Cara membedakan Cluster DNS atau bukan

Status
Not open for further replies.

Bestariweb Hosting

Hosting Guru
The Warrior
Verified Provider
Banyak sekali yang salah faham dengan apa itu Cluster DNS. Banyak diantara kita yang mengira bahwa cluster DNS itu dengan cara memberikan IP dedicated untuk beberapa NS, padahal masih dalam 1 server yang sama.. Padahal cara tersebut hanya memboroskan IP tanpa ada benefit yang bisa diambil.

Ciri Cluster DNS:
- hanya berfungsi sebagai Named server (HTTP baik di port 80 atau 443 tidak berfungsi)
- Terpisah dari server utama. artinya jika server utama down, Named server masih hidup, sehingga domain yang menggunakan name server tersebut tetap bisa diakses walau domain utama yang digunakan untuk named server down.
- saat server utama on, Named server langsung bisa mengambil data sehingga lebih cepat resolved.

Cara membedakan gampang sekali.. walau terlihat antara ns1,ns2 dan domain utama beda IP, cukup ketikkan di browser http://nsx.domain.tld

contoh: http://ns1.bestariwebhost.com

Cluster DNS tidak akan memberti respon terhadap http ataupun https sehingga hasil browsing akan menghasilkan SERVER NOT FOUND. sebaliknya jika muncul halaman web tertentu, misal default cpanel, maka ns tersebut hanya menggunakan dedicated IP dan ditempatkan satu server dengan server utama.

Semoga bermanfaat
 

pluto01

Hosting Guru
The Warrior
Verified Provider
Wah nice share mas keren bermanfaat :113:
Itu karena untuk DNS service hanya butuh port 53 sehingga ga membutuhkan port http/https

Oh yach mau sekalian tanya agar saya ga salah kedepannya, jika misalnya ada seseorg yg punya khusus dns server namun karena satu kebutuhan, misalnnya untuk mempermudah managemen, maka diaktifkan port 80 agar ada interface web, apakah ini ga bs dikatakan dns cluster karena ada port 80nya ? walaupun sebenarnya port 80 itu hanya untuk kebutuhan management saja, misalnya bagi pengguna powerdns dgn poweradminnya atau perlu rubah ke port lain agar bs dikatan demikian?
 

Bestariweb Hosting

Hosting Guru
The Warrior
Verified Provider
Wah nice share mas keren bermanfaat :113:
Itu karena untuk DNS service hanya butuh port 53 sehingga ga membutuhkan port http/https

Oh yach mau sekalian tanya agar saya ga salah kedepannya, jika misalnya ada seseorg yg punya khusus dns server namun karena satu kebutuhan, misalnnya untuk mempermudah managemen, maka diaktifkan port 80 agar ada interface web, apakah ini ga bs dikatakan dns cluster karena ada port 80nya ? walaupun sebenarnya port 80 itu hanya untuk kebutuhan management saja, misalnya bagi pengguna powerdns dgn poweradminnya atau perlu rubah ke port lain agar bs dikatan demikian?
wah berarti ada pengecualian ya kalo pake power DNS.. soalnya blm pernah pake..
biasanya http untuk manage DNSnya beda.. misal cPanel DNS Only yang hanya bisa pake 2087, tidak bisa pake 443 atau 80

kalaupun Aktivasi port 80 untuk manage DNS, tentunya yampilannya akan beda (bukan cPanel Default website). misal tampilannya berupa halaman login ke panel PowerDNS atau bentuk login yang lain.. hanya saja menurut saya, sebaiknya gunakan port lain jika memungkinkan (bukan port 80 atau 443)
 

khairilgunawan

Expert 2.0
Verified Provider
Kalau saya untuk saat ini baru punya satu server khusus DNS lokasi di Singapore, saya cluster dengan server - server WHM saya yang lain dengan mode Synchronize Changes. Jadi setiap NS ya pakai IP beda2 dan itu menurut saya juga termasuk Cluster DNS :) karena misal DNS server utama mati, masih bisa query ke server - server WHM saya yang lain.
Tapi insyallah kalau udah ada dana lebih dan user makin tambah banyak nanti pasti ditambah lagi server DNS nya sampai tidak perlu pakai server WHM lagi.
 
Status
Not open for further replies.

    
Top