Menggunakan ZIMBRA dan VIRTUALBOX di server

Discussion in 'Dedicated Server dan Colocation' started by mentoutoyo, 26 May 2012.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. mentoutoyo

    mentoutoyo Beginner 1.0

    Messages:
    12
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    Guys, Saya memiliki server. Colocation gitu deh...
    Saat ini saya menggunakan windows sebegai main OS dan mau install Linux di Virtual BOX. Saya sudah ikutin step2nya dan menginstal Bind9. Yang jadi pertannyaan saya hanya mendapatkan 1 IP ADDRESS PUBLIC. Untuk VIRTUALBOX tersebut, Apakah saya harus membeli IP address tambahan untuk bisa menggunakan ZIMBRA sebagai EMAIL?
     
  2. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    987
    Likes Received:
    148
    Trophy Points:
    43
    Tergantung dari rencana mas. Bisa butuh IP baru, bisa tidak. Misalnya gini, mas mau install zimbra di server virtual yang ada di dedicated server itu, tentunya butuh untuk open port 25 bukan? Nah, kalau di dedicated servernya sudah ada service mail yang listen di port 25, tentunya server virtual harus punya IP sendiri untuk listen request dari internet di port yang sama. Tapi, sebaliknya, kalau dedicated servernya cuma khusus jadi nodeserver (container untuk virtual server), port 25 tadi bisa diforward saja dari dedicated ke virtual (port forwarding). Jadi, layanan email di virtual server akan terima request via IPnya dedicated server.

    Semoga bisa memberikan sedikit gambaran :)
     
  3. Crystal Hawa

    Crystal Hawa Beginner 2.0

    Messages:
    12
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Instalasi Dasar
    Download ISO Ubuntu 10.04.2 melalui mirror repo-repo yang ada di Indonesia, 2 diantaranya adalah server Kambing dan server ID-Repo. Saya mengambil file ISO ubuntu-10.04.2-server-amd64.iso
    Burning file ISO ke CD menggunakan CD/DVD Burner
    Masukkan CD/DVD Ubuntu Server ke dalam CD/DVD Rom kemudian start sistem dengan CD ROM sebagai boot pertama
    Ikuti wizard yang diberikan. Secara umum, hanya beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat proses instalasi ini, yaitu :
    Jika tidak ingin membagi partisi, gunakan partisi root dan partisi swap saja. Jika menginginkan partisi terpisah, pisahkan partisi untuk /opt karena Zimbra akan diinstall dipartisi ini. Pastikan partisi /opt atau partisi / (root partisi) memiliki kapasitas yang cukup besar
    Jangan lupa setting nama hostname untuk Zimbra, misalnya : mail
    Untuk fleksibilitas dan kemudahan sistem, lakukan instalasi paket : DNS Server dan OpenSSH Server
    Selesai instalasi dan melakukan proses booting, lakukan setting IP Address seperti contoh dibawah ini
    Konfigurasi Network
    Ubuntu secara default melakukan setting DHCP pada network. Untuk mengubah IP menjadi static (IP utama server wajib/seharusnya static), lakukan perubahan pada file /etc/network/interfaces dengan isi sebagai berikut (perubahan bisa menggunakan aplikasi vi atau nano, misalnya dengan perintah pada konsole : vi /etc/network/interfaces) :
    view sourceprint?
    01.
    # This file describes the network interfaces available on your system
    02.
    # and how to activate them. For more information, see interfaces(5).# The loopback network interface
    03.
    auto lo
    04.
    iface lo inet loopback# The primary network interface
    05.
    auto eth0
    06.
    iface eth0 inet
    static
    07.
    address 192.168.10.250
    08.
    network 192.168.10.0
    09.
    netmask 255.255.255.0
    10.
    broadcast 192.168.10.255
    11.
    gateway 192.168.10.1
    Silakan sesuaikan isinya dengan konfigurasi network yang anda gunakan
    Restart service network
    view sourceprint?
    1.
    /etc/init.d/networking restart
    Ubah file /etc/hosts menjadi seperti contoh berikut :
    view sourceprint?
    1.
    127.0.0.1 localhost
    2.
    192.168.10.250 mail.vavai.info mail
    Ubah file /etc/resolv.conf agar memuat urutan DNS yang digunakan :
    view sourceprint?
    1.
    nameserver 192.168.10.250
    2.
    nameserver 8.8.8.8
    3.
    nameserver 208.67.222.222
    IP pertama adalah IP Zimbra Server karena saya akan melakukan setting dan menggunakan DNS lokal. IP kedua adalah IP Google Public DNS, sedangkan yang ketiga adalah IP OpenDNS.
    Lakukan update sistem. Jika diperlukan, ubah terlebih dahulu repo Ubuntu agar menggunakan repo mirror di Indonesia agar lebih cepat dalam melakukan proses instalasi paket yang diperlukan. Biasanya saya menggunakan repo dari UGM dengan isi file /etc/apt/source.list sebagai berikut :
    view sourceprint?
    1.
    deb ftp:
    //repo.ugm.ac.id/ubuntu/ lucid main restricted universe multiverse
    2.
    deb ftp:
    //repo.ugm.ac.id/ubuntu/ lucid-updates main restricted universe multiverse
    3.
    deb ftp:
    //repo.ugm.ac.id/ubuntu/ lucid-security main restricted universe multiverse
    Setelah update, remove package apparmor (agar tidak menjadi bottle neck dari sisi security) dan install paket-paket yang diperlukan.
    view sourceprint?
    1.
    apt-get upgrade
    2.
    dpkg --purge apparmor apparmor-utils
    3.
    sudo apt-get install libidn11 libpcre3 libgmp3c2 libexpat1 libstdc++6 libltdl7 libperl5.10 sysstat fetchmail sqlite3
    Download file binary Zimbra 7.1.1 untuk Ubuntu 10.04 LTS. Agar lebih cepat bisa menggunakan mirror lokal Komunitas Zimbra Indonesia : Index of /zimbra/binary



    Crystal X Official | Mengobati Keputihan dan Perawan ****** (Akurat)
     
  4. nicosoftmedia

    nicosoftmedia (RIP) Community Guide

    Messages:
    2,025
    Likes Received:
    34
    Trophy Points:
    48
  5. lutfiutama

    lutfiutama Apprentice 1.0

    Messages:
    355
    Likes Received:
    13
    Trophy Points:
    18
    langsung banned wkwk
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...