mungkin karena port speed gak relevan juga dengan perform jaringan, jadi yang jawab bingung gimanaklo kurang paham ngeri sih ini om. apa yang mereka jual aja tidak tahu.
ternyata yang benar2 harus kita pahami sebagai customer. seperti yang om bilang diawal.
kita dipaksa untuk memahami "Transparansi di Indonesia itu Mahal".
padahal menurut saya sangat mudah ya om, tinggal cantumkan saja.
toh pelanggan juga jadi tau kemampuan VPS yang mereka sewa seperti apa.
misal ditulis port speed 100mbps atau 1000mbps, belum tentu bisa (pasti tidak bisa) dapat kecepatan itu di VPS, kalau kapasitas networknya sudah terbagi2.
