Mensinkronkan data 2 buah server

Discussion in 'Masalah Teknik dan Keamanan' started by suttehost, 5 Jul 2013.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. suttehost

    suttehost Beginner 1.0

    Messages:
    21
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    saya punya 2 server nih....
    satu sebagai server utama dan satu sebagai server cadangan ketika server utama bermasalah.....
    saya punya script aplikasi di server utama....

    ada yang tahu nggak bagaimana cara mensinkronkan data pada server pertama ke server kedua dengan menggunakan aplikasi yang sama?
    dengan alasan bahwa kalau server utama bermasalah maka akan dialihkan ke server cadangan....

    mohon Tuan bantuannya....
     
  2. bintang

    bintang Apprentice 2.0

    Messages:
    434
    Likes Received:
    43
    Trophy Points:
    28
    Server 1 dengan server 2 isi file nya sama.
    Ketika Server 1 melakukan perubahan data maka pada saat bersamaan data yang ada di Server 2 juga ikut terupdate. Lalu jika Server 1 Down maka Server 2 mengambil alih kinerja, nah ketika Server 1 nyala, maka server 1 melakukan update data terlebih dahulu ke server 2 lalu selanjutnya baru mengambil alih tugas Server 2. Begitu kah?
     
  3. cpserv

    cpserv Expert 1.0

    Messages:
    866
    Likes Received:
    123
    Trophy Points:
    43
    file : rsync, glusterfs, unison, dll
    db : mysql replication (master/slave)
    dns : yg gampang ttlnya aja kecilin biar milih mana yg kena duluan
     
  4. suttehost

    suttehost Beginner 1.0

    Messages:
    21
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    iya mas betul........
     
  5. suttehost

    suttehost Beginner 1.0

    Messages:
    21
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    ada petunjuknya nggak mas?
     
  6. nicosoftmedia

    nicosoftmedia (RIP) Community Guide

    Messages:
    2,025
    Likes Received:
    34
    Trophy Points:
    48
    Supaya lebih enak bisa juga sewa 1 VPS lagi dan buat nginx load balancer didalamnya lalu set kedua unit server tersebut dengan aturan up down. Jadi apabila server utama down maka akan beralih ke server selanjutnya. Dengan catatan kedua server harus saling sinkron seperti yang sudah disebutkan diatas :). Untuk NS seluruhnya bisa diarahkan ke IP VPS load balancer ini. Bukan langsung ke server yang dihubungkan.
     
  7. geekmedia

    geekmedia Beginner 2.0

    Messages:
    58
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    8
    bisa juga pake cara ini, tapi bakal ada downtime walaupun beberapa detik/menit untuk resolve ke server yg up.

    kalo pake cara ini, otomatis semua traffic web ke client harus melewati VPS terus, kl trafficnya tingggi, kemungkinan VPS nya gak kuat.
    Jadi mending VPS nya di jadiin LVS Router, jadi VPS sebagai load balancing / fail over dengan teknik direct routing.
    LVS Router solusi lebih murah ketimbang memakai Mikrotik / Hardware Router.

    Selebihnya CMIIW.
     
  8. rudyhs

    rudyhs Poster 1.0

    Messages:
    79
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    selain setting DNS, terus setting apa lagi ya?mohon pencerahannya:)
     
  9. JuraganWebHosting

    JuraganWebHosting Apprentice 1.0

    Messages:
    226
    Likes Received:
    13
    Trophy Points:
    18
    Kalau untuk data bisa pakai rsync seperti kata oom cpserv .. jalanin rsync sebagai daemon, nanti file2 yang terjadi perubahan akan otomatis di copy kan ke secondary server nya.. atau bisa juga jalankan rsync bikin schedule lewat crontab.. command rsync kalau mau lewat crontab --> rsync -ogprx -e ssh source destination , nanti user dan group akan di preserve melalui -o dan -g, lalu kalau -r untuk recursive..
     
  10. el_makong

    el_makong Hosting Guru

    Messages:
    1,095
    Likes Received:
    101
    Trophy Points:
    63
    kalo misalnya pake SAN?jadi 2 server itu HDDnya pake yg di SAN...cuma ya 1 jadi kendala...kalo SAN mati,gk bisa d akses 2 2nya...hahaha
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...