Menkominfo Alokasikan Rp 50 Miliar untuk Sejuta Domain .id Gratis

Discussion in 'Nama-Domain.ID' started by exabytes-id, 7 Apr 2015.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. exabytes-id

    exabytes-id Apprentice 2.0

    Messages:
    593
    Likes Received:
    72
    Trophy Points:
    28
    Jakarta - Menkominfo Rudiantara berencana mengalokasikan dana Rp 50 miliar untuk mendukung program sejuta domain web .id. Salah satu targetnya untuk mengurangi penggunaan bandwidth internasional.

    Dalam pemaparannya, ‎dana Rp 50 miliar itu rencananya akan disiapkan dari anggaran Kementerian Kominfo di 2016 mendatang. Dana itu akan dialokasikan untuk membeli sejuta domain .id dan dibagikan secara gratis agar mau beralih dari domain .com.

    "Daripada cuma promosi satu minggu gratis, nggak ada gregetnya. Tahun depan mau nggak kalau kita bayarin sejuta domain .id gratis," kata menteri di ruang serba guna Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (6/4/2015).

    Seperti diketahui, untuk membeli domain berakhiran .co.id memerlukan biaya Rp 100 ribu. Dan untuk domain .id akan dikenakan biaya Rp 500 ribu.

    Namun menteri yakin, jika beli dalam jumlah besar bisa dapat diskon jadi sekitar Rp 50 ribu per domain atau kisaran Rp 50 miliar untuk sejuta domain.

    ‎Rudiantara juga menegaskan, angka Rp 50 miliar itu bukan suatu pemborosan yang akan menghabiskan uang negara. Justru menurutnya, dengan uang sebanyak itu bisa menekan pemborosan yang lebih besar lagi.

    "Rp 50 miliar itu kecil, dibanding mereka bayar bandwidth internasional itu bisa ratusan miliar. Kualitas lebih bagus, kecepatan lebih bagus," kata menteri.

    "Harus ada yang hitung berapa savingnya, berapa bandwidth internasional yang bisa di-save karenaaftermarket policy kita. Kan saya tadi tanya adcostnya berapa, daripada program yang gak jelas, kan ini jelas Rp 50 miliar buat web .id.‎"

    Yang penting mekanisme ini didorong ke public domain. Jadi kita keluar Rp 50 miliar itu apakah bertahap atau apa. Saya lebih senang begitu, daripada nggak jelas bikin program, kita rekomendasikan untuk pakai .id," pungkas Chief RA.

    sumber: http://inet.detik.com/read/2015/04/06/193836/2879561/328/menkominfo-alokasikan-rp-50-miliar-untuk-sejuta-domain-id-gratis?i992202105
     
    Last edited by a moderator: 24 May 2015
  2. Pencari_Ilmu

    Pencari_Ilmu Expert 2.0

    Messages:
    837
    Likes Received:
    110
    Trophy Points:
    43
    kominfo bayarnya sama pandi kah ?
     
  3. exabytes-id

    exabytes-id Apprentice 2.0

    Messages:
    593
    Likes Received:
    72
    Trophy Points:
    28
    kalao itu saya krg tw... cb aja check d website pandi.. hahaha
     
  4. galuh82

    galuh82 Hosting Guru Web Hosting (Company)

    Messages:
    2,514
    Likes Received:
    186
    Trophy Points:
    63
    apa korelasinya domain .com dengan bandwidth internasional ? saya yang gagal paham kayaknya hehehe
     
  5. hostcepat

    hostcepat Beginner 2.0

    Messages:
    32
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    8
    Kalo mau irit bandwith internasional juga berarti bagusin kualitas jaringan dan isp indonesia dulu deh. Kalo cuma domain gratis (mambantu ukm juga sih) tapi hostnya masih suka di luar negeri ya sama saja masih boros.
     
  6. PusatHosting

    PusatHosting Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,345
    Likes Received:
    326
    Trophy Points:
    83
    ALVonChen and hostcepat like this.
  7. palingwaras

    palingwaras Beginner 2.0

    Messages:
    44
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    8
    Sy kurang paham nih dgn pengaturan harga domain, adakah perbedaan cost (modal di pandi) yang dibutuhkan untuk menyediakan domain .id vs co.id vs go.id vs domain id lainnya? Selama ini sy kira beda harga sekedar buat regulasi & efek permintaan-penawaran saja, karena .id bakalan favorit jadinya mahal. Kalo emang begitu gaperlu sampe nyediakan milyaran buat kasih domain, turunkan sj harganya..
     
  8. Nina Prasetyo

    Nina Prasetyo Expert 2.0

    Messages:
    970
    Likes Received:
    277
    Trophy Points:
    63
    Kalau begitu caranya, Menkominfo jadi Begal APBN ! ;)

    Hasil penjualan domainnya PANDI kan disetor ke Kemenkominfo. Masuk ke kas Kemenkominfo.

    Sedangkan anggaran/budget 50M diambil dari APBN, bukan dari kas Kemenkominfo.

    Kemenkominfo gak bisa dong nganggarin/ngebudgetin 50M utk dimasukkan ke kas kemenkominfo tnp ada dasar atau kegiatan atau proyek.
    Maka dibuatlah proyek beli domain .id ke PANDI utk digratis2 kan tsb ;)
     
  9. Nina Prasetyo

    Nina Prasetyo Expert 2.0

    Messages:
    970
    Likes Received:
    277
    Trophy Points:
    63
  10. Indodata

    Indodata Apprentice 1.0

    Messages:
    325
    Likes Received:
    35
    Trophy Points:
    28
    sayang, lebih baik 50M digunakan untuk membantu sekolah2 di pedesaan yang belum mengenal komputer. akan lebih baik menurut saya.
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...