Private cloud memakai open source ?

Discussion in 'Cloud Hosting' started by hostune, 3 Jun 2012.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. hostune

    hostune Poster 1.0

    Messages:
    96
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    8
    Rekans,

    Maaf kalau tidak berhubungan langsung dengan web hosting.

    Apa ada yang bisa sharing pengalaman membangun private cloud dengan basis open source, misalnya memakai Ubuntu Enterprise Cloud (UEC) atau yang lain ? Kalau ada, saya perlu sharingnya terkait kecepatan IO untuk storage nya. Kalo pun tidak menggunakan infrastruktur cloud, kalau ada yang pernah memakai scale-out NAS file system seperti gluster.org, boleh juga sharingnya terkait IO jika berkenan.

    terima kasih.
     
  2. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    986
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
  3. hostune

    hostune Poster 1.0

    Messages:
    96
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    8
    walah thanks, kelas tinggi itu bahasannya, ilmu saya belum nyampe kayaknya, saya NAS dulu deh, clustered NAS, belum sampe SAN :)

    Kalau bangun sendiri, coba coba, itu apa nantinya malah gak bottleneck di HDD nya ya untuk storage ?
     
  4. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    986
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
    Kenapa jadi SAN kelasnya lebih tinggi dari NAS yah? Bukankah SAN dan NAS hanya beda dari cara mereka melayani "penggunanya"? SAN meng-export block device semetara NAS meng-export filesystem. CMIIW.


    Bottleneck sangat kecil kemungkinannya terjadi di HDD. Justru kemungkinan terjadinya di media penghantar/penghubung antara computing host dan storage. Disarankan untuk minimal menggunakan 1gbE, lebih baik kalau multiple 1gbE yang dibonding. Idealnya menggunakan 10gbE dan terbaik menggunakan Infiniband (40gbE).
     
  5. hostune

    hostune Poster 1.0

    Messages:
    96
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    8
    Maaf kalo salah tangkep, kelas 'tinggi' itu dari sudut pandang saya aja, karena nyoba2 SAN relatif lebih berat (dari segi waktu dan terutama duidnya:) )

    Apakah pendapat saya ini benar ? Dengan budget yang kurang lebih sama (ini emang bikin bias sih) , apabila implementasi sistem dengan DAS aja (misal RAID 10) sudah kewalahan di IO, diubah menjadi berbasiskan NAS bukan merupakan solusi ?
     
  6. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    986
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
    Mas bikin DASnya pakai apa nih? Kalau persepsi kita sama, kayaknya dengan diubah dari DAS ke NAS justru akan memperburuk keadaannya. Saya pikir, bottlenecknya akan pindah dari HDD (controller) ke network. Ini dengan asumsi mas pakai maksimal 1gbE tunggal untuk menghubungkan computing host dengan storage.

    Dengan sekarang menggunakan DAS, mas yakin masalahnya ada di HDD (dan juga mungkin controllernya)? Kalau boleh tau, sekarang menggunakan HDD tipe apa yah?
     
  7. hostune

    hostune Poster 1.0

    Messages:
    96
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    8
    thanks infonya. Memang saya melakukan ujicoba dgn tipe HDD yang berbeda2, dimulai dgn SATA sampai SAS, RPM yang berbeda2 juga, konfigurasi RAID 1, 5 dan 10 dengan controller RAID memory yang berbeda2 juga. Dari ujicoba sejauh ini memang faktor IO sangat berpengaruh terhadap kinerja sistem.

    Jadi critanya saya sedang cari solusi buat masa mendatang, anggeplah suatu saat DAS nya udah mentok dari sisi space dan perlu ditingkatkan, solusi apa yang bisa di coba tanpa mengorbankan IO. Karena sy belum pernah implement, saya bertanya-tanya, apakah bener dengan semakin banyak cluster NAS (atau block device SAN) yang ditambahkan sampai jumlah tertentu bisa meningkatkan speed IO sampai kebutuhan yang dicari ?

    sebelumnya thanks alot mas buat sharenya.
     
  8. optimus

    optimus Beginner 1.0

    Messages:
    14
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    kebetulan ada link menarik untuk disimak, perbandingan performa untuk tipe2 storage. sekedar untuk referensi aja lho ya :D

    vmware.com/files/pdf/storage_protocol_perf.pdf

    kebetulan untuk cloud saya sementara ini menggunakan DAS, pake raid hardware RAID 10 SAS.
    tapi (ada tapinya nih hehehe), berhubung resource hdd yg menipis.. ditambah slot hdd hotswap di server saya yg sudah full, tapi resource cpu dan ram yg masih sisa buanyak.... mau gak mau yg nambah storage tambahan

    (oh iya dari trid iSCSI ato SAN? akhirnya saya pakai iscsi, hardware myricom 10gbe plus XFP transceiver dengan topologi point to point pake kabel LC fiber optic connectors, barangnya masih dalam perjalanan semua).
    storage sendiri pake hardware rakitan mangga dua (raid 10 SATA hihihihi, gak punya modal lagi buat beli SAS).

    pengalaman pake iscsi dengan single gigabit, latency nya mengerikan. utilisasi traffic 50-60%.
    belum coba MPIO, karena nggak punya switch yg support jumbo frames plus bisa teaming. ditambah yg punya dc pelit, mau nambah switch aja gak boleh
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...