Rack Server

Discussion in 'Dedicated Server dan Colocation' started by hostmyid, 23 Aug 2013.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. hostmyid

    hostmyid Beginner 2.0

    Messages:
    61
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    8
    Tuan-Tuan yang baik hati, saya lagi butuh pencerahan.

    Saya punya mimpi (rencana) memiliki rack server di provider data center. Namun masih bingung, apa saja yang harus disiapkan dari sisi saya apabila saya memiliki block IP sendiri tentunya selain server?

    Apakah kabling network dan power harus dari penyewa rak?
    Apa saja yang didapat dari provider rack?

    Thank you
     
  2. voezie

    voezie Hosting Guru

    Messages:
    1,771
    Likes Received:
    212
    Trophy Points:
    63
    Diluar server tinggal siapkan router + switch, biasanya kabel network sudah disiapkan koq.
     
    hostmyid likes this.
  3. dikijawil

    dikijawil Apprentice 1.0

    Messages:
    297
    Likes Received:
    49
    Trophy Points:
    28
    salam Kenal Om...,

    jangan lupa siapin duit buat bayar rack dan budget kelebihan listrik tiap bulan... itu menurut saya yang penting..

    he he he .....

    btw salam Kenal(an)
     
    hostmyid likes this.
  4. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    986
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
    Di sisi hardware, mas akan butuh siapkan switch dan routernya. Untuk IP itu, mas sedang mencoba mendapatkan block IP sendiri kah? Atau sudah punya block IP portable dan ingin dibawa ke rack provider?

    Umumnya, kabel network yang diterima hanya 1 kabel yaitu kabel backbone yang menghubungkan rack mas dan switch provider. Untuk kabel2 di dalam rack (kabel dari switch mas ke server-server dan perangkat lain di dalam rack), mas bawa/sediakan sendiri. Di beberapa provider ada yang meminjamkan kabel-kabel network ini (biasanya kabel patch cord sepanjang 1.5 meter - 3 meter).

    Semoga membantu.
     
  5. samwebservice

    samwebservice Beginner 2.0

    Messages:
    42
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    8
    wah ini juga saya penasaran pengen tahu :D
    btw
    maksudnya kelebihan listrik itu gimana ya?
     
  6. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    986
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
    Saya bantu jawab sambil nunggu om dikijawil yah?

    Normalnya, rack akan diberi alokasi standar untuk listrik, misalnya 1000VA (ini lebih kurang bisa dipakai untuk menanggung beban ~800watt - 900watt, tapi untuk lebih mudahnya anggap saja 1000VA itu sama dengan 1000watt, walaupun kenyataan tidak). Nah, penyewa rack, biasanya berusaha untuk menjejalkan sebanyak mungkin server ke dalam rack, selama spacenya masih memungkinkan (namanya juga usaha kan yah? Kalo bisa untung segede2nya :D). Sekarang, anggap lah pelanggan sewa rack dengan ukuran 40U, sementara semua server yang dimasukkan ke rack itu punya ukuran yang sama misalnya 2U. Setelah dipotong space untuk router dan switch yang masing-masing adalah 1U, maka ada sisa space dirack sebesar 38U. Seharusnya, ini bisa untuk menampung 19 server, bukan?

    Tapi, sekarang coba dihitung kebutuhan listrik untuk menghidupkan 19 server itu. Anggap saja setiap server dipukul rata butuh 150watt. Maka untuk menghidupkan 19 server itu, pelanggan akan butuh 2,850watt. Karena pelanggan hanya menerima listrik 1000watt dalam paketnya, dia harus upgrade daya listrik untuk rak tersebut sebesar 1,850watt. Biaya untuk menanggung tambahan daya 1,850watt inilah yang disebut "budget kelebihan listrik". CMIIW.

    Semoga bisa menjelaskan. Kang dikijawil, sok atuh ditambahin yang kurang2 :)
     
  7. samwebservice

    samwebservice Beginner 2.0

    Messages:
    42
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    8
    wah mengerti om
    tp kalau misalnya kita kelebihan listrik gitu apa perlu nambah kabel lagi untuk listrik?
    atau sudah disediakan sama datacenternya?
    sama agak oot dikit :D
    itu rack server yg 40u dsb bisa dipasangin server tower ga yah?
    maap kalau rada oot :D
     
  8. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    986
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
    Biasanya pakai kabel yang sama. Kabel itu biasanya bisa untuk melewatkan daya 3-4 kali daya default yang dibundle ke paket, bahkan mungkin lebih. Tinggal naikkan dayanya aja. Persis kayak listrik di rumah, kabel dari PLN biasanya juga ngga' ganti kan waktu tambah daya? :)

    Tentu saja bisa. Dimasukin orang aja bisa koq :) *serius* Biasanya, server mid-tower itu bisa masuk dengan cara dimiringkan/ditidurkan (untuk menghemat space). Kalau ditidurkan, biasanya akan makan space 5U (lebar rata2 case mid-tower adalah 19cm, 1U = 4.4cm/44mm). Kalau mau pakai mid-tower, berarti kira2 bisa sampai 7 server tuh. Kalau casingnya pakai yang full tower, ngga' bisa ditidurkan. Ini akan buang space sisa banyak sekali.
     
  9. dikijawil

    dikijawil Apprentice 1.0

    Messages:
    297
    Likes Received:
    49
    Trophy Points:
    28
    saya tambahin dikit yah..., betul sekali kata om Perdanahost...

    tapi pengalaman yang kami alami adalah puter otak/peras baju supaya pelanggan nambah dan pada betah...

    Inti dan prinsipnya kalo mau usaha sendiri jangan setengah2...., nanti report ditengah jalan....

    Kalkulasi penting tapi jangan terjebak disana.. dan jangan takut mencoba karena tidak bisa, kalo kaya begitu tidak akan bisa2...

    prinsip nyari rizki dimanapun buat saya sama
    1. Niat
    2. Tekad
    3. Usaha
    4. Berdoa
    5. Tawakal

    Mangap kalo kagak nyambung dengan PLN, BW ama rack server.. he hehe

    salam
    ABBH
     
  10. perdhanahost

    perdhanahost Expert 1.0

    Messages:
    986
    Likes Received:
    147
    Trophy Points:
    43
    Nahhhhh.. dua baris ini bener banget! Nonjok abisss! :113:
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...