15+ Manfaat Sepeda Statis yang Tidak Pernah Anda Tahu!



akizaku

Beginner 2.0


Manfaat dari bersepeda statis juga tidak perlu Anda ragukan lagi.

Karena aktivitas fisik ini memiliki beberapa keunggulan, misalnya dibandingkan dengan sejumlah kardio lainnya.

Sepeda statis terbukti tidak terlalu memberikan tekanan pada persendian, tetapi tetap memberikan manfaat aerobik yang sangat baik.

1. Membakar Lemak Tubuh

Pada sebuah studi yang dilakukan pada 2010 dengan judul Effect of Diet and Indoor Cycling on Body Composition and Serum Lipid.

Menunjukkan bahwa:

Bersepeda dalam ruangan yang dikombinasikan dengan diet rendah kalori efektif dalam mengurangi berat badan dan lemak tubuh pada peserta studi.

Cara ini juga efektif dalam menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.

Menurut Womens Health Mag:

Bahwa seorang wanita dengan berat 60 kilogram, ia mampu membakar lemak hingga 500 kalori dari durasi satu jam bersepeda.

Jadi, jika Anda menginginkan untuk menurunkan berat badan.

Sepeda statis bisa menjadi solusi untuk Anda...

...dengan alat ini sangat membantu dalam pembakaran kalori dan lemak dengan efisien dan efektif.

Apabila kita lakukan dengan panduan yang baik dan benar sesuai dengan arahan.

Bukan, hanya itu.

Bahkan hal tersebut mampu meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh kita.

Pembakaran kalori itu akan tergantung dari:
  • Berat badan,
  • Beban,
  • Durasi dan,
  • Intensitas latihan.
Ayo, kita lakukan berolahraga sepeda dengan bantuan sepeda statis, durasinya kurang lebih 20 menit.

Terutama, ketika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga.

2. Menekan Risiko Diabetes

Olahraga fisik yang mengedepankan daya tahan seperti sepeda statis...

...dapat memberikan keuntungan bagi penderita diabetes.

Diabetes ditandai dengan kelebihan gula dalam darah.

Ketika kita bersepeda statis,

Maka, otot tersebut akan menggunakan glukosa...

...dan hasilnya, tingkat gula darah akan berkurang.

Selain itu, olahraga seperti ini memberikan dampak yang baik pada insulin dimana.

Insulin merupakan salah satu hormon yang dikeluarkan tubuh kita...

...dan zat tersebut mengatur tingkat gula dalam aliran darah.

Bagi orang-orang yang mengalami diabetes, insulin tidak dapat bekerja dengan baik.

Dengan berolahraga secara rutin tiap 3 sampai 4 kali seminggu.

Bahwa hal ini:

Dapat meningkatkan hormon zat insulin pada tubuh kita tersebut dapat bekerja untuk menurunkan gula darah.

3. Memperkuat Otot
Berolahraga dengan sepeda statis tidak hanya baik untuk:

  • Tubuh bagian bawah (kaki),
  • Tetapi juga:
    • Tangan (Lengan),
    • Perut, dan juga
    • Punggung.
Saat kita mengowes sepeda.

Bagian bawah tubuh kita, pastinya akan bekerja lebih banyak.

Kemudian, pada bagian punggung akan mempertahankan posisi tubuh.

Otot pada lengan pun juga bekerja walaupun aktivitas lebih sedikit dibandingkan dari bagian tubuh lainnya.

Ketika beban pada sepeda statis ditingkatkan.

Maka, otot akan bekerja lebih keras sehingga dapat membentuk otot.

Sedangkan, tingkatan beban yang rendah.

Sangat baik untuk pemanasan dan juga membantu meningkatkan ketahanan pada tubuh kita.

Tentunya, butuh latihan yang rutin tiap 3 sampai 4 kali seminggu untuk mendapat hasil yang optimal.

4. Olahraga Ringan untuk Sendi
Olahraga ini sering direkomendasikan untuk rehabilitasi.

Khususnya bagi Anda setelah cedera kaki atau pergelangan kaki.

Sepeda statis merupakan solusi untuk Anda yang menginginkan olahraga yang ringan...

...dan halus untuk persendian yang dapat membantu Anda dalam proses memulihkan akibat cedera.

Akan tetapi,

Anda membutuhkan instruksi atau konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Faktanya adalah:

Ini yang merupakan salah satu faktor penyebab kenapa sepeda statis dijadikan sebagai pilihan latihan yang bagus untuk orang dengan masalah sendi.

Latihan aerobik berdampak tinggi, seperti:
  • Berlari,
  • Jogging,
  • Melompat.
Bahwa, latihan aerobik di atas menyebabkan pergelangan baik itu kaki, lutut, pinggul, dan persendian mengalami banyak tekanan.

Sehingga sepeda statis, dinilai lebih baik untuk persendian, tetapi tetap memberikan manfaat yang optimal.

5. Meminimalisir Risiko Cedera
Ketika kita bersepeda,

Ada kemungkinan, kita akan mengalami cedera...

...dikarenakan persendian bisa mengalami tekanan yang hebat.

Dan hal tersebut akan tergantung pada jalurnya.

Bahkan, jika melewati jalur yang sulit.

Anda bisa saja terjatuh dari sepeda.

Namun, berbeda dengan sepeda statis.

Sehingga kita menggunakan sepeda statis,

Kita akan merasa lebih aman dan juga minim kemungkinan cedera yang terjadi.

6. Meningkatkan Mood

Ketika kita bersepeda dengan sepeda statis.

Tubuh akan mengeluarkan hormon yang disebut:

  • Hormon Endorfin, dan
  • Hormon Serotonin.
Kedua hormon ini disebut sebagai hormon bahagia.

Di mana kedua zat akan membawa kebaikan bagi tubuh kita dan meningkatkan mood (suasana), juga mengurangi stres.

Kegiatan ini, bisa menjadi anti stres dan antidepresan.

Sehingga membuat seseorang merasa lebih bahagia.

Selain itu, dengan bersepeda statis bisa membantu Anda untuk berhenti merokok dengan bertahap.

Produksi endorfin dirangsang oleh kegiatan olahraga yang mengurangi gejala kecanduan.

Sehingga dapat membantu perokok berhenti merokok.

7. Menekan Kolesterol Jahat!

Kolesterol sebenarnya tidak selalu muncul dalam konotasi yang buruk.

Seperti bakteri, ada yang baik dan jahat (layaknya mantan).

Kolesterol juga terdiri dari:

  • Kolesterol baik (HDL), dan
  • Kolesterol jahat (LDL).
Kolesterol jahat lah yang sebenarnya dapat menimbulkan risiko penyakit jantung.

Selama dalam kadar yang normal kolesterol tidak akan berbahaya.

Maka dari itu, harus diketahui, bersepeda statis dapat menjaga kolesterol baik tetap tinggi dan menurunkan kadar kolesterol jahat.

Efek positif berolahraga sudah melewati berbagai penelitian.

Ini membuktikan bahwa:

Sebaiknya orang-orang yang memiliki masalah kolesterol, kita perlu melakukan olahraga secara teratur dan kegiatan fisik seperti sepeda statis tiap 3 sampai 4 kali seminggu.

8. Menyehatkan Jantung

Jantung yang terlatih dengan baik...

...detak jantung lebih sedikit dan memiliki pacu jantung yang lebih rendah, baik saat:

  • Beristirahat, maupun
  • Saat kondisi latihan.
Idealnya, tekanan darah yang menjamin sirkulasi darah di arteri, juga lebih rendah pada jantung yang sehat.

Orang-orang yang terbiasa berlatih memiliki kemungkinan terkena serangan stroke yang lebih sedikit.

Nah, kita sangat membutuhkan latihan yang rutin paling tidak 30-45 menit dalam 3 hingga 4 kali seminggu.

Sepeda statis merupakan olahraga yang ideal untuk melatih dan memacu jantung...

...dan Anda akan bisa melihat peningkatannya.

Setelah Anda terbiasa melatih diri dengan bersepeda statis.

9. Alternatif Berolahraga

Aktivitas dan jadwal yang padat seringkali menjadi penghalang untuk kita berolahraga di luar ruangan (rumah).

Sepeda statis bisa menjadi salah satu cara alternatif bagi siapa saja...

...termasuk kita yang sibuk dan memiliki waktu terbatas.

Alat olahraga ini pun juga cocok untuk anak-anak dan orang tua sekalipun.

Walaupun jadwal padat,

Tubuh kita akan tetap fit dan tidak rentan akan penyakit.

10. Mengurangi stres
Latihan sepeda statis dapat mengurangi stres dan merangsang pelepasan hormon serotonin.

Hormon ini bermanfaat dalam mengelola suasana hati.

Latihan ini juga dapat memicu tubuh kita untuk memproduksi endorfin...

...yang mampu meningkatkan rasa bahagia dan nyaman pada diri kita sendiri.

11. Meningkatkan Fungsi Otak
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sepeda statis dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif, memori, dan fokus otak.

Hormon-hormon baik yang dilepaskan selama latihan bersepeda memainkan peran penting terhadap manfaat ini.

12. Mencegah Alzheimer dan Parkinson
Penting bagi Anda yang merupakan seorang yang berumur 65 tahun ke atas...

...untuk tetap aktif dan melakukan aktivitas olahraga secara rutin tiap 3 sampai 4 kali seminggu.

Banyak studi menunjukkan bahwa:

Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat mengurangi risiko penyakit menurun, seperti alzheimer atau parkinson.

Hal ini dapat dibuktikan karena:

Olahraga fisik menstimulasi beberapa area tertentu pada otak kita.

Sepeda statis merupakan alat olahraga yang bisa kita lakukan oleh hampir semua umur....

... mulai dari umur 9 hingga 99 tahun.

Penelitian juga menyoroti bahwa:

Tidak ada kata terlambat bagi siapa saja (termasuk kita) yang ingin memulai berolahraga.

13. Umur Panjang
Olahraga rutin tidak hanya mencegah berbagai penyakit, menunda serta mengurangi berbagai gejala penyakit.

Tetapi juga, mempertahankan efektivitas sistem imun dalam tubuh terutama bagi lansia (lanjut usia / usia tua).

Apabila kita bersepeda secara rutin dengan sepeda statis dapat:

  • Memperpanjang waktu hidup, dan
  • Membuatmu lebih berumur panjang.

Referensi: OB Fit
 
Last edited by a moderator:

Top