Penamaan Name Server dan Hostname


Milea Adnan

Apprentice 2.0
Beberapa provider saya lihat pakai beberapa domain, sehingga kalau 1 domain masalah (misal lupa perpanjang atau apa) tetep bisa dg domain yg lain.
Misalnya:
ns1.tepiair.com
ns2.tepiair.net
nilai plus-nya, kl tanggal expire masing2 domainnya sama, biasanya bisa dapet lebih banyak notif-nya.
 

ds10

Beginner 2.0
Beberapa provider saya lihat pakai beberapa domain, sehingga kalau 1 domain masalah (misal lupa perpanjang atau apa) tetep bisa dg domain yg lain.
Misalnya:
ns1.tepiair.com
ns2.tepiair.net
+1 cara kaya gini. yang pake beberapa domain itu biar mengurangi masalah kalo ada masalah sama CCTLD/TLD-nya, kaya Route 53.

biar ga kelupaan perpanjangan domain, saya biasanya perpanjang domain minimal +2 tahun dari tahun berjalan
 

1stserver

Hosting Guru
Verified Provider
Hostname : itu diperlukan untuk membedakan server 1 dengan yang lainnya. Jika kita jual sharedhost untuk kebutuhan kita sendiri dan gak jual reseller, maka sebaiknya hostname yang digunakan menggunakan domain kita sendiri yang menggunakan brand usaha kita. contoh jika saya menggunakan brand bestariwebhost.com, maka hostnamenya ns1.bestariwebhost.com dan ns2.bestariwebhost.com
namun jika kita menjual reseller, maka sebaiknya kita menggunakan domain lain agar white label.
Hostname juga erat kaitannya dengan PTR atau rDNS yang berpengaruh pada kelancaran kirim email

Jika kita membeli paket reseller, maka yang kita daftarkan bukan hostname, tapi domain.. walau menggunakan format mirip hostname.

Nameserver: Kalau saya sarankan, nameserver mengikuti hostname.

Hostname menggunakan extensi domain yang berbeda tujuannya untuk:
1. BRAND DOMAIN agar tidak diambil orang lain atau perusahaan lain
2. PROPAGASI. Beda TLD domain beda speed propagasinya. Diharapkan punya nameserver dengan beda TLD, maka lambatnya propagasi bisa diatasi. Jika ada TLD yang bermasalah, diharapkan masih ada backup TLD yang lainnya
Sepemikiran dengan mas Ganteng ini, kalau jual paket reseller sebaiknya hostname jangan menggunakan nama / brand usaha kita.
Sedikit tambahan untuk nama server atau nama hostname sebaiknya jangan menggunakan kata2 yang negatif atau jorok atau terkesan iseng-iseng atau main-main (banyak loh yg spt itu). Just be a Professional.
 

mlutfiup

Hosting Guru
Selamat siang Para Master,

Saya mohon saran dan masukan Para Master tentang penamaan bagi name server dan hostname. :)

Apabila ambil paket reseller biasanya dapat menggunakan name server kita sendiri, dan jika vps bisa hostname (nama server).

Katakan nama usaha saya adalah Tepi Air.

Apakah:

1. Nameserver dan hostname tetap memakai tepiair.com
Misalnya: ns-xxx.tepiair.com dan nama-host-xxx.tepiair.com

2. Menggunakan nama yang sama tetapi extensi berbeda.
Misalnya: ns-xxx.tepiair.NET dan nama-host-xxx.tepiair.NET

3. Menggunakan nama lain yang berbeda.
Misalnya: ns-xxx.namabaruberbeda.com dan nama-host-xxx.namabaruberbeda.com

4. Tetap memakai nama dari provider.
Biasanya provider sudah ada sistem nama sendiri, misalnya ns-xxx.anonimprovider.com dan nama-host-xxx.anonimprovider.com

Mohon saran dan masukannya.

Terima kasih.
ke empatnya bisa. pria punya selera pak
 

Top