Virtualizor sharing

Discussion in 'VPS (Virtual Private Server)' started by hostune, 9 Feb 2013.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. hostune

    hostune Poster 1.0

    Messages:
    96
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    8
    Selamat malam,

    Mau mencoba berbagi pengalaman soal Virtualizor, belum lihat ada thread spesifik untuk yang satu ini ya, kebetulan kami memakainya untuk beberapa server.

    Beberapa hal yang bisa dishare terkait non teknis:

    - Yang unik dari Virtualizor ini adalah sepertinya tim develop dan support nya gak terlalu besar, ngembanginnya perlahan namun pasti, dan banyak berdasar request yang ditemukan pemakainya. Walaupun masih berantakan, tapi sudah relatif nyaman untuk dipakai dan nyaman untuk jualan tentunya.

    - Tiket support selalu dibalas, tapi tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat. Kadang tiket di balas dengan bahasa Inggris yang agak susah dimengerti :)

    - Lisensi cukup murah, dan agak menguntungkan buat user, bisa 'diakali' kalau gak mau bayar dulu. Jadi setelah lisensi trial habis, tetap bisa digunakan selama tidak mau nambah node lagi. Begitu diperpanjang pun masa lisensi dihitung dari hari kapan dibayarnya.

    Sejauh ini performanya handal dan stabil. Kami biasa menggunakan Centos 5.8 atau 6.3 - 64 bit dan virtualisasi mode KVM. Beberapa tips hal teknis yg didapat dari pengalaman, tapi kayanya di DWH om cpserv yang paling pengalaman teknis di virtualizor ya:

    - Beberapa template OS bermasalah dengan fstab default untuk pengaktifan SWAP space.
    - Untuk membuat VPS sebagai image/tempalte, jangan assign SWAP space.
    - Waktu install awal lebih suka pakai parameter noos biar proses instalasi cepat tanpa perlu donlod template os, nanti dipilih belakangan saja sesuai kebutuhan.
    - Plugin WHMCS nya banyak bugs, tapi sudah cukup untuk dipakai operasional.
    - Virtio dibeberapa server bisa meningkatkan performa IO cukup jauh, tapi ada juga yang tidak terpengaruh, tergantung raid card sepertinya
    - Gunakan netmask 255.255.255.0 , kalau tidak harus manual setup ifcfg-viifbr0.
    - Fitur backupnya akan memakai space di volume group nya, jadi jangan dihabiskan kalau mau pakai fitur backupnya
    - Jam di fitur backupnya kayaknya bermasalah dengan timezone, ntp jangan lupa diinstall sendiri.
    - Firewall defaultnya tidak ada konfigurasi dan tidak aktif, tapi ada factory reset nya.
    - Fitur notifikasi email ke user belum bisa di atur mana yang bisa di aktif atau non aktif.

    Terima kasih, silahkan jika ada yang ingin sharing lebih lanjut.
     
    budiono and andhi like this.
  2. hostune

    hostune Poster 1.0

    Messages:
    96
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    8
    Kemarin coba setup server baru dengan Virtualizor versi terbaru, yang di atas sudah bisa langsung, nampaknya bugsnya sudah hilang.

    Juga ada fitur baru yang lumayan berguna, bisa backup VG vpsnya ke directory local. Ini fitur berguna sekali karena berarti bisa backup kemana-mana karena directory local bisa merupakan hasil mount ke mana kita mau (block device lain, samba, nfs, dsb) , sebelumnya backup hanya bisa dilakukan ke VG utama saja.

    Alternatif lain sebelum ada fitur di atas untuk remote backup adalah gunakan dd via netcat ke server lain, tapi ya VPS harus dalam keadaan mati. Untuk yang ini, caranya adalah :
    1. Buat VPS dengan spek yang sama dari web interface di server target
    2. Dari shell server target: Hapus logical volume (LV) dari hasil no. 1, kemudian recreate lagi LVnya dengan ukuran sama
    3. Dari shell server target: netcat pipe ke dd langsung tulis ke LV hasil no 2.
    4. Dari shell server source: Jalankan dd dari VPS yang mau dibackup pipe ke netcat yang menunggu di poin no. 3
     
    budiono and andhi like this.
  3. DorManSion

    DorManSion Beginner 2.0

    Messages:
    43
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    thanks Tuan hostune atas sharing pengalaman dalam menggunakan virtualizornya , semoga sharingan Tuan ini berguna untuk orang banyak :) .
     
  4. hostune

    hostune Poster 1.0

    Messages:
    96
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    8
    Centos 6.4 patch

    Bagi yang pakai Centos 6.4, (atau yum upgrade ke 6.4), ada bugs VZ yang harus di patch. Patch attached (rename jadi .php) dan taruh di /usr/local/virtualizor/main .

    Ini akan di patch di Virtualizor 2.2.7 yang akan keluar akhir minggu ini.
     

    Attached Files:

    budiono likes this.
  5. hostune

    hostune Poster 1.0

    Messages:
    96
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    8
    Tambahan undocumented info:

    Buat yang pakai plugin WHMCS nya , pastikan Custom Fields menggunakan nama dan huruf besar/kecil yang sama seperti dijelaskan di dokumentasinya, karena ternyata case sensitive.
     
  6. diskonlagi

    diskonlagi Beginner 2.0

    Messages:
    32
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    mantap nih :)
     
  7. kangguru

    kangguru Poster 2.0

    Messages:
    171
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    18
    Sangat membantu bagi pengguna Virtualizor...
    Buat Tuan CpServ ayo cepet turun gunung, biar tambah komplit neh..
     
  8. arie

    arie Beginner 1.0

    Messages:
    10
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    artikel sangat membantu, ijin bukmak untuk baca2 sekalian ya
     
  9. hostune

    hostune Poster 1.0

    Messages:
    96
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    8
    Virtualizor v2.2.7

    Virtualizor 2.2.7 baru saja keluar, ada beberapa update yang lumayan berguna, setidaknya buat saya :)

    * SSH Backup and Restore
    * Optimized Backup operation for XEN and KVM
    * Admin can disable emails to clients from the Virtualizor Configuration --> Kepake kalau sudah pakai plugin WHMCS

    Lengkapnya di sini:

    http://www.virtualizor.com/blog/?p=292

    thanks
     
  10. sigmabisnis

    sigmabisnis Hosting Guru Web Hosting (Company)

    Messages:
    2,182
    Likes Received:
    144
    Trophy Points:
    63
    saya Boleh tanya ya mas hostune? atau buat rekan-rekan DWH juga mungkin bisa bantu menjelaskan.

    pada vps KVM di virtualizor, Ketika mau create server kan ada pilihan pada menu Advance Option:
    Enable virtio [ ceklist atau tidak ] ?

    Disk Caching:
    - None
    - Writeback
    - Writethrough
    - Default

    I/O Policy:
    - Default
    - Native
    - Threads

    Nah itu bedanya apa saja? dan lebih recommend pakai opsi yang mana saja ya?

    Terima kasih sebelumnya.
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...