaranya memiliki penyakit mag. Lebih luas lagi disebutkan pula bahwa sekitar 1,7 miliar orang di dunia menderita penyakit lambung. Fakta tersebut menjadikan mag sebagai penyakit terbesar di dunia yang perlahan dapat membunuh penderitanya, baik yang masih berusia muda maupun sudah tua.
    Anda tahu apa yang menjadi penyebab utama munculnya penyakit ini? Mayoritas terjadi karena kerusakan fungsi lambung yang dipicu oleh pola makan yang kurang sesuai, juga faktor psikis seperti stres.

    Jangan dibiarkan
    Jika penyakit mag ini dibiarkan berlanjut tanpa ada upaya pengobatan serius yang dijalani, jangan heran kalau kelak penyakit ini berkembang menjadi kanker lambung yang jauh lebih sulit uniiik diobati. Jadi, ubahlah sejak sekarang pandangan dan pola pikir Anda mengenai kebiasaan makan. Toh, tak sulit untuk mencegah penyakit ini hinggap di tubuh Anda. Dengan menjaga kesehatan lambung, tak hanya penyakit mag yang dapat dihindari, anggap juga sebagai investasi jangka panjang untuk menghindari kanker lambung.

    Dokter Sri Sukmaniah, Sp.G.K. dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sempat membeberkan sejumlah fakta mengenai penyakit mag berikut penanganannya dalam acara peluncuran "Gerakan Lambung Sehat" yang dicanangkan, di Rumah Makan Anglo Jakarta, Kamis (8/7).

    Hidup sehat
    Menurut Sri, tak sulit untuk memiliki tubuh sehat. Kuncinya terletak pada berbagai kegiatan yang dilakukan dengan sehat. 1 fidup sehat meliputi makan sehat, lingkungan sehat, aktivitas sehat, istirahat seliat, dan berpikir sehat. Jika lima hal sehat itu dilaksanakan dengan baik, Sri menjamin dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga bisa menangkal segala macam serangan penyakit yang akan menghinggapi, termasuk dari penyakit mag.

    Pola makan sehat mensyaratkan asupan makanan yang masuk ke tubuh kita sesuai dengan kebutuhan, jenisnya beragam dan lengkap, serta teratur jam makannya. Asupan makanan bergizi seimbang mensyaratkan terpenuhinya semua zat penting yang diperlukan tubuh.

    Pastikan seporsi makanan yang akan Anda santap memenuhi 50-60 persen kandungan karbohidrat yang dapat diperoleh dari nasi putih, nasi merah, roti, kentang, bihun, sereal, oatmeal, dan singkong. Sekitar 20-30 persen lainnya berupa sumber lemak seperti minyak, susu, kelapa, lemak ayam, dan lemak ikan. Sementara sisanya merupakan sumber protein yang didapat dari ayam, ikan, daging, telur, bakso, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

    Jangan lupa untuk mengonsumsi pula sayur-sayuran dan buah-buahan dalam porsi cukup. Perbanyak minum air putih, hindari alkohol, dan batasi konsumsi gula.

    Penting pula untuk menghindari makanan pedas. asam. kopi, minuman bersoda, dan alkohol, karena semua itu dapat merangsang produksi asam lambung berlebih yang mengakibatkan mag.

    Setelah memilah makanan dan minuman apa saja yang baik bagi tubuh, pastikan pula porsinya sesuai. Tidak lebih atau kurang. Sebab porsi berlebih akan membebani kerja alat pencernaan.

    Mereka yang sudah berusia lanjut, ada baiknya melakukan pola makan porsi kecil tetapi jadwal makannya lebih sering. Pola ini akan memudahkan tugas saluran cerna yang mulai menurun fungsinya seiring pertambahan usia.

    Alur jadwal makan Anda dan lakukan tepat waktu. Pukul 6.00-8.00 adalah waktu sarapan. Makan siang dapat dilakukan antara pukul 12.00-13.00. Sementara makan malam sekitar pukul 18.00-t9.00 dan pastikan tidak lebih dari pukul 20.00

    Paluhi jadwal tersebut. Tak perlu menunggu perut merasa lapar untuk makan. Jangan pula terlambat makan karena hal itu akan memicu produksi asam lambung yang akan merusak selaput lendir lambung yang kemudian mengakibatkan sakit mag. Pola makan tidak leratur juga berisiko mengganggu metabolisme yang mengakibatkan kadar kolesterol meningkat.

    Hal lain yang tak kalah penting dapat berkontribusi positif dalam mencegah penyakit mag adalah dengan menghindari stres. Penelitian lain memuijukkan kaum profesional muda yang rentan stres berisiko tinggi terkena penyakit mag.


    Sumber: Pikiran Rakyat 11 Juli 2010
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...