Nah, bener. Latency. Hops nya juga kelewat banyak.kl menurut saya sih walaupun harga bw murah dan regulasi pemerintah sangat mudah, tp provider luar pasti jarang juga yg mau buka rak di sini.
keywordnya adalah "latency"
mereka ga mau jualan mesin yg diakses oleh user2 dan visitor2nya di region mereka lebih dari 200ms.
dan itu kebalikannya disini, sebagaimana juga user2 kita disini, kebanyakan pd ambil yg IIX, krn biar proses upload FTP nya wuzz.. wuzz .. wuzz ..
selain latency, mereka jg blm "trust" dengan karakteristik user2 kita disini, khawatir banyak scam dan semisalnya, imbas persoalan blockir carding yg (padahal) sudah lewat dari dasawarsa yg lalu.
Kenapa ya hosting luar tidak menjual atau tidak menempatkan berinvestasi di server indonesia, seperti halnya singapore,hongkong,japan, atau sydney?
seolah olah data center indo tertutup untuk pihak asing atau memang ada ketentuan yang diatur ?
provider hosting luar sudah mulai masuk ke Indonesia, contohnya AlibabaCloud, Equinix dan Dediserve, lalu sebentar lagi AWS Lokasi Indonesia juga akan menyusul juga. Gak tahu ya kapan Google akan masuk ?Kenapa ya hosting luar tidak menjual atau tidak menempatkan berinvestasi di server indonesia, seperti halnya singapore,hongkong,japan, atau sydney?
seolah olah data center indo tertutup untuk pihak asing atau memang ada ketentuan yang diatur ?
XII kepanjangan dari apa ya mas? Mungkin maksudnya IIX ya (see https://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia_Internet_Exchange)Kenapa ya hosting luar tidak menjual atau tidak menempatkan berinvestasi di server indonesia, seperti halnya singapore,hongkong,japan, atau sydney?
seolah olah data center indo tertutup untuk pihak asing atau memang ada ketentuan yang diatur ?
Nah itu, kira2 penting mana, penjualnya atau jualannya?Pertanyaannya kembali ke TS @Jimbon , kenapa ya mengharapkan Provider Luar di Indonesia mas ?
Kalau butuh layanan hosting atau server berkualitas & murah, provider lokal sudah berjibun ?