[Share] Linux KVM di Virtualizor

Discussion in 'VPS (Virtual Private Server)' started by nicosoftmedia, 6 Jun 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. nicosoftmedia

    nicosoftmedia (RIP) Community Guide

    Messages:
    2,025
    Likes Received:
    34
    Trophy Points:
    48
    Hallo,

    Saya sekarang lagi coba install Linux KVM dengan Virtualizor.
    Namun, pada saat instalasi ada beberapa error yang dijumpai :

    Ada yang pernah mengalami masalah ini ?

    Instalasi berhasil dan berjalan normal.
    Lalu coba membuat VMnya dan berhasil. Namun kendala berikutnya muncul dengan tidak mau UPnya VM tersebut. Setelah di telusuri ternyata interface viifbr0nya tidak ada. Saya mencoba jalankan "service virtualizor restart" dan hasilnya :

    Terlihat diatas Eth1nya sebagai default Ethernet dan Eth0 untuk ke jaringan LAN data center.

    Apa ada yang bisa bantu ? :)

    Trims.
     
    Last edited: 8 Jun 2011
  2. cpserv

    cpserv Expert 1.0

    Messages:
    866
    Likes Received:
    123
    Trophy Points:
    43
    udah saya balas yah di forumnya virtualizor. :p mudah2an bisa membantu..

    bikin file config baru buat viifbr0.. kira2 kayaq begini.. saya ga pasang gateway di file ifcfg, tapi langsung ke /etc/sysconfig/network

    ifcfg-viifbr0
    Code:
    DEVICE=viifbr0
    Type=Bridge
    BOOTPROTO=static
    IPADDR=112.12.12.12
    NETMASK=255.255.255.0
    #GATEWAY=112.12.12.11
    ONBOOT=yes
    ifcfg-eth1
    Code:
    DEVICE=eth1
    TYPE=Ethernet
    HWADDR=00:25:90:0C:39:3D
    ONBOOT=yes
    BRIDGE=viifbr0


    edit: itu yg vgdisplay ga masalah koq.. itu bug salah baca doank atau obsolete gitu.. sama kayaq kasus php yg dulu.. ga bisa baca "#" lagi,, maunya baca ";"
     
    Last edited by a moderator: 6 Jun 2011
  3. nicosoftmedia

    nicosoftmedia (RIP) Community Guide

    Messages:
    2,025
    Likes Received:
    34
    Trophy Points:
    48
    Ternyata orang yang sama di Forum Virtualizor :4:.

    Sudah saya coba dan berjalan lancar. Ini saya lihat metodenya mirip sekali seting bridge di SolusVM.
    Sekali lagi terima kasih atas jawabannya. :).
     
  4. cpserv

    cpserv Expert 1.0

    Messages:
    866
    Likes Received:
    123
    Trophy Points:
    43
    sama2 bos.. :D

    itu ipnya diapus aja klo gamau ada yg liat.. situ kan yg berwenang.. saya ga bisa ngedit lagi.. (malu)

    sebenernya sih si virtualizor "MAUNYA" pake virtual bridgenya,, tapi sampe uban numbuh 3 biji dirambut ga mau jalan2.. jadi akhirnya ya dipaksa pake cara itu.. kayaqnya sih developernya agak ngeyel dibilangin, udah berkoar2 di support ticket masih aja ga ditanggepin -__-" ni sekarang bandwidth monitornya ngaco, testbed vps saya udah kedetect 93TB bulan ini.
     
  5. nicosoftmedia

    nicosoftmedia (RIP) Community Guide

    Messages:
    2,025
    Likes Received:
    34
    Trophy Points:
    48
    Walaupun agak menyusahkan tapi setidaknya lebih baik daripada yang lain.
    Saya sudah coba banyak Linux KVM control panel namun hanya Virtualizor yang cocok untuk memulai Linux KVM.
    Oh ya, saya lihat cara kerja Linux KVM ini mirip dengan OpenVZ ya ?
    Terlihat di monitoring nodesnya proses yang dipakai oleh setiap VMnya.
    Cuma disana hanya terlihat proses per VM bukan per usernya. Kalau di OpenVZ kan terlihat per user :).
    Boleh tau bro, apa perbedaan yang mendasar antara Xen HVM dengan Linux KVM ?
     
  6. cpserv

    cpserv Expert 1.0

    Messages:
    866
    Likes Received:
    123
    Trophy Points:
    43
    maap agak lama balesnya.. ada kunjungan singkat. :p

    paling mendasar dari KVM vs Xen HVM:

    Memory allocation. Xen HVM setiap create VM pasti memory utama diambil sesuai dgn memory si VM (kecuali klo pake ballooning driver). misal sisa memory utama 1024 trus kita create vm 128. sisa memory utama jadi 1024-128-shadow_memory(biasanya 8). <--- ini yang kejem. :p
    sedangkan klo di KVM kita bisa overcomitting memory (mirip2 OpenVZ/Xen PV) +1 buat disini, soalnya jujur, blom pernah saya liat ada server/komputer yg bener2 ngabisin memory, jadi ga banyak buang resource percuma.

    Xen HVM itu monolitik hypervisor, dia masih pake domain 0 (node) buat management (scheduling) semua driver (network, dll). jadi langkah prosesnya agak "kejauhan"
    gambarannya kayaq gini :
    domU -> VM scheduler -> dom0 kernel space -> dom0 user space -> dom0 kernel space -> VM scheduler -> domU

    sedangkan klo di KVM dia lebih kayaq semi monolitik, kira2:
    VM -> Linux kernel space -> Linux user space -> Linux kernel space -> VM

    diliat dari jumlah proses bisa keliatan siapa yg paling cepet ya dia yg paling sedikit. :D klo punya KVM sama HVM silahkan dicoba deh,, buka VNC viewer, reboot masing2 VM, diliat siapa yg paling cepet bolak balik masuk login console. disini sih KVM yg paling cepet. hehehe disk i/o benchmark, pi (3,14 atau 22/7) benchmark, unixbench. sekitar 15-20% bedanya sama HVM.
     
  7. nicosoftmedia

    nicosoftmedia (RIP) Community Guide

    Messages:
    2,025
    Likes Received:
    34
    Trophy Points:
    48
    Terbukti memang KVM lebih cepat bolak baliknya ketimbang Xen HVM. Mantap.
    Lalu di KVM pada saat reboot VNC Viewernya tidak close. Cara kerjanya memang sama seperti IP/KVM.
    Saya berharap kedepannya Virtualizor bisa menyediakan fitur tambahan seperti Secondary Storage yang menghubungkan banyak storage sehingga bisa menuju cara kerja cloud server sepenuhnya :).
     
  8. cpserv

    cpserv Expert 1.0

    Messages:
    866
    Likes Received:
    123
    Trophy Points:
    43
    iya, sama satu lagi yg ketinggalan.. KVM pake kernel generic.

    itu juga yg bikin VNC-nya ga ngeclose.. karena dia sbenernya restart cuma sebatas kernel, semua control driver langsung dari kernelnya. ga kayaq HVM yg contoh diagram jeleknya ada diatas itu. :p menjanjikan banget koq KVM ini, Xen semakin ditinggal terutama yg HVM karena berbagai macam alasan (beberapa udah saya sebutin diatas). sama satu lagi, coba mainan LXC deh.. calon2 pengganti OpenVZ tuh. 11 12 lah mereka berdua. hehehe

    KVM & LXC = kernel native/generic.

    Vmware, OpenVZ, Xen = recompiled.
     
  9. nicosoftmedia

    nicosoftmedia (RIP) Community Guide

    Messages:
    2,025
    Likes Received:
    34
    Trophy Points:
    48
    Nice Info.
    Memang seperti alur diatas terlihat HVM lebih panjang terutama pada bagian VM Scheduler. Itulah yang mungkin terasa pada saat mau proses shutdown, restart dan boot di Xen HVM ya. Saya pernah lihat proses itu di SolusVM. Ada pesan bahwa harus menunggu beberapa saat karena perintah yang ada sedang dalam penjadwalan. Agak kesal memang.
    Saya akan coba LXCnya :). Tapi mau coba analisa dulu. hehehehe.

    Soal teknologi KVM ini RedHat sendiri menggunakannya. Anda menyebutkan VMWare termasuk kernel recompiled yang berarti ada suatu kelemahan yang terdapat pada VMware sendiri yang juga dimiliki oleh OpenVZ dan Xen ?
    Apakah itu juga berkelangsungan sampai kepada ESXi dan vSphere ?
     
  10. cpserv

    cpserv Expert 1.0

    Messages:
    866
    Likes Received:
    123
    Trophy Points:
    43
    Hehehe klo di keluarga debian (mulai dari squeeze/maverick klo ga salah) tinggal apt-get install lxc koq.. langsung nongol pertanyaan y apa n :D

    iya RHEL 6 udah bener2 ga support Xen gosipnya. sekarang Xen sepenuhnya dikendaliin/kembangin sama si citrix (open/paid version). klo EsXi/vSphere kayaqnya bakalan masih berlangsung selama mereka bisa mertahanin driver2 buatannya (KVM salah satu yang minjem driver VGAnya VMWare buat Windows). mereka masih yg nomer satu setelah Hyper-V sendiri lah kalau buat urusan microsoft things.

    kelemahannya sih selama ga didukung (dana) dengan cukup, mereka lama kelamaan bakal ambruk juga. tapi komunitas/pengembangnya keliatannya punya kekuatan sendiri deh makanya sampai sekarang masih bisa bertahan.

    oiya, belakangan ini cloud computing dengan menggunakan KVM makin marak. mungkin karena cost-nya kecil dan native kernel kali yah, onapp itu gosipnya laku setelah support KVM. CMIIW :p

    intinya sih, KVM/LXC ga bakalan mati klo ga "dibunuh" sendiri sama bapaknya (Linux T). :frusty: :D
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...