15 Cara Menghilangkan Lemak Paha yang Membandel



akizaku

Beginner 2.0

Dalam rangka kali ini, kami team OB Fit akan membagikan beberapa tips untuk menghilangkan lemak di paha, betis maupun pinggang dalam waktu 6 bulan.

Apabila Anda melakukan dengan rutin tiap hari tanpa adanya kendala sama sekali.

Maka, tujuan Anda bisa tercapai dengan cepat dan waktu singkat, kurang lebih minimal 1 bulan.

Berikut beberapa panduan yang bisa Anda ikuti, di antaranya:

1. Naik ke tempat yang tinggi

#1. Solusi yang pertama, yakni:

Kalau olahraga yang Anda pilih bersepeda.

Maka, jangan cuma mengayuhnya di lahan yang datar saja.

Carilah kawasan yang lebih tinggi dan kayuhlah sepeda mendaki ke area berbukit-bukit tersebut.

#2. Solusi yang kedua adalah:

Anda yang berlari juga bisa menantang diri lebih lagi dengan berlari naik tangga.

Jangan hanya berlari di jalanan datar atau bahkan menurun.

Tak hanya memacu detak jantung dan membakar kalori lemak lebih banyak,

Aksi mendaki atau naik ke tempat yang lebih tinggi ini juga dapat membentuk paha, hamstring, dan kaki menjadi lebih kencang.

2. Waktu Tidur yang Cukup
Cukup tidur juga dapat membantu menurunkan berat badan.

Hal ini dikarenakan rasa kantuk akibat begadang semalam,

Bisa membuat seseorang ingin makan lebih banyak.

Kurang tidur juga membuat seseorang merasa terlalu lelah untuk berolahraga.

Beberapa jadwal waktu tidur, di antaranya adalah:

  • Anak usia sekolah usia 6–13 tahun: 9–11 jam per hari.
  • Remaja usia 14–17 tahun: 8–10 jam per hari.
  • Dewasa muda usia 18–25 tahun: 7–9 jam per hari.
  • Dewasa usia 26–64 tahun: 7–9 jam per hari.
3. Minum Air Putih Secukupnya
Ketika haus melanda,

Ada baiknya Anda memilih air putih ketimbang jenis minuman lainnya yang cenderung mengandung kalori tambahan.

Air putih tak hanya 0 kalori,

Namun, muatan H2O-nya bisa membuat tubuh tetap terhidrasi sekaligus membantu menurunkan berat badan.

Jadi bawalah botol minum kemana-mana.

Dan minumlah sesering mungkin, terutama sebelum makan agar tidak berlebihan.

4. Jangan Abaikan Faktor Genetik
Oke, Anda sudah mencoba deretan tips di atas setekun mungkin, namun hasilnya mungkin masih belum memuaskan.

Penyebabnya bisa jadi karena faktor genetik.

Bila nenek, ibu, tante, atau saudari dikaruniai bentuk tubuh mirip buah pear (bagian bawah tubuh lebih besar ketimbang atas),

Maka, besar kemungkinan Anda juga.

Dalam hal ini, usaha sekeras apapun tak bisa mengubah bentuk tersebut.

5. Catat makanan yang dikonsumsi
Mencatat asupan makanan bisa membantu menjaga mulut untuk tidak mengonsumsi makanan yang tidak perlu,

Termasuk membantu menghitung asupan kalori dan lemak.

Selain mencatatnya di kertas atau buku,

Kita juga bisa mengunggah aplikasi-aplikasi tertentu yang bisa membantu kita mencatat asupan makanan.

Faktanya
Sebuah penelitian menemukan,

Bahwa mereka yang mencatat apa yang telah mereka makan selama 6 hari dalam 1 minggu.

Mampu mengurangi berat badan dua kali lebih banyak daripada yang hanya mencatat satu atau dua hari dalam 1 minggu.

Dengan menuliskannya…

…akan membuat Anda menjadi lebih bertanggung jawab atas setiap gigitan.

6. Makan banyak serat dan protein
Konsumsilah lebih banyak makanan dengan kandungan serat dan protein tinggi untuk membantu penurunan berat badan.

Sebab, dua makronutrien tersebut bisa membuat kita kenyang,

Namun dengan mengonsumsi kalori yang lebih sedikit.

Protein, secara khusus, penting untuk membangun otot yang akan membuat kaki kita tampak lebih indah.

Dilansir dari percakapan oleh CEO NY Nutrition Group, Lisa Moskovitz, R.D:

Moskovitz menyarankan konsumsi 25-35 gram serat dan 75-100 gram portein setiap harinya, dari sayuran, buah, biji-bijian utuh, dan daging tanpa lemak.

7. Pilihlah makanan yang sehat
Konsumsilah makanan yang sehat bagi tubuh yaitu:

  • Makanan yang tidak mengandung komposisi lemak.
  • Fokuslah pada karbohidrat sehat yang berasal dari:
    • Roti gandum,
    • Kurma,
    • Sayuran berwarna hijau dan oranye dan buah-buahan.
Makanlah sumber protein yang tidak berlemak,

Anda bisa ditemukan pada ikan, kalkun, ayam tanpa kulit dan putih telur.

Pada saat Anda ingin mengkonsumsi keju, yogurt dan susu, pilihlah produk susu yang rendah lemak dan bebas lemak.

8. Hindari Gula dan Garam Olahan
Sebaiknya, Anda diharamkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung gula dan garam.

Caranya adalah:

  • Cek kadaluarsa pada label produk makanan,
  • Kemudian, Anda perhatikan label pada produk makanan yang akan Anda beli.
  • Lalu, Anda cek komposisi dan bahan dasar pembuatannya.
Dari sana, Anda sudah mengetahui jenis gula seperti apa yang telah digunakan dalam produk makanan tersebut seperti:

  • Fruktosa,
  • Dekstrosa atau gula.
Selain itu juga hindari makanan asin termasuk keripik kentang, pretzel atau makanan mengandung garam.

9. Batasilah Jumlah Alkohol
Jika Anda merupakan salah satu dari pengonsumsi alkohol,

Maka, sebaiknya kurangilah konsumsi alkohol Anda menjadi seperempat hingga setengah dari takaran yang Anda minum saat ini.

Mengurangi jumlah alkohol dalam makanan,

Akan membantu Anda untuk menghilangkan kalori kosong, gula dan karbohidrat.

10. Solusi: Mengecilkan Paha Secara Alami Tanpa Olahraga
Mengecilkan paha bisa dilakukan dengan cara alami bagi Anda yang tidak sempat melakukan olahraga setiap hari.

Namun, apabila Anda sangat menginginkan hasil lebih maksimal lagi,

Anda perlu menyeimbangkan dengan latihan fisik ketika liburan akhir pekan.

Anda juga bisa meminum cairan ini selepas makan berat.

Selain itu, Anda juga bisa membuat infuse water dengan jeruk nipis atau lemon.

11. Mengatur Pola Makan

Anda bisa mencegah paha besar dengan mengatur pola makan sehat.

Anda perlu mengonsumsi makanan yang tidak mengandung komposisi lemak, contohnya seperti:

  • Buah-buahan,
    • Pisang,
    • Apple,
    • Semangka,
    • Jeruk,
  • Sayuran:
    • Bayam,
    • Brokoli,
    • Capcay,
Anda juga harus menghindari makanan asin yang mengandung garam tinggi.

Selain itu, Anda juga bisa memilih karbohidrat sehat yang berasal dari roti gandum, sayuran berwarna hijau dan oranye serta buah-buahan.

Anda juga bisa mengonsumsi makanan sumber protein rendah lemak yang bisa ditemukan pada ikan, kalkun, ayam tanpa kulit dan putih telur.

13. Olahraga Kardio

Membakar kalori merupakan kunci pokok bila Anda ingin mengurangi lemak di bagian tubuh manapun.

Dan olahraga kardio yang membuat jantung berdetak lebih kencang dapat mewujudkan itu.

Anda tinggal memilih jenis olahraga mana yang disukai, apakah itu bersepeda, berlari, atau lompat tali.

Selain paha, saat melakukan beberapa contoh olahraga di atas, kaki juga bakal jadi targetnya sehingga menjadi slim juga.

Agar hasilnya nampak, lakukan olahraga kardio selama 60 menit, minimal 3 kali dan rekomendasi 5x seminggu.

14. Keluarkan keringat = Bagus

Melakukan olahraga aerobik adalah cara lain mengeluarkan asupan garam dan cairan.

Semakin banyak aktivitas yang meningkatkan detak jantung, maka akan semakin banyak kalori dan lemak yang dibakar.

Termasuk lemak pada bagian paha.

Namun, ingatlah untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Minumlah 16-20 ons air per jam ketika melakukan olahraga intens serta konsumsi makanan dengan elektrolit tinggi jika berolahraga lebih dari sejam.

15. Olahraga Khusus paha

Kita memang tak bisa secara khusus mengurangi lemak di paha saja.

Namun, kita bisa membangun otot paha agar lebih kuat dan terbentuk.

Lakukanlah gerakan lunge, sumo squat, dan goblet squat.

Fokus pada paha bagian dalam dan luar dengan lateral lunge serta band leg.

Jangan lupa lakukan pula latihan beban deadlift untuk otot harmstring, reverse leg curl, dan harmstring curl.

Referensi: OB Fit
 

Top