ASK-Cara anda memanage pembukuan hosting

Discussion in 'Bisnis Web Hosting' started by adi cius, 22 May 2015.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. adi cius

    adi cius Apprentice 1.0

    Messages:
    270
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    18
    Halo mastah.
    mau tanya donk. bagai mana anda memanage pembukuan anda.
    apakah manual atau menggunakan software?
    Ada tidak modul yang digunakan di whmcs untuk memanage pembukuan. soalnya pengeluaran kan tidak hanya hosting saja. Bahkan yang repot seperti jual beli paypal dg rate yang naik turun.

    Tolong dong share pengalamannya untuk mengelola keuangan hosting nya.

    terimakasih
    salam
     
  2. mgilank

    mgilank Apprentice 1.0

    Messages:
    262
    Likes Received:
    34
    Trophy Points:
    28
    Excel mas, ada juga yg pakai Quickbooks untuk akunting nya
     
  3. adi cius

    adi cius Apprentice 1.0

    Messages:
    270
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    18
    sayang juga ya whmcs blm ada modulenya. mungkin bisa digunakan untuk yang bs buat module di whmcs.
    Pasti kan enak tuh kalau pembukuan terintegrasi di whmcs.
    bisa langsung dapet keuntungan dll. trus nambah biaya non hosting kaya promo dll. Trus ada perhitungan pajaknya. mantab tuh
    hahaha
     
  4. masiqbal

    masiqbal Expert 2.0

    Messages:
    863
    Likes Received:
    249
    Trophy Points:
    43
    ide buat pengembang plugin billing system tuh...
     
  5. SulisSoft

    SulisSoft Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    1,265
    Likes Received:
    361
    Trophy Points:
    83
  6. adi cius

    adi cius Apprentice 1.0

    Messages:
    270
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    18
  7. dhyhost

    dhyhost Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,932
    Likes Received:
    614
    Trophy Points:
    113
    saya sih masih dkit, jadi masih bisa dicatat saja :D
     
    adi cius likes this.
  8. adi cius

    adi cius Apprentice 1.0

    Messages:
    270
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    18
    ya om. memang sangat disayangkan. kenapa kok dari hasil penelusuran saya, kok jadinya malah lebih enak manual di catat sama orang.
    Saya lihat untuk penggunaan auto diatas selain mahal, yang paling gak saya suka ternyata tidak full suport whmcs punya hoster indonesia.

    kashflow terutama, konversinya juga cuma 5 angka dibelakang koma untuk multi currency.
    Nah rata2 juga gak support 2 mata uang, dalam artian semua mata uang akan dikonversi ke rupiah dengan rate yang telah ditentukan.
    Menurut saya lebih enak seperti whmcs, dimana dia membedakan antara mata uang satu dengan yang lain. otomatis, terlihat ada total balance di 2 mata uang dihalaman whmcs.
    Jika semua mata uang dikonversi otomatis, repot juga, padahal rate kan naik turun. kita juga gak tau mau nukerin dollar ke rupiah kapan, atau sebaliknya.

    Untuk sementara enakan pake excel dengan dibuatkan rumus dan memisahkan pembukuan 2 mata uang.jadi sperti punya dua rekening, yang satu rupiah yang satu dollar.

    nah jika ada temen2 yang punya ide lain yang sudah diterapkand dan lebih effisien, mohon di shared ya.
    thanks
     
  9. dhyhost

    dhyhost Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,932
    Likes Received:
    614
    Trophy Points:
    113
    untuk income saya masih pakai konversi otomatis dari whmcsnya, dan biaya saya catat manual berdasarkan kurs yang ada.. .ini memang tidak akurat, pasti ada margin errornya karena masih dilakukan sendiri :(
     
  10. adi cius

    adi cius Apprentice 1.0

    Messages:
    270
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    18
    Kalau lebih memilih konversi otomatis bisa pakai software pak enak.

    Tapi mungkin saran buat saya sendiri dan yang lain. Saya memilih punya dua mata uang pembukuannya. Jadi saat anda merupiahkan dollar, maka posisi keluar dari rekening USD, sedang pembukuan IDR masuk.
    Sebaliknya sama, Saat beli dollar, maka pembukuan USD masuk pembukuan IDR keluar.

    Menurut saya bisa meminimalisir margin error. Nah saya belum nemu tuh software(online) yang bisa menggunakan 2 mata uang. jadi konversinya manual. Margin error sangat krusial jika sudah menjadi berbadan hukum dengan lebih dari satu investor misalkan.
    Kira2 gimana ya temn2 yang target marketnya juga international? apa yang mereka lakukan untuk pembukuannya?

    yang saya tau, lebih dari 80% perusahaan bangkrut karena manajemen yang kurang baik. Mudah2an dengan sharing masalah pembukuan bisa memperbaiki manajemen pemula seperti saya ;)
    Thanks
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...