Borosnya Air Akibat Penggunaan Internet

Discussion in 'The Cafe' started by Tirah Wawas, 6 Oct 2016.

Tags:
Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Tirah Wawas

    Tirah Wawas Poster 2.0

    Messages:
    129
    Likes Received:
    10
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]

    Jakarta – Tahun lalu sebuah pernyataan disampaikan oleh para peneliti dari Imperial College London bahwa diperlukan sebanyak 200 liter air untuk mengunduh sebuah file yang berukuran satu gigabyte (GB). Seperti dilansir dari Kompas Tekno.

    Tentunya ini sebuah pernyataan yang cukup membuat heran dan bingung kebanyakan orang. Bisa dibayangkan apabila tahun 2015 saja para pengguna smartphone di Eropa Barat setiap orangnya menggunakan 1,9 GB data tiap bulannya. Bahkan berdasarkan data dari Ericsson, di Amerika jumlah penggunaan internet mencapai 3,7 GB tiap bulannya untuk setiap pengguna smartphone. Kalau dihubungkan dengan penggunaan air, sudah tentu kita bisa bayangkan berapa jumlahnya.

    Latar belakang kenapa air menjadi boros akibat penggunaan internet adalah karena sebuah pusat data (data center) terdiri dari server yang merupakan komputer yang membutuhkan pasokan listrik yang banyak dan juga menghasilkan panas yang sangat besar. Mungkin hal ini tidak terpikirkan ketika Anda mengakses jejaring sosial, melakukan pengiriman e-mail, menonton video streaming dan juga saat membaca artikel ini.

    Itu adalah proses dari perjalanan data, saat Anda mengakses e-mail melalui komputer ataupun smartphone dari mana saja, maka secara otomatis Anda akan mengakses sebuah pusat data. Disanalah sebenarnya data – data e-mail Anda tersimpan bukan di hard disk atau di memori smartphone Anda.

    Jadi air merupakan komponen yang sangat penting agar pusat data dapat beroperasi dengan baik, karena air akan menjaga pusat data tetap sejuk. Disamping itu penggunaan listrik dengan jumlah yang cukup besar diperlukan agar komputer – komputer tersebut dapat berfungsi.

    Bora Ristic, salah seorang peneliti dari Imperial College telah mengingatkan mengenai hal ini. Menurut Ristic penelitian mengenai penggunaan jumlah air untuk kebutuhan di pusat data tersebut bisa diturunkan menjadi satu liter per gigabyte. Namun, disini perlu ditekankan bahwa para peneliti sendiri belum melakukan penelusuran untuk sumber air yang digunakan.

    “Penelitian awal sangatlah berguna untuk mengetahui skala masalah,” ujar Bill Thompson seorang ahli teknologi seperti dikutip Tekno Kompas.

    “Sangat sulit mengubah tingkah laku konsumen, yang Anda inginkan adalah perubahan tingkah laku pihak yang menjalankan data center,” tambahnya.

    “Sulit dibayangkan jika saya jadi takut streaming video hanya karena saya mencemaskan konsumsi air. Bisa-bisa saya memilih layanan hosting video yang mengklaim dirinya sadar lingkungan,” jelasnya.
     
  2. pangeran1995

    pangeran1995 Hosting Guru

    Messages:
    1,352
    Likes Received:
    105
    Trophy Points:
    63
    saya pikir datacenter hanya menggunakan angin turbin itu..
    untuk membuang panasnya
     
  3. UNMETERED

    UNMETERED Apprentice 2.0

    Messages:
    530
    Likes Received:
    85
    Trophy Points:
    28
    Mungkin lebih tepatnya boros nya biaya pengeluaran... Namun jika dapat pemasukan & pendapatan yang cukup besar, tidak dapat dikatakan boros.
     
  4. zens

    zens Beginner 2.0

    Messages:
    25
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    3
    bumi kita ini kan 70,8% nya adalah air jadi kayaknya masih cukuplah untuk mengcover datacenter tetap sejuk :D
     
  5. UNMETERED

    UNMETERED Apprentice 2.0

    Messages:
    530
    Likes Received:
    85
    Trophy Points:
    28
    Betul sekali, jumlah total air di dunia masih tetap sama, sama seperti zaman nenek moyang kita dulu
    Volume air di bumi masih tetap sama, total volume air di bumi sekitar 1.332.000.000 km3. Dan volume air ini akan tetap dan tidak akan pernah habis, setidaknya hingga jutaan tahun ke depan. Adapun naik/turunnya volume air hanyalah sebuah proses hidrolisis.
     
    zens likes this.
  6. pangeran1995

    pangeran1995 Hosting Guru

    Messages:
    1,352
    Likes Received:
    105
    Trophy Points:
    63
    airnya air apa dulu.
    air bersih air kotor??
    air laut bisa di minum?? hehe

    kalo semisalkan pabrik mengambil air bersih di dalam tanah itu jelas akan habis. kecuali dia ngambil di sungai
    pertanyaan simplenya. pabrik rata2 ngambil dimana??
    sepengalaman saya dia ngambil dari air bersih yg ada di dalam tanah. dan tiu membuat air bersih habis
     
  7. mlxjakarta

    mlxjakarta Hosting Guru Web Hosting (Company)

    Messages:
    1,104
    Likes Received:
    97
    Trophy Points:
    48
    mungkin bisa dibuat sekalian pengolahan airnya di dekat data center, air yang sudah dipakai diolah kembali untuk digunakan kembali
     
  8. pangeran1995

    pangeran1995 Hosting Guru

    Messages:
    1,352
    Likes Received:
    105
    Trophy Points:
    63
    tapi biasanya kaya gitu butuh mesin dan biaya yg cukup tinggi
    karena kota saya industri.untuk limbang dibuang disungai.. hehe kalo kata perusahaan "menghemat anggaran"
     
  9. dhyhost

    dhyhost Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,932
    Likes Received:
    614
    Trophy Points:
    113
    air memang tidak pernah habis, tapi air bersih bisa habis
    jadi inget ini
     
  10. PadjajaranHost

    PadjajaranHost Expert 2.0

    Messages:
    903
    Likes Received:
    107
    Trophy Points:
    43
    Iya benar, tapi kayanya sedikit dah data center yang pakai air kaya gini
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...