Tips dan Trik cara membuat Website Under Construction Maintenance Dengan Dua Hosting

Discussion in 'Web Hosting' started by sastrahost, 22 Feb 2013.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. sastrahost

    sastrahost Poster 2.0

    Messages:
    102
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    18
    Terkadang terlintas fikiran “aneh” ketika melihat website yang baru, dengan halaman depan bertuliskan “Under Construction” (Sedang Dibangun) lalu secara tiba-tiba website sudah selesai “Tanpa” adanya proses editing secara online. Kok Bisa?

    Kemungkinan ada 2 faktor, yang pertama yaitu, website di edit secara “Offline” di komputer pribadi, lalu diupload ke hosting, Atau Menggunakan Trik Dual Hosting.

    Nah, Disini Saya akan berbagi trik cara untuk membuat/membangun website dengan halaman under contruction dengan Dual Hosting. Dan caranya yaitu dengan permainan DNS IP server ke hosts IP komputer kita.

    Tujuanya yaitu,agar orang lain melihat halaman under contruction pada website kita, “walaupun” kita membangun/mengedit website secara online. Atau intinya, website kita akan menjadi dua tampilan yang berbeda, tampilan Under Construction pada orang lain, dan Tampilan Testing untuk mengedit website secara online. Jadi orang lain tidak akan melihat tampilan website yang kita edit, hanya Under Contruction saja. (Semoga memahami)

    Karena, ketika kita mengedit website pada komputer kita (localhost) itu belum tentu sama settinganya dengan hosting yang akan kita pakai. Jadi langkah inilah yang paling tepat untuk menge-tes website kita secara on air tanpa harus ada orang lain yang melihat.

    Bahan-bahan yang digunakan. 2 Hosting dari IP yang berbeda. Satu Hosting utama (saya beri nama A) , dan yang satunya (Saya beri nama B) hanya sementara. Lalu yang pasti domain website yang akan kita buat tampilan Under Construction (saya contohkan MJniuz.com).

    Caranya, silahkan arahkan Name Server Domain anda ke Hosting A (hosting utama) lalu masuk ke cPanel Hosting A dan klik Advance DNS Editor, dan edit domain MJniuz.com (contoh domain) dan Arahkan ke IP Hosting B, lalu tunggu hingga teresolve dengan benar.
    Setelah itumasuk ke Hosting B dengan pendaftaran domain MJniuz.com, Dan buat halaman Under Contruction lengkap dengan .htaccess nya, cara membuat file .htaccess nya adalah sebagai berikut:

    RewriteEngine on
    RewriteCond %{REQUEST_URI} !/perbaikan.html$
    RewriteCond %{REMOTE_HOST} !^125\.166\.248\.20
    RewriteRule $ /perbaikan.html [R=302,L]

    Yang saya warnai merah adalah Halaman Under Construction anda.
    Oke, sekarang cek dulu ke browser dengan cara membuka website anda. Kalau sudah oke dengan halaman Under Contstruction-nya, berarti langkah awal sudah beres

    Selanjutnya,Untuk membedakan tampilan Umum (Komputer lain yang mengakses website kita) dan Komputer kita pribadi untuk keperluan maintenance website kita sendiri yaitu dengan cara merubah IP Hosts Komputer kita.
    Jika komputer kita menggunakan Windows 7, lebih baik user/akun dijadikan Administrator dulu, dan caranya anda bisa cari di google . Namun jika tidak, anda bisa mengikuti cara ini.
    Klik Start>My Computer>Local Disk (C)>Windows>System 32>Drivers>etc> lalu buka file “hosts” dengan notepad dan tambahkan 2 baris tulisan berikut didalam file hosts
    123.123.123.123 mjniuz.com
    123.123.123.123 www.mjniuz.com

    Keterangan:
    Yang berwarna merah adalah IP Hosting A (Hosting Utama) dan yang berwarna biru adalah nama domain kita.

    Setelah itu tekan CTRL+S pada keyboard atau klik File>Save

    Tunggu beberapa saat dan coba restart Browser anda, lalu buka domain anda, TARAAA, Tampilan website sekarang mengarah pada hosting utama anda (Hosting A), yang Padahal jika dibuka dari komputer lain maka tampilanya adalah halaman Under Construction dari Hosting B.

    Oke sekarang anda bisa mengedit Website anda secara on air (online) Tanpa diketahui oleh orang lain jika terjadi kesalahan-kesalahan pengeditan website.

    Dan Langkah Terakhir, jika proses editing website dirasa sudah beres, maka harus dikembalikan seperti semula, yaitu dengan cara masuk ke cPanel Hosting A (utama) Klik Advanced DNS Editor dan edit IP Domain anda ke asal/Hosting A (utama).

    Setelah itu buka kembali
    Klik Start>My Computer>Local Disk (C)>Windows>System 32>Drivers>etc> lalu buka file “hosts” dengan notepad dan hapus 2 baris yang kita tulis sebelumnya didalam file hosts Atau tambahkan Hash Tag “#” pada awal tulisan, contoh dibawah ini:
    # 123.123.123.123 mjniuz.com
    # 123.123.123.123 www.mjniuz.com

    Setelah itu tekan CTRL+S pada keyboard atau klik File>SaveLalu di save

    Tunggu beberapa saat dan restart browser anda, lalu buka Domain anda. Just It . Halaman Website anda kembali normal dengan Hosting Utama.

    Ok Sekian dari saya, jika ada yang inging ditanyakan, silahkan komentar dibawah ini ya. Thanks

    Source MJniuz.com
     
  2. xphones

    xphones Expert 1.0

    Messages:
    747
    Likes Received:
    41
    Trophy Points:
    28
    Maaf, tanpa sedikitpun mengurangi sikap menghormati tips yang mas satra share, semua step mulai dari sabang sampai merauke tersebut rasanya terlalu ribet, ribet, ribet dan ribet dan sangat sangat sangat dan sangat membuang buang waktu :D

    Kalau hanya untuk memajang tampilan "Under Maintenance, Under konstruksi dan sebagainya"... Hampir semua jenis cms menyediakan fasilitas untuk itu... jadi tinggal aktifin saja maintenance mode sehingga visitor cuma bisa liat halaman maintenance sedang kita tetap bisa login dan masuk ke administrasi website dan bisa edit segala sesuatu sampe puas.
     
  3. sigmabisnis

    sigmabisnis Hosting Guru Web Hosting (Company)

    Messages:
    2,182
    Likes Received:
    144
    Trophy Points:
    63
    Share tips n trik nya boleh juga nih, buat nambah pengetahuan.
    Step2nya lumayan panjang juga ya? hehehe

    Namun maaf juga, mungkin akan menjadi kendala (bahkan tidak bisa diterapkan) khususnya bagi user yang hanya misal cuman sewa shared hosting 1 account saja. Mungkin karena budget user tsb hanya buat single hosting saja.
     
  4. sastrahost

    sastrahost Poster 2.0

    Messages:
    102
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    18
    yang atunya bisa pake yg gratisan om :D
     
  5. sastrahost

    sastrahost Poster 2.0

    Messages:
    102
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    18
  6. PusatHosting

    PusatHosting Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,342
    Likes Received:
    326
    Trophy Points:
    83
    Bukannya sudah ada htaccess ini
    Mengapa perlu 2 Host ya?
     
  7. alvingiovanno

    alvingiovanno Apprentice 2.0

    Messages:
    516
    Likes Received:
    26
    Trophy Points:
    28
    latar belakangnya hacker ya pak sastrahost hehe
     
  8. sastrahost

    sastrahost Poster 2.0

    Messages:
    102
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    18
    Tujuanya yaitu,agar orang lain melihat halaman under contruction pada website kita, “walaupun” kita membangun/mengedit website secara online. Atau intinya, website kita akan menjadi dua tampilan yang berbeda, tampilan Under Construction pada orang lain, dan Tampilan Testing untuk mengedit website secara online. Jadi orang lain tidak akan melihat tampilan website yang kita edit, hanya Under Contruction saja. (Semoga memahami)

    Karena, ketika kita mengedit website pada komputer kita (localhost) itu belum tentu sama settinganya dengan hosting yang akan kita pakai. Jadi langkah inilah yang paling tepat untuk menge-tes website kita secara on air tanpa harus ada orang lain yang melihat.
     
  9. sastrahost

    sastrahost Poster 2.0

    Messages:
    102
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    18
    bukan om :68:
    hehe
     
  10. dhyhost

    dhyhost Hosting Guru Web Hosting

    Messages:
    3,950
    Likes Received:
    615
    Trophy Points:
    113
    kalau dua hosting sepertinya bisa berdampak pada alogaritma google,
    dan website mungkin tidak bisa di akses oleh googlebot saat pergantian ip adress
     
Loading...
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Loading...