Colocation? Step By Step?.

Discussion in 'Bisnis Web Hosting' started by Shout, 29 Oct 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Shout

    Shout Poster 2.0

    Messages:
    192
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    halo senior, mau tanya.

    gmn sih tahap2 colocation, kita siapkan hardware trs bawa ke data center, bayar colok dapet IP trs?.

    misalkan ada hardware failure atau sejenisnya gmn? masa yah saya kudu di datacenter 24jam buat nungguin hardware kalo ada yang failure trs langsung ganti?

    dan mungkin hal2 lain yang harus saya ketahui? step by step?.

    yang kira2 bisa stabil.
     
  2. erwinfa

    erwinfa Apprentice 1.0

    Messages:
    398
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    Biasanya ya, bawa server, isi form, isi perjanjian bila ada, setelah deal, nunggu pihak provider siapkan IP, dll. Baru deh server bisa di colok di kabel networknya, terus setting IP yg dikasih itu di server biar bisa di manage secara remote, dst.

    Kalau colocation, bila ada something wrong ya, tetap menjadi tanggung jawab sendiri untuk mengganti part tsb, kecuali mungkin sudah ada kesepakatan sebelumnya dengan pihak DC, misal karena kantor di luar jakarta, lalu nitip spare part yang memang biasanya sering diganti. Jadi bila ada apa2 dgn server, bisa minta bantuan support untuk replace. Cuman mungkin akan ada tambahan biaya kali :D

    Beda klo misalnya sewa dedicated server, bila ada part yang rusak jadi tanggung jawab si provider.
     
  3. vishualhost

    vishualhost Expert 2.0

    Messages:
    813
    Likes Received:
    80
    Trophy Points:
    28
    betul sekali dengan postingan mas erwin .
    menambahkan untuk lebih enaknya untuk OS bisa di install dulu dirumah dan bisa test2 perform nya sekalian dengan settingan2 partisi sesuai yg kita mau sevbelum nantinya dibawa ke dc yg hanya tinggal config network nya aja .

    untuk cd / dvd installer linux murah kok klo males download paling cuma 10 ribuan .
     
  4. Shout

    Shout Poster 2.0

    Messages:
    192
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    waduw aku ini yang gak tau tentang configuration networknya, gak pernah utak atik yang namanya IP2 gitu.
    minta di settingin pihak DC bisa yah
     
  5. vishualhost

    vishualhost Expert 2.0

    Messages:
    813
    Likes Received:
    80
    Trophy Points:
    28
    untuk setting network iya ini yg settingin pihak dc nya bro
     
  6. idcolo

    idcolo Apprentice 1.0 Web Hosting (Company)

    Messages:
    336
    Likes Received:
    29
    Trophy Points:
    28
    pastinya colo itu perangkat tanggung jawab kita dan Data center hanya menyediakan space saja

    Kalau rumit menurut TS mending cari paket dedicated server saja :) semua menjadi tanggung jawab pihak penyedia tapi pilih yang managed
     
  7. Shout

    Shout Poster 2.0

    Messages:
    192
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    jadi tinggal make aja deh yah.
     
  8. nilamhost

    nilamhost Poster 2.0

    Messages:
    126
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    tergantung bro...tergantung kebijakan perusahaan yg pny DC
    kalo IP,subnet,netmask,DNS sdh disediakan oleh DC dan admin server yang harus configure sendiri
     
  9. voezie

    voezie Hosting Guru

    Messages:
    1,771
    Likes Received:
    212
    Trophy Points:
    63
    Hallo Tuan,

    Sebelum membeli Colocation (untuk web server / cPanel), Yang perlu dipersiapkan mungkin cukup mendasar untuk beberapa hal berikut:

    Software:
    1. Operating System, install dan siapkan OS (Linux (CentOS)/ Windows) di rumah/kantor sebelum membawa server ke data center
    2. Set IP, Subnet Mask, Gateway, Name Server, dan Broadcast Network (Bisa tanya ke data center)
    3. Install dan Setup software yang diperlukan, misalnya cPanel (untuk OS Linux) atau Plesk (untuk OS Windows)
    4. Install dan Setup Remote Server (SSHD untuk Linux atau Remote Desktop untuk Windows)
    5. Test seluruh software dan konektivitas jaringan di rumah/kantor sebelum membawa server ke data center
    6. Semua software tersebut diatas bisa disiapkan oleh data center termasuk setting dan instalasi, tentunya dengan berbagai kebijakan, ada yang gratis dan ada yang mengenakan biaya tambahan

    Hardware (Skema N+1)
    1. Pastikan unit cpu memiliki sirkulasi udara dua arah keluar-masuk
    2. Gunakan redundant power supply (dual power supply) sebagai pencegahan apabila satu power supply jebol, maka akan otomatis switch ke power supply backup
    3. Gunakan Minimal Dua Hard Disk RAID (Bisa SATA atau SCSI)
    4. Gunakan minimal dua lan card untuk backup apabila lan card utama jebol, harga lan card gak seberapa
    5. Mainboard + Processor + RAM kalau ada budget lebih sebaiknya disiapkan untuk backup dan titip di rack data center, apabila terjadi failure, maka tim teknis data center kemungkinan bisa membantu karna semua hardware tersebut telah siap di rack Anda
    6. Apabila tidak ada backup no.5 diatas, siapkan daftar toko komputer yang ready 24 jam dan siap kirim ke data center.
    7. Pengerjaan perubahan (pemasangan / pergantian) hardware totally bisa dilakukan oleh teknisi data center, hanya saja kebijakannya yang berbeda, ada yang mengenakan biaya tambahan dan ada yang gratis, kalaupun kena biaya tambahan, itupun gak seberapa demi kenyamanan Anda, terutama jika Anda diluar kota.

    Untuk Semua Software diatas bisa ente pelajari di komputer sendiri yang terinstall linux (CentOS) ataupun menggunakan Virtual Machine , nantinya ente tinggal remote via SSH Client
    Untuk cPanel akan diberikan lisensi gratis dari cPanel selama 15 Hari

    Semoga bermanfaat Tuan...
     
  10. erwinfa

    erwinfa Apprentice 1.0

    Messages:
    398
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    Khusus no 6 ini emang ada ya.
    Kalau ada sih mantep banget :)

     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...