Review & Testimonial IDColo = Pelayanan Hosting Terburuk dan Tidak Bertanggung Jawab

Discussion in 'Keluhan Pengguna Jasa Web Hosting' started by andych, 15 Dec 2013.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. andych

    andych New Member

    Messages:
    6
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    MEMBOBOL ROOT ORANG TANPA IJIN, MENTANG-MENTANG DI COLO DI IDCOLO.

    Berawal dari sering diputusnya koneksi server saya dengan alasan ada serangan flooding (DDoS atau apa lah)

    Tapi menurut Tuan aneh nggak jika koneksi dimatikan hingga 2-3 hari lebih per kejadian?

    Bayangkan saja jika saya bayar IDCOLO 1.500.000,-/bulan untuk colocation, maka satu hari kan 50.000,- (jika 3 hari dimatikan IDCOLO, maka Rp. 150.000,- mayan coy!)

    Dan setiap eMail ke support ticket IDCOLO, tanggapanya selalu lama sekali, vide screenshot dibawah ini:

    screenshot di u.indo.fm/i/DYdH1.jpg

    Tuan dapat melihat bagaimana sebuah ISP yang harusnya menanggapi masalah dengan amat tanggap, tetapi yang saya dapatkan adalah sebaliknya, saya dianggap seperti bukan client nya.

    Padahal di IDCOLO saya merupakan customer baru (saya heran, biasanya dimanapun seorang customer baru selalu lebih di anak emas kan, ini tidak sama sekali!!)

    Nah yang lebih aneh lagi barusan kemarin, IDCOLO memutus koneksi server saya lagi, dikarenakan alasan klasik IDCOLO (katanya, server saya di DDoS lagi) setelah server saya mati 3 hari, saya akhirnya mengancam IDCOLO akan memasukkan ke surat pembaca, dan seketika itu pula IDCOLO membalas ticket saya dan mengatakan baiklah, server akan kita onlinekan segera.

    Sebelumnya IDCOLO sempat minta password root server saya, katanya IDCOLO ingin menginspeksi server saya apakah ada software/backdoor yang menimbulkan serangan itu? Padahal saya sudah tegaskan ke IDCOLO bahwa tidak mungkin ada program backdoor/malicious, karena saya sendiri root nya, dan saya tidak pernah mengijinkan akses SSH untuk user lain. Namun karena IDCOLO memaksa, saya pun akhirnya men-set password root saya menjadi seperti permintaan IDCOLO (dalam hal ini server saya yg ber-IP x.x.x.188)

    Nah anehnya setelah server saya online, server saya yang seharusnya IP x.x.x.190 malah nyala di IP x.x.x.188, pantas saja ketika saya ingin ssh ke server saya tersebut selalu mendapat pesan ssh key salah, lalu saya coba login dengan username root secara manual, ternyata saya mendapati server saya yang ber-IP 190 (dimana IP 190 ini adalah server fisik VPS nya) yang notabene passwordnya adalah password pribadi saya (IDCOLO tidak tahu) malah DIBREAK / DIRESET PASSWORD ROOT NYA oleh IDCOLO menjadi password untuk IP 188 yg saya set diatas tadi.

    Spontan saya kaget, IDCOLO MEMBOBOL SERVER SAYA, bagaimana jika ada data pribadi saya yang saya rahasiakan?

    Jika ini terjadi diluar negeri, tentu saya dapat mengajukan lawsuit dengan tuduhan pencurian data.

    Sesudah server VPS saya di bobol root nya, VPS-VPS didalamnya HINGGA SEKARANG BELUM DAPAT DINYALAKAN karena HARD DISK NYA TIDAK TERSAMBUNG.

    Pertanyaan saya, apakah server saya abis dibongkar IDCOLO?

    Setiap IDCOLO memutus koneksi, saya selalu mendapati pesan adanya indikasi mati lampu di server saya (karena ada pesan electricity outage, semua VPS mati, dan uptime counter reset)

    Saya minta advice dari temen-temen DWH.

    Saya telp ke Support line mereka di 021-454-33666 ga pernah ada yg angkat soalnya.

    Demikian juga saya telp ke Bambang 081-92090700 tadi diangkat, setelah saya menyampaikan keluhan saya, tapi putus, lalu saya telp lagi tidak pernah diangkat hingga sekarang, jadi saya coba tuangkan masalah saya di forum.

    keterangan teknis:
    IP 188 = VPS di dalam server fisik dengan IP 190.
     
  2. idcolo

    idcolo Apprentice 1.0 Web Hosting (Company)

    Messages:
    336
    Likes Received:
    29
    Trophy Points:
    28
    Dh,

    Selamat pagi Pak Andy, kemudian seperti komitmen kami sebelumnya bahwa jika kendala terulang kembali dan demi menjaga layanan kami terhadap pelanggan lainnya maka solusinya adalah dengan sangat terpaksa kami memutuskan layanan untuk bapak, kemudian selanjutnya adalah silahkan informasikan kepada kami melalui email untuk jadwal pengeluaran server dari datacenter, mungkin masalah ini sudah ditemukan dan dirasakan oleh provider sebelumnya dan kemudian masalah ditemukan dan dirasakan oleh idcolo dan kemudian semoga provider yang baru nantinya tidak merasakan hal yang sama. semoga membantu.

    Terima kasih,
    IDColo Support Dept.
     
  3. andych

    andych New Member

    Messages:
    6
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Itu LINE Support tidak ada yang bisa dihubungi yak?!

    Sudah saya reply di eMail, tolong segera ditindak lanjuti ya.. GPL

    Saya minta uang saya direfund sepenuhnya, karena pemutusan sepihak dari pihak IDColo.
     
  4. needforspeed

    needforspeed Beginner 1.0

    Messages:
    22
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    wah parah bener ini, berarti intinya mematikan secara sepihak yah,,,

    hati-hati deh kalo ada orang yang ingin cari colo di idcolo ini, ternyata ga se-profesional namanya,,,

    coba kalo memang ada penyerangan benar, biar kita publik sama-sama enak coba kasi bukti yang jelas dan nyata serta real.

    btw memang sudah berapa lama sih colo di idcolo ?
     
  5. andych

    andych New Member

    Messages:
    6
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Baru dari tanggal 21 November 2013 kemarin.

    ---

    @IDColo, gimana kabarnya kog belum ada tindak lanjuti?

    Atau begini deh, saya kan masih punya beberapa hari agar genap sebulan, agar sama-sama enaknya, server saya tolong di upkan hingga tgl. 21 Desember 2013 ini saya tidak meminta restitusi atas setiap downtime yang ada.
     
  6. drupadi

    drupadi Apprentice 1.0 Web Hosting (Company)

    Messages:
    213
    Likes Received:
    35
    Trophy Points:
    28
    Saya cuma share pengalaman saja.
    Jika colocation atau sewa dedicated server di US atau di luar sana.
    Sudah pasti jika ada DDOS dengan traffic yang tinggi IP Address akan di null dalam waktu tertentu.
    Tetapi jika tidak di tanggapi oleh si penyewa server/colo, dalam waktu 24 jam mereka langsung shutdown server.
    Kalau masih juga kena DDOS atau traffic tinggi yang mengganggu, banned langsung, goodbye, go find another datacenter/dedicated.

    Kalau dianggap mengganggu lalulintas traffic dan tidak sesuai dengan service/melanggar ToS ya harus tau diri.
    Bagi Client : Masih banyak provider lain yang mau menerima, ngapain ngotot harus colo disitu,
    Bagi Provider : Emang client cuma ente doang. Sekelas IDColo mungkin sudah ribuan client, kalau memang melanggar ya kick aja, ngapain di simpen tapi ganggu. Semua client sama, yang baru atau yang lama.

    Mengenai Root yang di bobol, ini harus di buktikan dulu dan silahkan diproses secara hukum jika ada data yang rusak/hilang. Tapi niat provider mungkin sudah baik awalnya dengan meminta password terlebih dahulu.
    Saran saya sich buat TS buka rak sendiri dan colocation sendiri, nikmati saja jika kena DDOS atau ada client anda yang terkena DDOS.
     
  7. Fuji Ahmad

    Fuji Ahmad Apprentice 2.0

    Messages:
    460
    Likes Received:
    61
    Trophy Points:
    28
    maaf ikut campur,

    Sungguh miris sekali, dari keterangan TS, TS termasuk korban dari Serangan DDoS (dimana klain dari idcolo karena di DDoS).
    apakah kena DDoS (menjadi korban) itu termasuk pelanggaran? ibarat kata sudah jatuh tertimpa tangga.

    seharusnya Network Adminnya ikut membantu menganalisa traffic yang menyebabkan servernya di DDoS, kemudian report abuse IP Attacker ke Provider.
     
  8. drupadi

    drupadi Apprentice 1.0 Web Hosting (Company)

    Messages:
    213
    Likes Received:
    35
    Trophy Points:
    28
    Yap betul sekali, logika saya juga begitu.
    Tetap provider di luar rata2 blok dulu IPnya, supaya nasi tidak menjadi bubur, karena respon setiap user beda2, dan ddos rata2 bukan hanya dari 1 network saja.

    Serangan DDOS sendiri terjadi rata2 karena si pemakai server sendiri penyebabnya.
    Contoh kasus saya :
    Pemakai IP merupakan VPS dan saya cek 90% VPS digunakan untuk : Proxy, vpn, ssh tunnel, camfrog (10%), irc.
    jadi sebisa mungkin meminimalisir penggunaan yang akan menjadi penyebab DDOS, walaupun itu tidak 100% menjamin terhindar dari DDOS.
     
  9. localhost

    localhost Apprentice 2.0

    Messages:
    576
    Likes Received:
    39
    Trophy Points:
    28
    hmmmm ada satu yang harus dipahami disini....

    IDCOLO memiliki banyak client
    IDCOLO juga punya upstream yang memiliki banyak client (bukan hanya IDCOLO)

    tidak semua flood bisa ditangkal walaupun dengan hardware, solusi adalah nullroute atau lepas advertise BGP dan ini dampaknya pada semua pelanggan IDCOLO

    jadi daripada :
    - Semua client IDColo keluar hanya gara2 DDOS yang menghabiskan traffik dan menyebabkan client lainnya terganggu.
    - Network IDColo di nullroute oleh upstream karena terganggu oleh DDOS yang dapat berakibat juga pada client upstream lainnya

    lebih baik IDColo kehilangan satu pelanggan demi menjaga nama baik untuk pelanggan lain dan upstream-nya.

    dan melihat kasus ini, saran saya, @TS harus melihat service / konten apa saja yang menyebabkan anda sering kena DDOS. karena akan susah mencari datacenter/isp yang mau menerima dengan resiko kena DDOS.

    Kalau saya lihat, anda memiliki satu server dengan mungkin beberapa VPS didalammnya, yang sering kena DDOS itu yang utama atau vpsnya ? bisa jadi yang di DDOS itu VPS-nya namun yang anda berikan aksesnya adalah ke server utamanya sehingga pihak IDCOLO memerlukan reset password untuk memeriksa VPSnya.
     
  10. andych

    andych New Member

    Messages:
    6
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    @Fuji Ahmad: Saya pernah menjawab hal yang sama dengan anda via ticket support mereka ;)

    ---

    @localhost: Waktu itu yang di DDoS IP-188 (VPS didalamnya) dan saya sudah set password root nya seperti yang diminta IDColo, tapi hasilnya malah password mesin VPS IP-190 (fisik server nya) dijebol mereka :crazy:
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...