[ask] 502 Bad Gateway

Status
Not open for further replies.

xpreborn

Apprentice 1.0
Pagi om izin tanya lagi yach om

Error dari akses logs : [error] 12014#12014: *16 recv() failed (104: Connection reset by peer) while reading response header from upstream
Error di web : 502 Bad Gateway
System : Centos 6, php-fpm, nginx, php versi 5.6
Akses file php aman misalnya display phpinfo
Kemudian saya coba install WP tidak bisa dengan error seperti di atas saat di akses,
Yang sudah dicoba :
1. Ganti2 PHP-FPM unix socket atau TCP socket,
2. Meremove, apc/apcu
3. Coba2 naikan nilai fastcgi_connect_timeout, fastcgi_send_timeout, fastcgi_read_timeout
4. Coba set expose_php = Off dan cgi.fix_pathinfo=0 di php.ini
5. Kemudian main2kan nilai fastcgi_buffers dan fastcgi_buffer_size
Namun tidak ada efek, kira2 gmn solusinya yach Om ?,

Btw, ini baru pertama kali install yach om, awalnya web saya berjalan di shared hosting namun karena sering masalah saya beranikan diri pindah ke vps, awalnya coba apache, namun baca2 infonya bagus nginx, jd mau coba nginx dulu

Terimakasih banyak om
 

xpreborn

Apprentice 1.0
itu setingan untuk php-fpm apa masih default, seperti pm.max request dan seterusnya
Terimakasih banyak Om, berikut nilai yg saya pakai om, ada sarankah nilai "terbaik" untuk mensolusikannya ?
[www]
user = nginx
group = nginx
listen = 127.0.0.1:9000
#listen = /tmp/php-fpm.sock
listen.backlog = -1
listen.owner = nginx
listen.group = nginx
listen.mode = 0660
listen.allowed_clients = 127.0.0.1
pm = dynamic
pm.max_children = 10
pm.start_servers = 3
pm.min_spare_servers = 2
pm.process_idle_timeout = 20s
pm.max_spare_servers = 4
pm.max_requests = 1000
pm.status_path = /status
slowlog = /var/log/php-fpm/www-slow.log
request_slowlog_timeout = 5s
request_terminate_timeout = 120s
rlimit_files = 1024
rlimit_core = unlimited
catch_workers_output = yes
 

mustafaramadhan

Hosting Guru
Dari share-hosting langsung lompat ke VPS tanpa control panel?. Hebat!:113:

Oleh karena itu, pertanyaan terlalu 'mendasar':19:
 

xpreborn

Apprentice 1.0
Thanks om masukannya,
Belum paham menggunakan control panel om, baru kali ini main2 seperti ini karena kebutuhan,
Karena baca2 infonya lebih mudah seperti ini, tinggal install webserver/mysql dan phpnya sdh bs jalan

Kira2 apanya yg kurang yach om ?
 

mustafaramadhan

Hosting Guru
Memory_limit di php.ini (bisa di-declare di php-fpm pool pakai php_admin_value) berapa?.
 

pedagang

Expert 1.0
Sesuai clue dari Mr, Mustafa, coba itu limit memory dinaikkan, misalnya 200m

sebab kejadian seperti ini mungkin karena ada nilai yg terlalu kecil
atau sebaliknya bisa juga performance VPS terlalu low sehingga nilai tsb dianggap ke-kecil-an
 

xpreborn

Apprentice 1.0
Terimakasih banyak Om, untuk ini sudah solved, solusinya saya coba reinstall, kemudian ada beberapa module php yg tdk saya install kemudian penyesuaian beberapa nilai di vhostnya, sepertinya ada module yg bentrok

Oh yach om, maaf agak oot mau tanya,
Ketika saya browsing2 mencari tahu untuk fix permasalahan saya ini, ada beberapa artikel yg terbaca khususnya tentang cache, yg sempat terbaca yaitu memcached, varnish, namun untuk varnish saya baca2 banyak yg mengalami masalah dgn plugin Wordpress,
Kira2 sesuai pengalaman om, cara cache mana yg lebih rekomendasi ?
 

mustafaramadhan

Hosting Guru
Terimakasih banyak Om, untuk ini sudah solved, solusinya saya coba reinstall, kemudian ada beberapa module php yg tdk saya install kemudian penyesuaian beberapa nilai di vhostnya, sepertinya ada module yg bentrok

Oh yach om, maaf agak oot mau tanya,
Ketika saya browsing2 mencari tahu untuk fix permasalahan saya ini, ada beberapa artikel yg terbaca khususnya tentang cache, yg sempat terbaca yaitu memcached, varnish, namun untuk varnish saya baca2 banyak yg mengalami masalah dgn plugin Wordpress,
Kira2 sesuai pengalaman om, cara cache mana yg lebih rekomendasi ?
Install cache itu yang 'aman-aman' saja (terutama untuk shared-hosting). Kalau saya cukup:
1. Web: hiawatha-proxy (hiawatha + apache 2.4)
2. Aktifkan micro-cache di hiawatha (di nginx juga ada trik ini)
3. Install dan customize pagespeed di apache
4. Pilih php-fpm untuk 'type' dari php
5. Install dan customize memcached (tentunya juga module di php)
6. Install dan customize apc (jika ada pilih apcu)
7. Aktifkan cache plugin di aplikasi (misalnya hypercache di wordpress)

Oh ya, setiap mpm di apache hanya cocok dengan module php tertentu. Misalnya prefork hanya bisa dengan mod_php, suphp, itk atau ruid2. Sedangkan worker atau event hanya bisa dengan mod_fcgid, mod_fastcgi (ini yang biasa dipakai untuk php-fpm), mod_proxy_fcgi (ini juga untuk php-fpm; saya kurang suka karena sering 'error 500') atau suphp.
 
Status
Not open for further replies.

    
Top