Private Server Status Addon untuk WHMCS

Discussion in 'Software Hosting dan Control Panel' started by perihost, 23 Mar 2015.

?

Apa module ini bermanfaat untuk anda?

  1. Ya

  2. Tidak

Results are only viewable after voting.
Thread Status:
Not open for further replies.
  1. perihost

    perihost Beginner 2.0

    Messages:
    15
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Hallo, selamat pagi semua...

    Kali ini saya mau share hasil iseng-iseng nih.
    Semua sudah pada tahu fitur Network Status yang ada pada whmcs kan?
    Nah, yang akan saya share disini adalah module untuk whmcs yang mirip dengan fitur network status
    hanya saja lebih private, oleh karena itu saya berikan nama Private Server Status.

    Kenapa bisa lebih private?
    Karena client hanya dapat melihat status server yang sudah di inputkan oleh client itu sendiri ataupun admin whmcs. so, modul ini berbasis front and back-end.

    Bagaimana mengenai keamanan pada modul ini?
    Untuk masalah keamanan, developer manapun pasti tidak dapat menjamin 100%. (ini sih pendapat saya)
    Oleh karena itu tuhan menciptakan freeware, opensource, alpha/beta version dkk untuk menguji dan/atau
    menemukan error pada sebuah program.
    Jadi saya mohon sekali pada teman-teman dwh yang mencoba/menggunakan module ini dan menemukan error,
    mohon untuk menghubungi saya (sebaiknya tidak melalui thread ini / dalam bentuk terbuka).
    Semakin banyak error yang di temukan, semakin besar pula ilmu yang saya dapat : D

    Berikut screenshot modul private server status :
    Halaman admin
    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]

    Halaman client dari berbagai tema yang saya punya
    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]

    Dari screenshot diatas tentu anda bisa memperkirakan fitur dan fungsi apa saja yang ada pada modul ini.
    Tapi tidak ada salahnya jika sedikit saya perjelas lagi : D

    Fitur Private Server Status v1.0
    # Halaman client
    -- Input server beserta port nya
    -- Melihat status sever yang sudah di inputkannya
    -- Menghapus server yang sudah di inputkannya
    -- Support multi bahasa

    # Halaman admin
    ## Setting
    -- Menentukan modul aktif atau tidak
    -- Menentukan jumlah host/server yang dapat di inputkan oleh setiap client
    -- Menentukan atribut class (tabel, field, tombol, label online dan offline) untuk UI client
    -- Menentukan host dan port yang tidak diperbolehkan untuk digunakan client
    ## Non-setting
    -- Melihat semua daftar server yang ada
    -- Mencari server by client name, host name, host, dan port.
    -- Menghapus salah satu atau semua server yang ada
    -- Menambahkan host/server dan port pada client tertentu ;validasi limit, host, dan port dimatikan
    -- Scan port berdasarkan range port atau port tetap

    Kira-kira seperti itulah fungsinya.

    Untuk default tampilan client, saya menggunakan class dari bootstrap.
    Anda dapat menggunakan class sesuai dengan tema yang anda gunakan,
    atau mungkin anda dapat tweaks sendiri, misalnya :
    - class yang anda inputkan pada halaman setting module adalah " style="style-saya:value;style-kamu:value"
    - mengubah / menambahkan selector, declaration, property, dan value pada css anda.
    - mengubah langsung melalui smarty
    - mengubah melalui lang file

    Untuk multi bahasa sudah saya sediakan bahasa Indonesia dan english,
    mungkin bahasa dari saya kurang baik, anda dapat mengubahnya sendiri pada folder lang/ (setelah folder privateserverstatus).
    Jika ingin menambahkan bahasa, cukup dengan men copy salah satu file dalam folder lang kemudian rename
    menjadi nama negara/bahasanya sesuai dengan file yang ada pada folder lang setelah root dan jangan lupa mengedit value pada file yang ingin anda ubah/tambahkan bahasa.

    Jika anda tidak ingin ada inputan dari client, anda cukup menetapkan limit pada setting menjadi 0,
    dengan begitu module tetap aktif tetapi hanya anda yang dapat menambahkannya.

    Tutorial instalasi sudah saya sertakan dalam file.
    Module ini berjalan pada url : http://www.domain.com/whmcs-path/index.php?m=privateserverstatus
    silahkan menambahkan url tsb pada menu whmcs anda.

    #####################################################################################

    Jika mendapatkan masalah, bisa sama-sama kita diskusikan di thread ini.
    Jika ingin memberikan masukkan atau melaporkan error sebaiknya melalui media yang lebih tertutup.

    Salam dan terimakasih sudah meluangkan waktunya.

    Virus Total:
    https://www.virustotal.com/en/file/...9b709dce68c2c9fc19d66347/analysis/1427068893/

    Download:
    https://www.perihost.com/clients/downloads/5/WHMCS
     
  2. PusatHosting

    PusatHosting Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,345
    Likes Received:
    326
    Trophy Points:
    83
    Wah ini bagus, Tapi sayanya saya tidak berencana pasang seperti ini saat ini.
     
  3. perihost

    perihost Beginner 2.0

    Messages:
    15
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Iya mas, menyesuaikan saja dengan kebutuhan.
     
  4. dhyhost

    dhyhost Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,950
    Likes Received:
    615
    Trophy Points:
    113
    jadi ini kliennya nanti bisa tambah/add monitoring sendiri?
     
  5. Mylo Sepz

    Mylo Sepz Apprentice 2.0

    Messages:
    532
    Likes Received:
    59
    Trophy Points:
    28
    kelihatnnya sih begitu mas :D

    apakah ada peringatan ke kostumer kalo webnya down? seperti sms atau email? kalo belum ada tolong di tambahkan #walaupun saya gak pake whmcs :D
     
  6. perihost

    perihost Beginner 2.0

    Messages:
    15
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    @dhyhost: betul sekali mas, client dapat menambahkan sendiri.

    @Mylo Sepz: saya juga sempat berpikir seperti itu, jadi seperti service dari monitis.
    tapi sepertinya itu sangat menguras resource karna harus mengecek secara real time, apalagi kl harus menampilkan grafik. wow pasti db nya sangat besar.
    1.000 member x 2 server x 50 byte = 100.000 byte / prosesnya. kl untuk dedicated sih mungkin nggak terlalu jadi masalah, tapi sayangnya penyedia host di Indo masih banyak yang memakai shared yang harus menjaga perasaan tetangganya.
     
  7. Mylo Sepz

    Mylo Sepz Apprentice 2.0

    Messages:
    532
    Likes Received:
    59
    Trophy Points:
    28
    kalo mau sih pake clone mysql nah nanti eksekusi pengecekan server dan sms itu di server cloning, jadi server utama hanya menampilkan. itu cuma saran aja sih :D
     
  8. sentabi

    sentabi Expert 1.0

    Messages:
    681
    Likes Received:
    35
    Trophy Points:
    28
    pake solusi lain. misalkan mail listnya di outsource ke mandrill, atau sejenisnya
    ketika server down, kirim pesan ke mandrill, biar pesan ke semua user yang subscribe ke mailing list tersebut dikirimin email. Hemat resource dan menjaga IP tetap cantik.

    disisi lain buang-buang waktu dan bikin user panik :) karena kalo salah-salah pengecekannya langsung di 'blast' email ke klien makin banyak email support yang harus di balas.
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...