MRT (Mass Rapid Transit) Solusi Transportasi Publik di Jakarta


Status
Not open for further replies.

upakarti

Apprentice 1.0
Kemacetan di Jakarta sudah mencapai klimaknya dan sudah sekian tahun banyak berdiskusi tanpa akhir. Saat ini sudah diterapkan sepeda motor dilarang melintas di jalan - jalan protokol atau jalan - jalan utama di ibukota. Tentunya banyak yang pro dan kontra. Memang susah untuk mengatur warga yang jumlahnya banyak dan banyak juga maunya, apalagi kalau ingin menang sendiri - seenaknya sesuai dengan keinginannya sendiri tanpa berpikir panjang ke masa depan demi anak cucu demi generasi yang akan datang.

Aturan apapun yang berlaku tanpa partisipasi aktif warganya akan menjauhkan dari target yang mesti diraih dan target itu juga demi keberlangsungan kehidupan yang lebih baik. Keberadaan bus Trans Jakarta juga belum maksimal dalam mengurangi kemacetan karena warganya masih menikmati kehidupannya sendiri menggunakan kendaraan pribadi.

Banyak yang bermimpi akan hadirnya transportasi modern yang benar - benar efektif, salah satunya MRT (Mass Rapid Transit). Nah, Jakarta MRT sedang bergeliat memasuki tahap akhir pembangunannya. Tantangan berikutnya adalah sadarkah, maukah, punyakah warga Jakarta beritikad baik beralih ke moda transportasi publik ini. Kalau tidak dimulai dari sekarang kapan lagi!

Saya aja yang jauh dari wilayah ibukota Jakarta sangat mendukung untuk #ubahJakarta menjadi lebih baik dalam bidang transportasi publiknya. Mimpi itu kupendam dalam angan - angan selama 20 tahun ketika pertama kali saya mengetahui apa itu MRT sewaktu di Singapura tahun 1999. Kisah lengkapnya bisa disimak dalam ulasan berikut, bersama MRT Jakarta mari #UbahJakarta menjadi lebih baik.
 
Last edited by a moderator:

mlxjakarta

Hosting Guru
kalo melihat gub yg baru nanti dilantik saya jadi agak was2 sih..
Besar kemungkinan proyek ini bakalan terus berjalan, dan memang warga Jakarta harus membiasakan diri untuk menggunakan kendaraan umum yang tentunya nyaman.
Dan warga Jakarta di sini seharusnya bukan hanya mereka yang berdomisili di Jakarta saja, tetapi juga mereka yang mencari makan di Jakarta dengan membawa kendaraan pribadinya ke Jakarta.
 

PusatHosting

Hosting Guru
Kadang kasihan warga dipaksa pakai kendaraan umum dan meski macet masih lebih enak pakai kendaraan sendiri karena aman dan nyaman.
Selain itu penjual kendaraan terus geber promo dengan memberikan kredit super murah.

Hayo mana dulu sebaiknya di eksekusi?
 
Status
Not open for further replies.

Top