Putus kontrak ditengah jalan?


Status
Not open for further replies.

1stserver

Hosting Guru
Verified Provider
Kalau kita menyewakan Dedicated Server atau VPS ke klien, dalam perjanjian kita sudah sepakat minimal kontrak misalnya 1 tahun, lalu ditengah jalan ... katakanlah baru 5 bulan klien memutuskan ingin berhenti. Apa yang mesti kita lakukan yach? Mau nagih sisa kontrak kan gak mungkin juga ya .... tetapi kalau dihitung investasi bisa saja server belum balik modal.

Biasanya di kontrak juga tidak dirinci, kalau putus ditengah jalan apa sanksinya. Kalau langsung ada yg pakai lagi servernya dibulan yg sama mungkin gak masalah, tetapi secara bisnis kan tetap rugi juga ya?. Mohon pencerahan dari temen2 mungkin ada yg pernah mengalaminya atau untuk antisipasi sebelum mengalaminya. Thank a lot
 

voezie

Hosting Guru
Kalau kita menyewakan Dedicated Server atau VPS ke klien, dalam perjanjian kita sudah sepakat minimal kontrak misalnya 1 tahun, lalu ditengah jalan ... katakanlah baru 5 bulan klien memutuskan ingin berhenti. Apa yang mesti kita lakukan yach? Mau nagih sisa kontrak kan gak mungkin juga ya .... tetapi kalau dihitung investasi bisa saja server belum balik modal.

Biasanya di kontrak juga tidak dirinci, kalau putus ditengah jalan apa sanksinya. Kalau langsung ada yg pakai lagi servernya dibulan yg sama mungkin gak masalah, tetapi secara bisnis kan tetap rugi juga ya?. Mohon pencerahan dari temen2 mungkin ada yg pernah mengalaminya atau untuk antisipasi sebelum mengalaminya. Thank a lot
Kontrak itu bentuknya macam2 Tuan... tergantung isi kesepakatannya, pada umumnya kalau kontrak itu perjanjiannya lebih mengikat, misalnya... tidak boleh berhanti berlangganan dalam 1 tahun, jika berhenti maka pelanggan harus membayar penalty atau sisa waktu berlangganan. sedangkan jika pelanggan berhenti ditengah jalan dan dari penyedia layanan tidak memberikan sanksi kepada pelanggan, biasanya itu disebut tanpa kontrak, karena pelanggan boleh berhenti kapan saja tanpa penalty...
 

1stserver

Hosting Guru
Verified Provider
justru masalahnya kan karena kita tidak rinci boz ... hanya dibilang kontrak minimal 1 tahun, gitu aja ..... untuk kedepannya kalau kita kasih pinalti layaknya berapa persen ya dari sisa kontrak?
 

sigmabisnis

Hosting Guru
Verified Provider
Betul sekali ini agak membuat kita bingung dikarenakan tidak ada perinciannya yang cukup jelas dan tidak ada kesepatakan di awal kontrak yg dibuat.
Di sisi lain, mungkin mereka juga merasa/berpikir, jika di penyedia ada juga yg paket bulanan dgn harga sekian, jadi ibaratnya mereka berhenti di tengah jalan (bayar sesuai waktu yg udah dipake berjalan) sementara yg ke depannya kan blm dipake.. jadinya pengen pengembalian gitu.

Namun jika ada perbedaan yg jauh antara harga 1 tahun dgn harga 1 bulanan (misal kalo 1 tahun itu lebih murah), mungkin bisa disesuaikan juga perhitungan berdadarkan uang yg udah masuk tsb.
 

1stserver

Hosting Guru
Verified Provider
Kalau Dedicated Server kan umumnya klien bayar tetap per bulan meski kontrak 1 tahun boz ....

Nah kepikiran lagi kita colocation di Data Center kan juga dibilang gitu ... kontrak 1 tahun tapi bayar bulanan... tapi untungnya di situ juga gak dijelaskan adanya pinalti kalau kita ambil server sebelum 1 thn..... hehehehe
 

idroot

Apprentice 2.0
Klo diputus, di jual lagi boz hehehehe

Sebaiknya klo ada kontrak tertulis apalagi pakai materai, harus dirinci hak dan kewajiban baik pihak 1 maupun pihak 2, tp yg saya lihat2 jarang yang pake kontrak2an ya klo di bisnis hosting ?
 

BOCindonesia

Expert 1.0
Verified Provider
Sepertinya ini masalah persepsi yang ditafsirkan sendiri. Kalimat minimal 1 tahun sudah mengikat. Harusnya klien bayar dimuka utk kontrak minimal itu. Jika klien bayar bulanan, hasilnya sangat riskan utk kabur.
Artinya peristiwa ini adalah pembelajaran dalam berbahasa di kontrak. 2 unsur penting dalam kontrak adalah hak dan kewajiban kedua belah pihak. Itu saja yg dikembangkan.
 

PusatHosting

Hosting Guru
Sepertinya ini masalah persepsi yang ditafsirkan sendiri. Kalimat minimal 1 tahun sudah mengikat. Harusnya klien bayar dimuka utk kontrak minimal itu. Jika klien bayar bulanan, hasilnya sangat riskan utk kabur.
Artinya peristiwa ini adalah pembelajaran dalam berbahasa di kontrak. 2 unsur penting dalam kontrak adalah hak dan kewajiban kedua belah pihak. Itu saja yg dikembangkan.
setuju seperti ini, jika minimal kontrak 1 tahun tapi bayar bulanan sama istilahnya kontrak bulanan dan minimal kontrak 1 tahun tidak berlaku.
 

Michael Nicky

Hosting Guru
Ideal-nya harus sudah diatur atau terlihat dalam "Ketentuan Layanan" (TOS), misal :
TERMS OF SERVICE
UMUM :
  1. Anda sebagai Pelanggan wajib membayar layanan yang disediakan Kijangmas™HOSTING tepat waktu sesuai dengan metode pembayaran dan biaya yang telah ditetapkan.
  2. Jika terjadi keterlambatan pembayaran dalam waktu 3(tiga) hari atau lebih, maka Kijangmas™HOSTING berhak menonaktifkan Web-site milik Anda diserver tanpa pemberitahuan lebih lanjut.
  3. Pembayaran biaya perpanjangan untuk account VPS / DS minimal 2(dua) hari sebelum jatuh tempo, jika ternyata masih belum dilakukan pembayaran perpanjangan maka account anda akan dinonaktifkan dari server pada sa'at tepat jatuh tempo.
  4. Kijangmas™HOSTING berhak secara sepihak membatalkan kontrak apabila Anda selaku Pelanggan tidak menta’ati dan atau tidak mematuhi peraturan yang ditetapkan dalam perjanjian ini, dan segala biaya yang telah dibayarkan tidak dapat diminta kembali dengan alasan apapun.
  5. Biaya yang telah dibayarkan tidak dapat diminta kembali dengan alasan apapun bila Anda selaku pelanggan memutuskan untuk membatalkan kontrak.
  6. Kijangmas™HOSTING berhak untuk melakukan pengubahan terhadap isi perjanjian ini sewaktu- waktu jika dirasa perlu tanpa harus memberitahukan kepada Anda selaku Pelanggan.
Semoga terbantu.
 

hostingceria

Expert 1.0
kalau di luar negri, ada beda pola pikir dengan disini, kalau disana mereka beli server banyak kemudian mulai disewakan, ga masalah mau putus tengah jalan karena bagi mereka server yang mereka beli adalah investasinya, memang rata2 mereka adalah pengelola DC atau punya rak di DC jadi ga masalah

kalau di indonesia ada perbedaan persepsi dimana kalau jualan sewa dedicated, nunggu orang order dulu baru beli servernya untuk bisa disewakan, alhasil begitu klien putus kontrak, kita merugi karena belum BEP harga beli server.

Jadi solusinya sederhana saja, segera cari klien pengganti secepat mungkin karena kalau kita taruh server di datacenter kelamaan tentunya rugi biaya bulanan :)
 
Status
Not open for further replies.

Top