ISP Dalam Masa Menghadapi Wabah Corona



Bestariweb Hosting

Hosting Guru
The Warrior
Verified Provider
Diskusi ringan saja sambil menjalani WFH,
Awalnya saya berfikir jika wabah corona ini akan berdampak pada teman-teman pemain content karena nilai tukar USD naik drastis dan pengadaan hardware/sparepart terhambat,
Sesuai diskusi di sini
Namun tadi sempat termenung di dalam kamar mandi, ternyata ISP juga merasakan dampaknya
1. Mulai dari Hotel-hotel/cafe dan tempat lainnya yang banyak tutup sementara selama wabah, tentu akan ada permintaan hold selama tutup,
2. Hotel yang buka tapi hanya sebagian lantai, tentu ini akan ada permintaan diskon atau downgrade layanan,
3. Pelanggan Edu juga banyak tutup selama wabah hingga batas waktu yang belum ditentukan
Intinya segment Hotel dan Edu lesu, segment Office sebagian ada yg jalan sebagian juga ada yg tutup

Saat ini segment yang naik yaitu perumahan/home personal, sayangnya banyak yang memilih menggunakan GSM dengan kendala klasik yaitu biaya:
1. Kebanyakan ISP belum siap infra dengan biaya murah untuk home personal atau kawasan perumahan,
2. Indihome yang sudah keliling saja masih ada area yang tidak masuk, terkendala karena tidak bisa crossing untuk home personal baru bisa minimal 5 pelanggan aktif bersamaan (kecuali corporate),

Sehingga mau tidak mau operator GSM saat ini yang jadi primadona, efeknya traffic pada layanan tersebut pun meninggkat dan tidak tertutup kemungkinan peak dan tentu hal ini akan mempengaruhi kualitas layanan pada user

Nah untuk menyikapi hal ini dan mempersiapkan diri siapa tahu suatu saat kedepan akan ada hal yang sama (semoga saja tidak namun tentu belajar dari kejadian), bagaimana bagusnya sikap ISP untuk mempersiapkan dan menjalani masa-masa ini
1. Untuk tetap bisa menjangkau pelanggan home personal namun dengan biaya yang mudah dijangkau oleh kebutuhan personal,
2. Mencegah peaknya traffic operator yang mengakibatkan terganggunya kualitas layanan,
3. Setidaknya untuk saling bagi beban dan bagi kue
Dan pertengahan tahun 2020 ini hoster juga mulai kena dampaknya... Banyak perusahaan UMKM yang tumbang dan tidak melanjutkan domain dan hosting.. ada juga yang masih bertahan dengan keuangan yang melemah sehingga request keterlambatan pembayaran..
 

UNMETERED

Hosting Guru
Verified Provider
Diskusi ringan saja sambil menjalani WFH,
Awalnya saya berfikir jika wabah corona ini akan berdampak pada teman-teman pemain content karena nilai tukar USD naik drastis dan pengadaan hardware/sparepart terhambat,
Sesuai diskusi di sini
Namun tadi sempat termenung di dalam kamar mandi, ternyata ISP juga merasakan dampaknya
1. Mulai dari Hotel-hotel/cafe dan tempat lainnya yang banyak tutup sementara selama wabah, tentu akan ada permintaan hold selama tutup,
2. Hotel yang buka tapi hanya sebagian lantai, tentu ini akan ada permintaan diskon atau downgrade layanan,
3. Pelanggan Edu juga banyak tutup selama wabah hingga batas waktu yang belum ditentukan
Intinya segment Hotel dan Edu lesu, segment Office sebagian ada yg jalan sebagian juga ada yg tutup

Saat ini segment yang naik yaitu perumahan/home personal, sayangnya banyak yang memilih menggunakan GSM dengan kendala klasik yaitu biaya:
1. Kebanyakan ISP belum siap infra dengan biaya murah untuk home personal atau kawasan perumahan,
2. Indihome yang sudah keliling saja masih ada area yang tidak masuk, terkendala karena tidak bisa crossing untuk home personal baru bisa minimal 5 pelanggan aktif bersamaan (kecuali corporate),

Sehingga mau tidak mau operator GSM saat ini yang jadi primadona, efeknya traffic pada layanan tersebut pun meninggkat dan tidak tertutup kemungkinan peak dan tentu hal ini akan mempengaruhi kualitas layanan pada user

Nah untuk menyikapi hal ini dan mempersiapkan diri siapa tahu suatu saat kedepan akan ada hal yang sama (semoga saja tidak namun tentu belajar dari kejadian), bagaimana bagusnya sikap ISP untuk mempersiapkan dan menjalani masa-masa ini
1. Untuk tetap bisa menjangkau pelanggan home personal namun dengan biaya yang mudah dijangkau oleh kebutuhan personal,
2. Mencegah peaknya traffic operator yang mengakibatkan terganggunya kualitas layanan,
3. Setidaknya untuk saling bagi beban dan bagi kue
Hampir semua sektor mengalami dampak penurunan yang signifikan, dampak penurunan penjualan di musim pandemi di tafsir sekitar 50% - 60%,
Namun, selama lockdown terjadi pemerintah juga mengucurkan dana bantuan ke sejumlah pelaku usaha UMKM, nasabah BPJS, BLT dan bantuan lainnya. Sehingga bisa meminimalisir dampak pandemi Corona ini di masyarakat bawah.
 

Top