[Ask] Google Cloud Billing Mulai Bermasalah?


kyuichi

Apprentice 1.0
Selamat pagi rekan-rekan, semoga sehat selalu.

Begini, langsung aja, mungkin ada rekan-rekan yang sampai saat ini masih menggunakan GCP alias google cloud dng sistem berbayar?

1. Bulan lalu google sudah kirim email pemberitahuan bahwa N1 micro VM akan diganti dng E2 micro gratisan mulai 2 agustus 2021 klo saya ga salah ingat ini. Nah ini nantinya akhir bulan agustus ini N1 micro akan diclosing dan semua akan dialihkan ke E2 micro (kata info google). Saat awal agustus sampe skrg google billing ada kendala di detail pembayaran E2 micro krn shrsnya yg msh gratisan kan dpt 700an jam pemakaian per bulan tuh sblm kena charge billing spt skrg ini di N1 micro VM, kmarin dpt notifikasi dr google mrk msh dlm progress memperbaharui informasi pembayaran khusus di bagian E2 mikro VM.

2. Sudah setahun ini saya meneruskan layanan berbayar GCP pakai kartu debit visa jenius, sejauh ini lancar aja sih, pembayaran bulanan jg lancar krn saya isi itu kartu dng USD dr jenius. Lalu bulan mei 2021 saya ganti itu kartu jenius dng kartu debit visa fitur sama (bisa transaksi online/internasional jg) dr bank A, dan sukses tuh pembayaran mei 2021. Lalu juli 2021 saya ganti tuh kartu dng kartu debit visa saya lainnya dari bank B (ini saya ganti krn di bank A saat itu ada kendala debet double - yg mana saldo kartu debit saya harus isi double baru bisa di debet murni - ini kendala di ban A dan sudah beres skrg tp saya msh pake debit visa bank B di google billing).

Yang jadi permasalahan ini, akhir bulan lalu 31 Juli 2021 saya lupa tuh ngisi saldo k.debit visa bank A shg pembayaran GCP saya ditunda/ditolak, tapi anehnya tgl 1 atau 2 agustus 2021 gtu saya sudah dpt tax report dr google (ini shrsnya nongol klo pembayaran berhasil kan? CMIIW). Nah setelah itu baru saya ganti dng kartu debit visa bank B.

Muncul masalah baru, itu google billing awalnya menerima tuh proses setup kartu baru, layanan berjalan normal, ternyata cuma beberapa jam aja, lalu saya dpt notifikasi email bahwa pembayaran ditolak untuk gcp saya, ini aneh jg, pdhl billing saya ga ada warning merah alias kendala. Saya ganti dng kartu visa bank A setelah itu, billing ijo normal lg, tapi cuma bbrp jam lagi saya terima email yg sama tentang pembayaran ditolak tanpa rincian penolakan dr bank penerbit k.visa A dan B.

Saya lapor ke google, menurut balasan mrk sbb:

Please note when adding a debit card as a form of payment method, Google checks whether your issuing bank approves subscriptions or recurring payments using that card. If your bank does not approve, your debit card will not work for automatic recurring payments.

Debit/Credit cards that require two-factor authentication or OTP, Prepaid cards, and Virtual Credit Cards (VCCs) are NOT accepted for payment [1].

Please make sure that the payment method is not a Virtual Credit/Prepaid Card and can do the following:
1. Monthly recurring charges
2. International Transactions

3. Google Verifications

Perlu diketahui, saldo k.debit visa A dan B terisi lebih dr ckp utk transaksi apapun, bahkan saat setup kartu as backup di gcp billing pun sbg verifikasi saldo rekening kartu saya ikut kepotong sementara sebesar 10rb rupiah (langsung balik instan jg krn hanya utk verifikasi kartu).

Dan kartu A dan B sama sama saya aktifkan limit transaksi diatas jumlah tagihan google jg dan memang di sistem app-nya ga ada fitur otp sms utk transaksi (beda ya dng jenius di awal" dulu memang ada) dan versi google jwbnya spt itu kartu yg dpakai mungkin ada 2FA OTP dan sbgnya. Saya lapor ke bank, dan ternyata itu kartu ga ada masalah.

Ini masalah kartu ditolak sbg pembayaran di payment method GCP billing sudah berlangsung 4 hari dan selama itu juga masing-masing kartu juga saya pakai utk transaksi internasional di berbagai merchant dr amazon, ramnode, paypal, e-commerce dsb dan GA PERNAH ADA MINTA KODE OTP SEGALA AYA dan sukses pembayaran transaksi kartu langsung ataupun via paypal, tapi hanya via google aja itu kartu gagal sama sekali.

Lalu balasan hari berikutnya dari google:

As for the payment method make sure that the card you're using is allowed for a reoccurring payment, You may use your card to a different vendor or service but with Google Cloud Platform we have different requirements for the payment method.

Apa bener itu google sudah merubah kebijakan penerimaan k.debit internasional yang harus bisa auto recurring payment only yg bisa diterima?

Menariknya ini, ketika payment method gagal, kita memang ga bisa ya bikin GCP VM, bahkan yg gratisan n1 micro pun ga bisa. Tapi ketika payment method sementara aktif sampe sblm saya terima email pembayaran gagal lg, saya bisa bikin VM N1 micro gratis dan sudah berjalan 2hr sekedar nge-tes ini prosesnya bgmn bila kartu gagal diterima lg, eh ternyata walo kartu ditolak utk pembayaran VM micro tsb masih berjalan aman tanpa suspend tanpa stop oleh google, semua fitur VM lancar jaya. Ini dibalas google "Regarding creating an instance if the account is not suspended then you can still create your VM instance. The instance will only stop once the account is suspended."

Saat ini sementara solusinya utk tetap menggunakan gcp berbayar, saya setiap dpt email pembayaran gagal blablabla saya langsung ke gcp billing dan klik Fix pada kartu yg digunakan, ini solusi sementara krn ada masa jeda bbrp jam dari google sblm mrk kirim email notifikasi gagal bayar.

GCP memang menyediakan fitur manual payment, saya sudah klik itu tp ternyata minimum pembayaran Rp.100.000 sdgkan pemakaian gcp saya blm sampai segitu (dan selama ini blm pernah jg). Pemakaian juli 2021 saya murni kena tagihan cuma Rp.23 rupiah doank, lah apa mungkin ini krn minimal charge dbwh "nalar" sampe bank mungkin ga bisa memprosesnya?

Adakah rekan-rekan yang menggunakan kartu debit visa bank nasional sbg payment method di GCP billing mungkin bisa share berapa minimum pembayaran yg bisa dieksekusi dr kartu tsb atau solusi lain dr kendala yg saya hadapi?

Saya tdk pakai CC, hanya ada k.debit visa bank nasional yg bisa utk transaksi internasional.

Saya masih butuh layanan gcp khususnya utk MAP API ini vital banget utk aplikasi food delivery saya dan utk klien.
 

Attachments

cupa

Beginner 1.0
Pernah ngalamin persis seperti kasus di atas kira2 hampir setahun lalu. Pake Jenius. Sbnrnya bukan masalah Recuring Payment tp lebih pada Minimum Payment (charge otomatis bukan manual) dari Google yaitu $10 (sekitar Rp 100rb). Jadi mau kartu apapun Google akan send minimum payment $10. Kalau bayar manual juga akan diminta segitu.

Solusinya ya saya bayar manual aja kasi deposit 100rb di akun Google, hitungan saya itu saldo habis di atas >10 tahun tanpa perlu dilihat lagi billing-nya.
 

kyuichi

Apprentice 1.0
Pernah ngalamin persis seperti kasus di atas kira2 hampir setahun lalu. Pake Jenius. Sbnrnya bukan masalah Recuring Payment tp lebih pada Minimum Payment (charge otomatis bukan manual) dari Google yaitu $10 (sekitar Rp 100rb). Jadi mau kartu apapun Google akan send minimum payment $10. Kalau bayar manual juga akan diminta segitu.

Solusinya ya saya bayar manual aja kasi deposit 100rb di akun Google, hitungan saya itu saldo habis di atas >10 tahun tanpa perlu dilihat lagi billing-nya.
Saya pernah baca memang minimal payment setara USD $10. Walau ada opsi manual payment, tapi sekian kali saya coba tetap gagal diproses utk yg terakhir sampai saya posting ini. Pernah bayar itu ya hanya sekitar 1-3 USD bisa diproses kartu debit visa yang saya pakai (bukan jenius).

Nah kasus artikel ini, pembayaran bulanan saya itu cuma mentok 0.26 USD, ga bisa manual payment sekian x gagal.

Maunya saya google bisa ada alternatif spt deposit dr kartu debit saya tp saya ga temukan opsi itu. Tanya k bank tim mrk jg bilang ga ada masalah dan emang kartu tsb ga ada mslh, saya pake bayar di AWS lancar aja.

Ada solusi lain ga klo pembayaran GCP dbwh 1 USD bisa diproses? Ni Krn gagal proses jd map api key mode developer dah. Miris inih.
 

Top