Spesifikasi Server untuk layanan web sendiri

Discussion in 'Web Hosting' started by enobyte, 7 Sep 2014.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. enobyte

    enobyte Beginner 1.0

    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    permisi Tuan Tuan.. ngomong2 saya ingin membeli server dengan Budget 35 juta nih, rencannya sih buat dedicated server untuk layanan web saya sendiri. kira2 spesifikasi yang pas dengan budget segitu, server yang seperti apa ya..? dan perlengkapan/tools apa yang harus saya siapkan agar web diserver saya bisa diakses lewat internet.? terima kasih
     
  2. kang28ivan

    kang28ivan Expert 1.0

    Messages:
    766
    Likes Received:
    168
    Trophy Points:
    43
    Kalau budget segitu cukup buat beli servernya, tinggal simpen aja di datacenter jkt atau cari disini banyak yg nyediakan colo.
    Tapi kalau buat permulaan menurut saya mah mending sewa server saja pak, sewa server 1 tahun spek lumayan setengah harga dari budget 35jt :)
     
  3. enobyte

    enobyte Beginner 1.0

    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Ok thanks Tuan.. tapi. klo misalnya tanpa di simpen di datacenter (red: ditaruh dirumh, buat belajar juga sih :D) itu apa ya perbedaannya ya..? soalnya buat belajar konfigurasi juga sih. (yang paling penting, web saya bisa diakses dengan database yang ada di server saya..)
     
  4. idnix

    idnix Hosting Guru

    Messages:
    1,003
    Likes Received:
    189
    Trophy Points:
    63
    perbedaannya dirumah kurang begitu terjamin. klo mati lampu, tersenggol, koneksi kurang lancar, dll
     
  5. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    986
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
    Dengan asumsi bahwa servernya ingin berjalan mulus seperti server yang ada di data center, maka kalau tidak ditaruh di data center, berikut ini adalah bedanya:
    1. Mas harus sediakan sendiri UPS yang punya kapasitas listrik cukup untuk menahan server itu tetap online pada saat listrik dari PLN putus. Kadang kala, putusnya aliran listrik dari PLN cukup lama dan UPS tidak lagi sanggup menahan agar server tetap online. Maka di saat-saat seperti itu, mas juga harus sediakan generator listrik (genset) untuk memberikan supply listrik untuk server mas.

    2. Mas harus sediakan koneksi internet yang baik agar server mas bisa diakses 24/7/365. Koneksi ini selain terjaga ketersediaannya juga harus punya rate yang cukup besar untuk upstream. Kita tahu, bahwa rata2 koneksi internet yang ditawarkan ke rumah hanya disebutkan (atau paling tidak hanya ditekankan) bagian downstreamnya saja. Sementara upstreamnya sering tidak dibahas atau dibahas a la kadarnya. IPnya juga harus statis, kecuali mas ingin pakai domain2 dari layanan dynamic DNS.

    3. Server dan perangkat lainnya, akan lebih awet jika bekerja pada suhu rendah dan dengan kelembaban ruang yang rendah pula. Umur perangkat akan relatif lebih panjang jika faktor suhu dan kelembaban ruang ini terjaga. Jika mas ingin taruh server di rumah dan ingin usia perangkat ini juga panjang seperti halnya server yang diletakkan di data center, maka mas juga harus siapkan ruangan yang terkondisi seperti itu. Itu berarti mas harus sediakan perangkat untuk mengontrol suhu dan kondisi udara di ruangan di mana server itu mas jalankan.

    Nah, itu tadi kalau asumsinya adalah servernya ingin berjalan mulus selalu. Tapi, kalau hanya ingin dipakai belajar setting lalu tidak ada masalah jika server mati sewaktu2, atau malah memang tidak ingin dinyalakan terus-menerus (misalnya kalau mas mau tidur, lalu server dimatikan) maka hal-hal yang saya sebut di atas jadi tidak berlaku. Soal akses ke database, itu bisa dilakukan dari mana saja, baik server diletakkan di rumah maupun di data center.

    Semoga bermanfaat! :)
     
  6. enobyte

    enobyte Beginner 1.0

    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    waah.. keren keren..!! sungkem dulu mastah.. :77::77::77:... maaf seblumnya, mngkin sy bleh mnta sdikit masukan atau ebook dll, utk langkah awal, setup apa aja kira2 stelah bsok Server sy kebeli.. tengkyu tengkyu utk indonesia yg lebih pintar..
     
  7. 1stserver

    1stserver Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    1,801
    Likes Received:
    175
    Trophy Points:
    63
    Budget 35jt kayaknya bisa dapat Supermicro sudah dengan Dual Xeon Quad-core, bisa untuk jualan VPS tuh ... tapi kalau hanya utk hosting sendiri sudah lebih dari cukup dech
     
  8. el_makong

    el_makong Hosting Guru

    Messages:
    1,103
    Likes Received:
    101
    Trophy Points:
    63
    35jt sih beli server 12 jt, sisanya buat colo sama beli lisen2, kalo gk buat alokasi IP extra...ato malah ssl
     
  9. 23Pstars

    23Pstars Beginner 2.0

    Messages:
    29
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Sebenarnya jika tujuannya untuk belajar / buat host web sendiri sama saja server yang ditaruh di datacenter dengan yang fisiknya ditaruh dirumah.
    Yang di rumah lebih gampang management file/media (tinggal colok fd, cd, dll)
    Yang di datacenter lebih terjamin performanya (daya, koneksi, suhu, dll)
     
  10. Dika Haris

    Dika Haris Apprentice 1.0

    Messages:
    299
    Likes Received:
    25
    Trophy Points:
    28
    Kalau untuk belajar mah, mendingan yang murah-murah (efisien) saja. :D
    Kalau belajar sambil mendapatkan pelanggan, baru pake yang aga mahalan. :p
    Kalau menurut saya, pikirin lagi z Tuan! angan mau belajar berapa lama. hehe...
    Jangan sampe dana segitu Tuan diendapkan begitu lama! Nanti mubajir. :D
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...