Apakah itu NS atau Name Server

Discussion in 'Reseller Web Hosting' started by brian, 8 Nov 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. brian

    brian New Member

    Messages:
    7
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    halo para senior dwh,

    Sy ingin menanyakan perihal NS atau Name server :

    1. Apa sebenarnya NS ?
    2. Apa fungsi dan peranannya ?
    3. Kenapa ada yang punya NS1 - NS2 dan ada yang sampai NS6 , apa bedanya ?

    Sementara itu sahaja...


    Atas perhatian nya saya beserta rakjat Indonesia mengucapkan terima kasih.
     
  2. voezie

    voezie Hosting Guru

    Messages:
    1,771
    Likes Received:
    212
    Trophy Points:
    63
    Hallo Tuan,

    Menurut wikipedia name server adlah sebuah komputer server atau program yang memiliki database domain name dan ip address yang berfungsi untuk menterjemahkan domain name ke ip address, contohnya domain-nya-Tuan.com ada di server 192.168.0.1

    Penggunaan NS lebih dari satu biasanya sebagai clustered dns / load balancing dns yang fungsinya apabila dns server pada ns1 mengalami kesibukan atau tidak dapat diakses, maka otomatis query resolver pada browser akan mengarah ke dns server pada ns2 dan seterusnya.

    Name Server juga dapat diartikan sebagai "Nama Server" dari "DNS Server" sedangkan "DNS Server" inilah yang memiliki database hostname / domain name beserta ip address nya.

    Definisi lengkap dari berbagai sumber:

    http://www.google.co.id/search?hl=id&client=firefox-a&hs=Kch&rls=org.mozilla:en-US:official&defl=en&q=define:Name+server&sa=X&ei=RKfXTKmFGc66cfCxra8L&ved=0CBYQkAE

    Semoga bermanfaat Tuan,
     
  3. brian

    brian New Member

    Messages:
    7
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    misalnya hosting A, dia pasti biasanya meminta kita tolong arahkan ns anda ke ns1.bla.com dan ns2.bla.com , itu artinya ns2 sebagai backup begitu ?
     
  4. voezie

    voezie Hosting Guru

    Messages:
    1,771
    Likes Received:
    212
    Trophy Points:
    63
    Ya, betul Tuan, arahkan domain Anda ke ns1.bla.com dan ns2.bla.com , artinya mengarahkan domain Anda ke dns server ns1.bla.com dan ns2.bla.com baru kemudian dns server tersebut mengarahkan ke ip address web server. untuk ns2 dst. tergantung hostingnya, bisa sebagai backup, bisa sebagai load balancing.
     
  5. galuh82

    galuh82 Hosting Guru Web Hosting (Company)

    Messages:
    2,514
    Likes Received:
    186
    Trophy Points:
    63
    record/alias nggak mesti harus ns1, ns2 dst .. itu hanya untuk membedakan dari segi penamaan host saja bahwa itu adalah dns server/nameserver karena tidak jarang juga yang menggunakan dns1, dns2 dst

    urutan nameserver menentukan, jadi mana yang primary, secondary dst
     
  6. brian

    brian New Member

    Messages:
    7
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    maaf nih masi oon , load balancing nya dalam bentuk apa yah ?, kalo backup kan harusnya kalo server 1 mati dia lsg ke server 2 , kalo misalnya ns ini ?, waduh asli masih bingung banget...., sorry banget yahhh
     
  7. voezie

    voezie Hosting Guru

    Messages:
    1,771
    Likes Received:
    212
    Trophy Points:
    63
    Hallo Tuan,

    Yang Tuan maksud jika server1 mati maka akan beralih ke server2 itu namanya fail over ns, jadi bila ns1 tidak nyambung ke dns server1, maka ns2 yang masih nyambung ke dns server2 yang akan meneruskan query resolver.

    Sedangkan load balancing yang berlaku pada DNS Server, memiliki skema kerja bukan berdasarkan prioritas ns saja, bisa juga berdasarkan route terdekat atau berdasarkan kepadatan traffic jaringan, sebagai contoh:

    Yahoo.Com memiliki 5 NS, yaitu ns1.yahoo.com sampai ns5.yahoo.com

    Mengapa sebanyak itu ?

    Bisa dibayangkan berapa banyak pengunjung yahoo? jika ns-nya hanya dua, apa yang terjadi ? walaupun dengan dua ns sudah cukup untuk system fail over, tetapi yang akan terjadi adalah traffic yang penuh di dns server, sehingga query dari resolver tidak mampu lagi ditangani oleh DNS server, walaupun status server "online" tetapi jika traffic dns server terlalu penuh, maka dijamin domain name yang dituju tidak akan dapat diakses, kecuali langsung menggunakan ip address.
     
  8. brian

    brian New Member

    Messages:
    7
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    ohhh kalau misalnya webhosting gitu ..., kan itu setiap user nya menggunakan NS dari hosting tersebut ..., apakah dengan 2 ns webhosting itu bisa menghandle 200 user misalnya ? dan setiap user pun mempunyai traffic berbeda dlm webnya ...

    Terima kasih :)
     
  9. sigmabisnis

    sigmabisnis Hosting Guru Web Hosting (Company)

    Messages:
    2,184
    Likes Received:
    144
    Trophy Points:
    63
    Ya masih bisa diakses, dengan demikian IP tersebut shared user satu dengan user lainnya. :o
     
  10. PusatHosting

    PusatHosting Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,345
    Likes Received:
    326
    Trophy Points:
    83
    NS1 & NS2 atau pake nama lainya fungsionalitasnya sama saja semuanya identitas untuk DNS server, dimana didalemnya nyipen record2 Domain seperti A, MX, CNAME, NS dll nah record2 tersebut nanti pointing ke IP Server tertentu.

    NS1 dan NS2 itu bisa pointing ke banyak server/banyak akun tergantung recordnya

    Misalkan record A/MX/dll pointing ke ip 12.12.12.123 maka artinya server hosting/email anda berada di IP 12.12.12.123

    pakai 2 NS untuk 200 domain sangat bisa, dan lebih banyak NS lebih baik apalagi server NS itu disimpan di berbagai lokasi berbeda namanya "DNS Clustering"

    Dns Clustering ini bisa dibikin klo cpanell pakai Cpanel dns Only ya kalau Directadmin pakai fitur Multi Server

    tentunya 200 domain/akun punya trafik sendiri2 karena dipointing ke server sendiri2

    kalau Load Balancing Round robin kira2 spt ini http://www.simplefailover.com/scenario3.aspx
    http://zytrax.com/books/dns/ch9/rr.html
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...