Tentang iotest

Discussion in 'VPS (Virtual Private Server)' started by cerangapan, 12 Apr 2013.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. cerangapan

    cerangapan Beginner 1.0

    Messages:
    16
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    3
    Tuan2 saya mau nanya, saya baru saja beli vps kvm (biasanya saya pilih openvz).
    Di vps yang baru ini saya baru test kecepatan hardisknya (i/o test) rata2 cuma 50-60 MB/s sedangkan di openvz yang biasanya saya punya rata2 diatas 100 - 400 MB/s.

    Dan yang membuat saya ragu dengan vps kvm ini setiap saya melakukan iotest berkali kali dengan

    "dd if=/dev/zero of=iotest bs=64k count=16k conv=fdatasync && rm -rf iotest"

    Load cpu vps dari yang sebelumnya idle, langsung naik loadnya jadi 1 - 3.

    Menurut Tuan2 yang sudah berpengalaman dengan dunia vps, kira2 vps seperti ini masih layak pakai atau meragukan karena dengan kondisi belum terisi apa apa dan baru iotest saja sudah mengalami load naik bagaimana jika nanti sudah terbebani dengan trafik dan aplikasi lain.

    Detail vps
    Ram 1GB swap 1GB
    HD 80GB
    CPU 2 core (3,4Ghz) intel xeon 4096 cached
    virtualisasi kvm


    Mohon pendapatnya secara fair ya. terimakasih.
     
  2. arieonline

    arieonline Expert 1.0

    Messages:
    886
    Likes Received:
    127
    Trophy Points:
    43
    menurut pengalaman pake kvm, kemungkinan ada bbrp hal:
    1. bisa jadi dilimit i/o oleh provider
    2. bisa jadi ada vps tetangga yg satu node ada yg i/o intensive (macem torrent)
    3. bisa jadi kvm nya belon di set virtio

    but, write 50 - 60 MB/s itu udah cukup utk kebanyakan website lho
     
  3. cerangapan

    cerangapan Beginner 1.0

    Messages:
    16
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    3
    Lantas bagaimana dengan kondisi load cpu yang sudah naik 1-3 ketika proses cek iotest.
    vps ini rencananya saya buat shared hosting kecil-kecilan, apakah nanti tidak sering terjadi load tinggi, asumsi saya nih vps masih kosong dan baru iotest saja load cpu sudah naik bagaimana jadi 3 padahal cpu core cuma 2, bisa2 nanti baru terisi 10 account saja sudah kolaps nih vps.
     
  4. GriyaHosting

    GriyaHosting Expert 1.0

    Messages:
    966
    Likes Received:
    76
    Trophy Points:
    28
    Harddisk sata II atau III tanpa di raid, fisik, tanpa di virtualisasi itupun paling hanya nyampe 30-70 MB/s lho :p
    Selama masih diatas 30 MB/s masih dapat ditolerir untuk VPS,
    Faktor IO itu tidak hanya dari virtualisasi baik openvz, xen atau kvm, namun perlu dipertimbangkan juga jenis Harddisk nya apa (Sata, sas, ssd, dll), raid atau tidak, raid software atau hardware, jenis raid card hardware, memory di raid card, menggunakan raid level berapa, apabila di raid jumlah array nya berapa, menggunakan write cache atau write back, apabila di kvm menggunakan virtio atau tidak, jadi tidak bisa di vonis hanya berdasar openvz atau kvm.

    KVM adalah virtualisasi berbasis hardware, sedangkan openvz hanya berbasis software, itu sendiri sudah berbeda, apakah i/o dilimit di node atau tidak. Apakah user lain sedang menggunakan I/O berlebih atau tidak, perlu di ingat bahwa openvz itu adalah container seperti shared hosting, berbeda dengan xen hvm ataupun kvm dimana limitasi ada di hardware.

    Mengapa cpu load naik ?, baik di openvz ataupun virtualisasi lainnya, proses penyimpanan data akan tetap melalui proses di prosesor/cpu (I-P-O), jadi prosesor turut bekerja dalam hal ini, ketika iotest maka akan menulis data ke disk dan karena melalui proses di prosesor, maka perlu di cek juga jenis prosesor nya bagaimana, apakah oversell atau tidak di node, jumlah core prosesor node berapa, client yang sudah menggunakannya berapa dll,

    Untuk masalah client website 1-10, itu tergantung juga, proses apa yang akan dijalankan oleh website tersebut, terutama dalam menjalankan database seperti mysql, dia akan menguras resource i/o, bahkan pengalaman teman saya dengan dedicated cpu 32 core, ram 64 gb, 4 hdd SAS raid 10 hardware dengan writeback cache 512mb, masih kolap juga untuk 5 client website dengan menjalankan read/write mysql terutama sequential writing.

    CMIIW :)
    Salam,
     
  5. cpserv

    cpserv Expert 1.0

    Messages:
    866
    Likes Received:
    123
    Trophy Points:
    43
    sekedar tambahan aja, dd test itu cuma buat ngetest sequential hard disk aja (itu kenapa di SSD resultnya bisa sampe 1000MB/s), dan itu juga benchmark yg masih diperdebatkan karena ga pernah dipake didunia nyata. yang saya inget itu trend dd test menjadi famous karena BuyVM di LEB, saat itu BuyVM dianggap sebagai role model perusahaan lowend yg sukses jadinya orang2 berlomba buat gede2an dd test result.

    Klo mau jujur saya sebagai provider sedikit sakit hati sama dd test ini, dulu pernah saya "nangkep" client yg ngejalanin dd test setiap 10 menit sekali, hal ini bikin I/O node server saya babak belur, saya tanya alesannya kenapa dia jawab dengan enteng "biar ketawan klo dibawah 150MB/s mau saya protes".

    Sebetulnya ga ada masalah dengan dd test klo cuma buat sekedar benchmark asal bukan buat dijadikan patokan utama. Mungkin selain dd test bisa juga pake ioping, karena selain lebih "hemat" I/O ioping juga bagus buat ngecek latency hard disk (ini cukup penting buat program baca tulis yg terus menerus seperti mysql).

    Balik ke pertanyaan asal :

    50-60 MB/s saya rasa masih cukup banget buat website2 idle - moderate. klo udah heavy mungkin bisa dipikirkan kembali.

    KVM vs OpenVZ resultnya beda jauh, itu karena OpenVZ bersifat Container, filenya tetep di dalam plain partition. Klo KVM dibuat dari partition manager namanya LVM, seinget saya LVM masih bermasalah sama kernel 32 dan ext4.

    load naik, ya karena itu, nodenya terbebani dengan dd test tadi, processornya jadi ngantri buat baca tulis ke hard disk dan/atau instruksi masuk buat diproses (ini yg dibilang ganggu tetangga sebelah)
     
  6. diskonlagi

    diskonlagi Beginner 2.0

    Messages:
    32
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    60MB untuk dd test itu sudah bagus kok mas, lagipula dd test tidak menggambarkan real world nantinya, mungkin bisa di tambahkan hasil test dengan UnixBench, dan juga dibandingkan hasilnya dengan nilai pada # cat /proc/user_beancounters | grep -E '(uid|physpages|oomguarpages)'

    sebagaimana kita tahu, swapping sangat mempengaruhi performa.
     
  7. sentabi

    sentabi Expert 1.0

    Messages:
    681
    Likes Received:
    35
    Trophy Points:
    28
    ngapain sering-sering di test ? yang ada malah hasilnya akan makin buruk, bayangkan ada 4-5 orang di node tersebut yang sama seringnya dengan anda mengeksekusi perintah tersebut, pasti jadi super duper lambat kan.

    kalo bagi saya 40MB/s juga lebih dari cukup, dengan harga standar jangan harapkan sesuatu yang powerfull :)
     
  8. cerangapan

    cerangapan Beginner 1.0

    Messages:
    16
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    3
    Trims atas tanggapannya semua. sementara saya cukup paham dengan penjelasannya :)
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...